Mengapa Aku...?

Mengapa Aku...?
Bab 34


__ADS_3

Kayla membuka situs-situs gosip online di handphone nya, dia melihat banyak gosip tentang dirinya dan Rendra, banyak umpatan hujatan yang ditujukan pada mereka


Kayla "kasian Rendra jadi terseret dalam masalah aku, dia mendapatkan fitnah karena aku, padahal dia ga bersalah dan tidak tau apa-apa, gue harus gimana yah... apa yang harus gue lakuin supaya nama Rendra bersih lagi"


Arfan pulang kerumah Kayla masih sibuk dengan handphone nya,


Arfan "udah liat... gosip soal kamu sama Rendra"


Kayla "ini lagi liat... kamu percaya ini anak Rendra " ucap Kayla sambil mengusap perutnya


Arfan menghampiri Kayla lalu mengusap perut Kayla dan menciumnya


Arfan "aku percaya sama kamu, sama Rendra... kalian tidak mungkin seperti itu, aku juga yakin bayi ini anak aku... "


Kayla "menurut kamu apa yang harus aku lakukan...? "


Arfan "untuk sementara, lebih baik... kamu jangan kemana-mana dulu, aku takut tiba-tiba wartawan ngeliat kamu dan ngejar kamu gimana, aku ga mau kamu kenapa-napa, dan aku yakin itu juga yang Rendra mau... nah ke depan nya kita liat perkembangan nya seperti apa, kalo memang semakin lama semakin kacau, baru mungkin kita bertindak.. "


Kayla "apa... bertindak apa, ngelakuin apa...? "


Arfan "mungkin kita harus mengadakan konferensi pers... kita bilang ke publik, kalo kamu sudah menikah, dan aku adalah bapak dari anak yang kamu kandung, aku siap... aku rela...ga apa-apa orang tahu soal pernikahan kita, ga apa-apa kalo nanti karir aku mungkin kena imbasnya aku siap... dari pada Rendra yang nanggung semuanya, padahal dia ga salah sama sekali... "


Kayla terdiam mendengar jawaban Arfan...


Arfan "kamu udah makan sayang... "


Kayla menggelengkan kepala nya...


Arfan "kenapa... kamu terlalu fokus yah liat pemberitaan soal gosip itu... "

__ADS_1


Kayla "iyah... "


Arfan "ya udah aku bikin makan dulu... kasian anak aku dong kalo kamu ga makan... "


Kayla "ga usah aku bikin sendiri aja "


Arfan "ga apa-apa... biar aku aja... "


Arfan pergi ke dapur... tidak lama kemudian Rendra menelpon Kayla


Kayla "hallo Dra... "


Rendra "kamu udah liat berita gosip soal kita"


Kayla "udah Dra... Arfan bilang sebaiknya aku ga kemana-mana, diem di rumah aja... "


Kayla " iya... kamu dikejar-kejar wartawan ga.. "


Rendra "ya gituh deh... tapi kan emang udah jadi resiko kerjaan kita kaya ginih..."


Kayla "maaf yah... jadi kebawa-bawa dalam masalah gue... "


Rendra "ya elah... kaya ama siapa aja. .. "


Kayla " Ren.... "


Rendra " apa...? '


Kayla " kata Arfan.... kalau nanti keadaan semakin kacau, kita ngadain konferensi pers aja, Arfan akan mengakui kalo dia bapak dari anak yang aku kandung... "

__ADS_1


Rendra "serius... dia ngomong kaya gituh... "


Kayla "iya... "


Rendra "apa dia tau resiko nya kalo dia ngomong ke publik "


Kayla " iya... dia siap menanggung nya, karena ini emang salah nya dia... "


Arfan datang menghampiri Kayla, dia meminta izin Kayla untuk bicara dengan Rendra, dan Kayla memberikan handphone nya


Arfan "hallo Dra...ini gue Arfan.. "


Rendra "iya Fan...apa bener yang di omongin Kayla, luh siap mengakui kalau luh ayah dari bayi yang Rendra kandung... "


Arfan "gue siap Dra... gue juga siap mengakui kalau gue sama Kayla udah nikah... "


Rendra "luh siap dengan resiko nya , gimana dengan kontrak kerja loh... apa loh siap bayar finalty nya... "


Arfan "gue udah siap... apapun resiko nya... "


Rendra "kenapa loh mau ngelakuin semua itu..."


Arfan "karena gue sadar gue harus tanggung jawab atas perbuatan yang udah gue lakuin, dan gak seharusnya luh nanggung semua perbuatan gue.... dan gue juga pengen semua orang tau kalo gue suami Kayla..."


Rendra "Kenapa...? "


Arfan "Karena gue sungguh-sungguh sama Kayla... gue nikahin dia bukan sekedar tanggung jawab aja, karena gue tulus sayang sama dia, dan gue pengen nikah sekali seumur hidup.... "


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2