
Kayla kembali bekerja menjadi manajer Rendra, setiap hari Kayla pulang ke rumah Arfan, kadang Arsy atau Rendra ikut tidur Diana, Arfan juga selalu pulang ke rumah itu, dia selalu mengecek keperluan rumah, ataupun keperluan Kayla takut ada yang kurang, Arfan selalu mentransfer uang untuk Kayla,meskipun Kayla selalu melarangnya tapi Arfan tidak peduli total saja Melakukannya,
Apabila Arfan kebetulan ada kerjaan bareng dengan Rendra, dia selalu mencoba diam-diam menemui Kayla, walaupun Kayla menolak nya dia tidak peduli tetap saja memberikan perhatian pada Kayla
Saat dirumah Arfan selalu memperhatikan kehamilan Kayla, dia selalu membuatkan susu hamil,walaupun kadang Kayla tidak mau meminumnya tapi dia tidak menyerah dia tetap Melakukannya
Kayla baru saja pulang kerja dia pulang kerumah Arfan dengan Arsy, karena cape mereka selonjoran si sofa, tidak lama kemudian Arfan datang membawa 4 gelas susu hamil
Arfan "La... ini aku udah bikinin susu hamil empat gelas, empat rasa.. . kamu minum mana yang menurut kamu suka, Dan tidak bikin kamu muntah " ucap Arfan lalu menyimpan semua minuman di meja lalu pergi "
Kayla dan Arsy kaget dengan apa yang dilakukan Arfan mereka saling menatap satu sama lain
Arsy "Kay.... minum susu nya, biar si dede bayi sehat'
Kayla akhirnya memilih susu rasa coklat
Arsy " nah gituh dong Kay.. . susu nya abis, perlu, minum semua ini susu"
__ADS_1
Kayla "gila aja bisa kembung nih perut, jangankan empat gelas, satu gelas aja udah mual apa lagi empat gelas"
Arsy terkekeh mendengar omongan Kayla.
Tak terasa kehamilan sudah menginjak 6 bulan, perut Kayla mulai kelihatan buncit, tapi dia masih saja bekerja karena bagaimanapuan dia merupakan seorang tulang punggung keluarga,tiap bulan dia harus mengirim uang untuk keperluan keluarga dan biaya sekolah adiknya
Arfan dan Rendra sedang terlibat projek film bersama, Arfan senang sekali karena dengan begitu dia bisa mengawasi Kayla di tempat kerja, tanpa sepengetahuan orang lain dia selalu menyiapakan sarapan untuk Kayla di tempat kerja, kalau Kayla tidak sarapan dirumah, dia juga mengurus makan siang Kayla termasuk cemilan bahkan susu hamil untuk Kayla, sebenarnya Kayla tidak suka dan merasa risih,tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena takut menimbulkan keributan
Kayla sedang duduk sendiri diruang make up, tiba-tiba Arfan masuk dan mengunci pintunya Kayla kaget dan langsung berdiri
Arfan menghampiri Kayla "aku cuma mau kamu minum susu hamil ini La" Arfan memberikan susu hamil yang dia kemas dalam supaya tidak tempat
Kayla " ga mau..."
Arfan "tapi dari pagi aku liatin kamu, makan nya sedikit, terus ga ngemil juga, kasian La bayi yang ada si perut kamu juga butuh nutrisi"
Kayla "tapi aku ga mau minum susu.. "
__ADS_1
Arfan "apa susu nya ganti rasa La.. aku bikin rasa lain yah La.. "
Kayla " aku bilang ga mau, yah ga mau.. "
Arfan tiba2 memeluk pinggang Kayla "mau minum sukarela, atau aku paksa pakai cara lain"
Kayla mendorong Arfan 'iyah.. . iyah aku minum'
saat Kayla menenggak minumannya, tiba-tiba Arfan mencium perut Kayla, membuat yang empunya perut kaget dan hampir saja tersedak
Arfan "sayang... baik2 yah di perut bunda" ucap Arfan sambil mengusap perut Kayla
tiba-tiba ada yang yang membuka paksa pintu dari arah luar.. .
Kayla panik dan menatap Arfan, Kayla berpikir bagaimana tanggapan orang dia beduaan dengan laki-laki di dalam ruangan....
Bersambung.. . .
__ADS_1