
Bab. 17
Kayla duduk sendiri di sofa, karena Arfan sudah pulang, dia menatap kartu ATM yang diberikan Arfan
Kayla "lebih baik aku pake uang dari Arfan, dari pada aku harus pake uang Arsy ataw Rendra, lagi pula ini semua salah Arfan, dengan uang ini juga aku bisa istirahat jadi ga usah kerja dulu,jangankan untuk kerja tiap hari rasanya kepala pusing dan selalu mual"
Kayla menarik nafas lalu tidur di sofa
Sementara itu Rendra setiap hari di kejar-kejar wartawan, karena mereka penasaran dengan kehamilan Kayla dan siapa ayah dari bayi yang di kandung Kayla, apa benar Rendra ayah dari bayi itu, dan hampir semua infotainment memberitakan tentang Rendra
Rendra yang sedang break syuting,dia masuk ke ruang artis, dia terlihat frustasi dengan semua media yang memberitakan nya,dia mengambil ponsel nya dan menelpon Arsy
Rendra "kamu lagi apa yang...? "
Arsy "lagi di make up...! "
Rendra "udah makan? "
Arsy "udah... Kamu udah makan...? "
Rendra "udah...! "
Arsy "kamu kaya lagi kesel...? "
Rendra "iya... '
Arsy " Kenapa...? "
Rendra "wartawan terus ngejar-ngejar aku"
Arsy "sabarrrr.. .. Nanti kita cari jalan keluar nya yah...! "
Rendra "iya... "
Arsy "besok aku syuting ke luar kota... "
Rendra "ga bisa jagain Kayla dong yah...! "
Arsy "iya"
Rendra "schedule aku juga padet banget, tapi tar pulang syuting aku mampir ke tempat Kayla dulu, sekalian ngasih tau kita ga bisa nemenin"
__ADS_1
Arsy "ok sayang... Ya udah yah sayang aku mau take dulu"
Mereka menutup telpon nya dan kembali kenpekerjaan masing2
Kayla yang baru pulang dari minimarket berpapasan dengan Rendra di lobi apartement
Rendra "dari mana Kay.. "
Kayla "mini market"
Mereka mengobrol sambil berjalan, tiba-tiba ada seseorang yang memanggil Rendra dan ternyata itu Arfan, Rendra sedikit gugup saat Arfan melihatnya dengan Kayla, Arfan sedikit berlalu menemui Rendra
Rendra "Fan.... Kamu kok ada disini... " Tanya Rendra sedikit gugup
Arfan "aku juga tinggal disini... "
Rendra "gini Fan... aku sama Kayla.... "
Arfan "ga usah di terusin, aku ngerti"
Kayla hanya diam saja melihat Arfan dan Rendra
Rendra segera menunduk
Rendra "Kayla... Sepertinya ada wartawan yang ngikutin aku... "
Kayla "gimana dong Dra... "
Rendra "mending kita cepetan pergi Kayla... "
Kayla "ayo Dra... "
Rendra dan Kayla pergi tergesa-gesa ke dalam lift, Arfan juga mengikutinya, setelah pintu lift tertutup Rendra bisa bernafas lega
Arfan "Dra... Menurut aku mendingan kalian ke tempat aku aja.. "
Kayla kaget mendengarnya, tapi tidak bisa bicara apa-apa
Rendra "ga usah fan... Tar ngerepotin... "
Arfan "engga Dra... Lagian kalo kalian sekarang pulang ke tempat Kayla, gimana kalo wartawan melihat kalian tinggal di apartement yang sama"
__ADS_1
Rendra menarik nafas "kamu bener juga... "
Kayla sebenarnya tidak setuju, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa, mau menolak takut Rendra curiga
Rendra, Arfan, dan Kayla masuk ke apartement Arfan
Rendra "makasih yah Fan, kamu udah nolong kita"
Arfan "iya sama-sama"
Rendra "Fan... Kalo boleh, aku titip Kayla disini"
Kayla "engga... " Teriak Kayla karena kaget
Kayla "aku ga mau Dra, aku mau tinggal di tempat aku aja"
Rendra "jangan Kayla... Aku takut wartawan ngeliat kamu, lagi pula nanti kamu ga ada yang nemenin, Arsy besok ada kerjaan ke luar kota, aku juga lagi sibuk, schedule aku padet banget, jadi ga bisa nemenin kamu"
Arfan "aku ga keberatan, kalo Kayla mau tinggal disini"
Kayla menatap sinis pada Arfan
Sementara Rendra sangat senang mendengarnya
Rendra "maaf yah Fan ngerepotin kamu, aku titip Kayla disini dulu yah Fan"
Arfan "ga apa-apa Dra, kalo gituh aku siapin kamar buat Kayla"
Lalu Arfan pergi tinggallah Rendra dan Kayla di ruang tamu
Kayla "kamu apaan sih Dra, aku di titipin segala, emang nya aku barang, lagi pula aku sama dia bukan muhrim ga baik kita tinggal bareng"
Rendra "iya aku tau, tapi kita ga punya cara lain Kayla, Wartawan dari kemaren terus-menerus ngejar aku, kita ga punya pilihan selain kamu bersembunyi dulu disini"
Kayla "wartawan masih ngejar-ngejar kamu soal kehamilan aku"
Rendra "iya" Ucap Rendra lemas
Kayla "maaf yah Dra" Ucap Kayla, sambil meneteskan air mata
Bersambung....
__ADS_1