
Sudah beberapa hari Arfan tidak bekerja...
dia hanya diam saja dirumah, dia masih mencoba membujuk Kayla supaya Kayla mau menikah dengan dia
Arfan menghampiri Kayla yang sedang makan di meja makan....
Arfan "aku masih nunggu jawaban kamu La..? "
ucap Arfan sambil memegang tangan Kayla
Kayla kesal dan melepaskan tangan Arfan, dia mau pergi dari meja makan, tapi Arfan menahan nya
Arfan "demi anak kita La... meskipun kamu tidak peduli dengan aku, bahkan kamu ga peduli dengan dirimu sendiri walau di cemooh orang, pikirin anak kita... "
Kayla kembali duduk setelah mendengar omongan Arfan, lalu menarik nafas panjang
Kayla "baiklah aku setuju kita nikah Siri... "
Arfan langsung sumringah "bener La... makasih yah La, aku seneng banget, mulai besok kita siapin pernikahan kita La, kita menikah minggu depan La... aku juga janji, kalo kontrak kerja aku selesai, kita nikah sah secara negara.. "
Kayla "terserahhhh.... "
Arfan "tunggu sebentar La"
Arfan pergi ke kamarnya sebentar lalu kembali lagi
__ADS_1
Arfan "La ini cincin buat kamu, aku pakein yah..."
Kayla "ga usah... "
Arfan "La kalo kamu pengen berenti kerja,kamu ga perlu khawatir sama keluarga kamu, kamu bisa pake uang yang ada di tabungan aku buat keperluan keluarga kamu, mulai sekarang aku juga akan memikul tanggung jawab kamu buat ngebiayain keluarga kamu, aku ga keberatan kok La... mulai sekarang mereka juga keluarga aku... "
Kayla "aku masih mau kerja... "
Arfan "kalo itu yang kamu mau ga apa-apa La... tapi jangan terlalu cape yah... ouh iya La besok aku ada kerjaan keluar kota dua ataw tiga hari.."
Pagi-pagi sekali Arfan pergi, dia pamit pada Kayla kalau dia ada kerjaan di luar kota.
Arfan berbohong... sebenarnya dia pergi ke rumah orang tua Kayla...
Arfan nampak bersimpuh di kaki ibu Kayla
Arfan "maafin aku, aku udah ngehamilin anak ibu... aku yang salah bu, tapi aku mau tanggung jawab bu, aku mau nikahin Kayla bu... "
ibu Kayla melepaskan tangan Arfan
ibu Kayla "sudah berapa lama kalian pacaran... "
Arfan "kami ga pacaran bu... "
Ibu Kayla "lalu bagaimana Kayla bisa hamil... "
__ADS_1
Arfan "aku... aku... aku udah perkosa Kayla... "
plakkk satu tamparan mendarat di pipi Arfan..
Arfan "maafkan aku bu, aku khilaf...aku akan bertanggung jawab bisa... "
ibu Kayla (sambil menangis) "Ya Allah... Kayla anak ku, kasian sekali kamu Kay... harus banting tulang untuk menghidupi kami, kamu malah mendapatkan nasib buruk, si perkosa bajingan seperti dia, sekarang kamu nangung kehamilan kamu sendirian disana... maafin ibu nak.... "
Arfan masih bersimpuh di kaki ibu Kayla "maafin aku bu... "
Ibu Kayla "apa Kayla mau kamu nikahi...?"
Arfan "Kayla mau bu... "
ibu Kayla "baiklah kalo itu memang keputusan Kayla, ibu bisa apa, antarkan ibu ke dia, ibu ingin menemui nya... "
Arfan "baik lah bu... besok kita berangkat ke jakarta, makasih bu sudah mengizinkan saya menikahi Kayla... tapi bu... sebelum nya aku juga minta maaf, sementara aku menikahi Kayla secara siri... "
ibu Kayla kembali terkejut... "apa kamu merendahkan anak saya... "
Arfan "bukan begitu bu, saya punya kontrak kerja yang melarang saya untuk menikah, makanya saya nikah siri dan diam-diam, nanti kontrak saya selesai saya janji bu, saya akan menikahi Kayla secara negara"
ibu Kayla hanya bisa diam dan menarik nafas panjang...
Bersambung.....
__ADS_1