
Kayla mulai beraktifitas seperti biasa nya... dia kembali bekerja bersama Rendra, Rendra membatasi kegiatan Kayla...
Semakin hari perut Kayla semakin besar.... semakin banyak orang yang menggunjing kehamilan Kayla... dimana dia hamil bear tapi tidak punya suami,Dan akhirnya tidak sengaja Kayla mendengar perkataan orang, Kayla banyak diam Dan Tanpa sadar meneteskan air mata....tanpa Kayla tau Arfan ada di belakang nya, Arfan memegang tangan Kayla laku berbisik di telinga Kayla "maaf... semua karena aku... "
Kayla melepaskan tangan Arfan lalu pergi dari tempat itu, Arfan mengikuti nya dari belakang... saat di tempat parkir, Arfan memegang tangan Kayla lalu mengajaknya masuk ke dalam mobilnya lalu pergi dari tempat itu...
mereka sampai di rumah sakit
Kayla "mau apa kita kesini"
Arfan "kita periksa kandungan kamu, dokter nya temen aku jadi aman, ga bakal ada yang tau"
sebelum keluar mobil Arfan menelpon Rendra "Dra... Kayla pulang sama gue, kita sekarang di rumah sakit mau cek kandungan"
Rendra mengerti hands menjawab "iya"
lalu Arfan mengirim pesan pada Rendra menceritakan apa yang terjadi dengan Kayla
Arfan Dan Kayla turun dari mobil Arfan memakai masker, topi Dan Kacamata supaya tidak ada yang mengenali
Diruang periksa dokter kandungan
Dokter Lena memeriksa Kandungan Kayla dengan USG, Arfan antusias melihat layar monitor, dokter Lena menjelaskan keadaan Kayla
Dokter Lena "bayi nya seat, ibu nya juga seat, Dan seperti nya beberapa minggu lagi baby nya akan launching, dan ini babygirl.. "
__ADS_1
Arfan "beneran dokter"
Arfan senang sekali mendengar nya
Dokter Lena "bisa mundur bisa jadi lebih cepat dari taksiran...dan alangkah baiknya, kalian lebih seeing berhubungan suami istri"
Kayla terkejut mendengar omongan dokter Lena
Arfan "supaya apa dok... ? "
Dokter Lena "supaya nanti lahiran nya Lancar... "
Arfan senang dengan perkataan dokter, tapi Kayla sebaliknya dia kurang suka... tapi menyembunyikan nya...
pulang dari rumah sakit Arfan Dan Kayla pergi ke salah satu pusat perbelanjaan, mereka memasuki setiap toko yang menjual perlengkapan bayi
Arfan "bayi kita sebentar lagi launching... perlengkapan bayi kita tuh belum lengkap, jadi kita harus beli semua perlengkapan bayinya... "
Arfan sibuk Dan antusias membeli pakaian Dan akeperluan bayi mereka... tanpa dia sadari dia membeli banyak sekali perlengkapan bayi...
Dirumah Arfan
ibu Kayla "besok kita akan pulang... "
Arfan "kenapa buru-buru bu...kenapa ga nungguin Kayla lahiran... "
__ADS_1
Kayla "nanti aku sendiri dong bu... "
Nisya "aku juga Sebernanya masih betah.. tapi kan aku sama Rapi harus sekolah... "
Arfan "gimana kalo kalian pindah aja kesini "
Rapi "ga mungkin ka, nanggung... "
Arfan "kalo gituh besok pulangnya di antar aja, Rudi pake mobil aku satu lagi..."
Ibu Kayla "ga usah... nanti ngerepotin... "
lalu Arfan menghampiri ibu Kayla dan menggenggam tangan nya "Ibu jangan mikir gituh... mulai sekarang aku juga anak ibu,jangan anggap aku menantu bu tapi anak ibu,keperluan ibu, Nisya, sama Rapi sekarang tangggung jawab aku juga....
Ibu Kayla " terima kasih Fan... "
Rapi "makasih yah kak..."
Kamar Kayla
Arfan baru keluar dari Kamar mandi, dia melihat Kayla Sudah tertidur lelap di tempat tidur.... lalu Arfan melihat daster Kayla yang tersingkap hingga memperlihatkan paha nya yang mulus, Arfan hanya bisa menelan ludah... dia menutupi paha Kayla dengan selimut,lalu berbaring di sebelah Kayla
Arfan tidak bisa memejamkan matanya, paha Kayla yang mulus masih saja terbayang di dalam pikiran nya, apa lagi Arfan sering memperhatikan tubuh Kayla yang semakin hari menurutnya semakin sexy
bukannya terpejam hasrat Arfan malah semakin besar... hingga akhirnya Arfan tidak bisa lagi menahannya... dia memeluk Kayla dari belakang, Dan mengelus-elus perut Kayla, membuat Kayla terbangun... Kayla mencoba melepaskan tangan Arfan.. tapi susah sekali..
__ADS_1
lalu Arfan berbisik di telinga Kayla "aku sudah ga kuat menahannya....ingat kata ibu, istri harus melayani suami suka ataupun tidak... inget kata dokter juga, kita harus sering melakukan nya, supaya lahirannya lancar... "
Bersambung...