Mengapa Aku...?

Mengapa Aku...?
bab 4


__ADS_3

Bab 4


 


"Arfan terkejut dengan ucapan yang keluar dari mulut Kayla,dia emosi dan menghampiri Kayla, dia mendorong Kayla sampai Kayla jatuh ke kasur, Arfan menindih tubuh Kayla, dan mencium bibir Kayla dengan paksa, Kayla berontak dan mencoba melawan sekuat tenaga,karena tak hanya bibir Arfan juga mencium leher dan bagian tubuh Kayla lainnya, Arfan sudah gelap mata, nafsu sudah menguasai tubuh nya,hingga akhirnya dia berhasil memperkosa Kayla"


 


"Kayla bersandar di tempat tidurnya bisa menangis dan meratapi nasibnya,hati dan tubuhnya terasa sakit,kenapa dia kehilangan keperawanan nya dengan cara seperti itu, dan dia juga tidak bisa membayangkan apakah nanti suami nya akan menerima dia kalo ternyata dia sudah tidak perawan lagi, air matanya terus bercucuran"


" Sementara itu Arfan duduk di dimeja makan, sambil meminum alkohol, dia tidak percaya dengan apa yang sudah dia lakukan, bagaimana bisa dia malah memperkosa Kayla, tujuan awalnya bukan seperti itu, semakin di pikir dia semakin kesal, Arfan yang sudah mabuk lalu dia pergi ke kamar di mana Kayla berada sambil membawa botol minuman"


"Arfan melihat Kayla menangis,dia menghampiri nya, " Kamu ga cape nangis terus dari tadi"


Kayla tidak menjawabnya, dia masih saja menangis


Karena kesal Kayla tidak menjawab, Arfan memaksa Kayla meminum alkohol yang dia bawa, Kayla berontak tapi Arfan berhasil membuat Kayla minum alkohol,


Kayla mulai mabuk, kepalanya mulai pusing

__ADS_1


Arfan yang dibawah pengaruh alkohol,melihat Kayla yang sudah mabuk,kembali memperkosa Kayla, Kayla tidak melawan karena dia juga mabuk,karena tidak ada perlawanan dia akhirnya melakukan berkali-kali kepada Kayla, setelah puas diapun tidur disamping Kayla yang sudah tertidur lebih dulu


Arfan mulai terbangun, kepalanya terasa sedikit sakit, dia melihat ke arah jendela,ternyata di luar sudah gelap,lalu dia melihat Kayla yang ada di sampingnya,dia merasa bersalah melihat kondisi Kayla yang berantakan, "andai saja gue ga mabok, mungkin ga bakal kaya gini" Arfan berbicara dalam hati


Meskipun sedikit pusing, dia pergi ke dapur untuk memasak, karena dia ingat dari pagi Kayla belum makan, setelah selesai dia pergi membawa makanan itu kedalam kamar, dia melihat Kayla sudah bangun tapi Kayla bersandar di tempat tidur sambil menangis, Arfan mendekati nya lalu berkata "la... Makan dulu.. "


Kayla tidak menjawab, dia hanya diam


"Aku suapin yah La" Tawar Arfan


Arfan mencoba menyuapi Kayla, tapi Kayla tidak mau membuka mulutnya


Kayla langsung melotot dan menatap Arfan, lalu dia mengambil makanan dari tangan Arfan dan memakannya sendiri


Tidak lama kemudian, HP Arfan berbunyi


Ternyata Nino manajer Arfan yang menelpon,


" Hallo no ada apa "tanya Arfan

__ADS_1


"Besok abang mulai syuting lagi yah, tapi mulai nya sore kok Fan..! " Jawab Nino


"Iya... Gue tau" Jawab Arfan lalu menutup telpon nya


 


Arfan menghampiri Kayla sambil membawa bajunya untuk Kayla,karena kondisi baju yang di kenakan Kayla sudah tidak jelas bentuknya akibat perbuatan Arfan "La bentar lagi kita, pulang ke Jakarta, kamu mandi aja dulu ini baju aku buat ganti baju kamu, soalnya ga mungkin kamu ke Jakarta pake baju kaya gituh" Ucap Arfan dengan lembut..


 


Setelah Kayla selesai ganti baju, lalu mereka pergi untuk pulang ke Jakarta, sepanjang jalan Kayla hanya melihat keluar jendela,sambil meneteskan air matanya tidak mau berhenti mengalit, Kayla bicara dalam hatinya "ya Allah, mengapa aku mengalami semua ini, kenapa harus aku ya Allah..."


 


Mereka pun tiba di apartemen, saat Arfan ingin bicara, Kayla pergi begitu saja meninggal kan Arfan.....


 


bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2