
Bab. 15
Masih di Bali
Arfan masih melihat video tentang Rendra dan Kayla
Arfan bicara dalam hati "Kayla hamil, anak siapa, apa mungkin itu anak gue,gimana kalo itu anak gue, gue harus gimana.. "
Tiba-tiba manajer Arfan datang menepuk pundaknya "bang... Mulai syuting lagi, ngelamun yah bang dari tadi di panggil diem aja, mikirin apaan sih bang...? "
Arfan hanya tersenyum lalu pergi
Seminggu kemudian
Kayla sedang berbaring di tempat tidur, dia merasa mual dan pusing, tiba-tiba suara bel berbunyi
Kayla "siapa yang datang, kalo Rendra sama Arsy ga mungkin mencet bel pasti langsung masuk"
Meskipun malas Kayla pergi membuka pintu
Saat pintu di buka Kayla terkejut ternyata Arfan yang datang,tanpa di persilahkan Arfan langsung masuk kedalam
Kayla "ngapain luh kesini, dan siapa yang nyuruh loh masuk...? "
Arfan menutup pintunya, karena takut ada yang melihat
Kayla "kenapa pintunya di tutup..? " Sewot Kayla lalu duduk di sofa
__ADS_1
Arfan mendekati Kayla "La kamu pucet banget,La apa benar kamu hamil La..."
Kayla tidak menjawab dia hanya menarik nafas panjang
Arfan "La siapa bapak dari anak itu La"
Kayla emosi mendengar nya, dan langsung berdiri "luh pikir gue cewe apaan,luh pikir gue suka gonta ganti cowo,dan luh pikir gue suka tidurin sembarang cowo, gila luh.... "
Arfan "bukan gituh La... "
Kayla "bukan apa... Dan asal luh tau, gue emang hamil dan ini anak loh..."
Arfan terkejut mendengarnya, apa yang dia cemaskan ternyata benar, anak yang di kandung Kayla adalah anaknya
Kayla "kenapa luh diem, bingung ga mau tanggung jawab"
Arfan "bukannya aku ga mau tanggung jawab La, tapi masalahnya... "
Arfan "aku ga bisa nikahin kamu karena... "
Kayla "stop... Luh ga perlu ngomong apa-apa, asal luh tau aja, gue butuh tanggung jawab loh, tadinya anak ini mau gue gugurin kalo aja Arsy sama Rendra ga nahan gue mungkin udah gue lakuin"
Arfan syok mendengarnya dia langsung memegang tangan Kayla "La kamu jangan nekat yah, jangan gugurin kandungan kamu La, aku akan tanggung jawab, biaya hidup kamu sama bayi itu aku akan tanggung semuanya La, tapi saat ini aku belum bisa nikahin kamu"
Kayla "kenapa" Tanya Kayla penasaran
Arfan "aku punya beberapa kontrak iklan yang tidak memperbolehkan aku nikah dulu La, aku juga ga mau karir yang aku bangun dari nol nanti ancur"
__ADS_1
Kayla "terus apa kabar sama hidup gue yang udah loh ancurin, gimana masa depan gue... "
Kayla melepaskan tangan Arfan
Kayla "gue minta luh pergi dari si.... "
Belum selesai ucapan Kayla dia tiba-tiba mual mau muntah, dia segera lari ke kamar mandi, Arfan pun mengikuti nya
Kayla terus muntah-muntah dan Arfan mengusap punggung nya, setelah selesai Kayla terlihat lemas dia keluar dari kamar mandi dan duduk di sofa, Arfan pergi ke dapur dan membuatkan teh manis hangat untuk Kayla
Arfan "La... Ini teh manis anget buat kamu"
Kayla "ga mau"
Arfan "coba dulu la,biar seger dikit, soalnya kamu keliatan lemes banget"
Akhirnya Kayla meminumnya
Arfan duduk di samping Kayla
Kayla "mendingan loh pergi dari sini, gue ga mau liat loh"
Arfan "aku bakal nungguin kamu La"
Kayla "terserah loh"
Kayla pergi ke kamar dan membanting pintunya
__ADS_1
Arfan hanya menarik nafas lalu berbaring di sofa, sebenarnya Arfan baru saja sampai di jakarta, begitu pekerjaannya di Bali selesai, dia langsung terbang ke Jakarta ingin menemui Kayla, karena lelah dia tertidur sofa
Bersambung....