Mengapa Aku...?

Mengapa Aku...?
Bab. 6


__ADS_3

Arfan melamun dikamarnya, dia menyesali dengan semua yang dia lakukan pada Kayla, semua yang dia lakukan tidak seperti rencana awalnya, dia sangat menyesal karena sudah memperkosa Kayla,dia juga takut melaporkannya pada polisi,setelah berpikir lama, akhirnya dia memutuskan pergi ke apartement Kayla


Setelah kepulangan Arsyi,Kayla pergi ke kamarnya, tapi tidak lama kemudian ada yang mengetuk pintu apartement nya, Kayla pikir itu Arsyi yang kembali lagi, saat dia membuka pintu, dia kaget ternyata Arfan yang datang, Kayla menutup kembali pintunya tapi Arfan menahannya, dan Arfan pun masuk dan menutup pintunya, Kayla tampak takut dan perlahan berjalan mundur, Arfan sadar kehadirannya membuat Kayla takut,


"La... Tenang La, kamu jangan takut,aku ga bakal ngelukain kamu,aku ga bakal macem2, aku kesini mau minta maaf, aku mohon maafin aku La... "


Kayla hanya diam, dengan air mata yang terus membasahi pipinya


"Apapun bakal aku lakuin, asal kamu mau maafin gue.."


"Kalo aja maaf loh,bisa balikin semuanya, gue bakal maafin loh.." Ucap Kayla sambil menangis


Lalu Arfan mengeluarkan handphone nya, dia memperlihat sebuah video sepasang kekasih yang sedang berciuman, Kayla terkejut karena orang yang di dalam video itu Rendra dan Arsyi


"Mau luh apa...? "


"Jujur la, tadinya aku bakal ngancem kamu pake video itu, supaya kamu ga lapor polisi, tapi aku akan menghapus video ini, aku rela kamu lapor polisi, aku siap kalo memang harus dipenjara, kalo itu Satu-satunya untuk menebus dosa aku ke kamu, liat la aku hapus videonya" Ucap Arfan sambil menunjukkan handphone nya

__ADS_1


"La maafin aku, aku mau tanggung jawab kok La, aku mau kamu jadi pacar aku, karena untuk sekarang aku belum bisa nikahin kamu La"


"kenapa loh ga mau nikahin gue, karena loh takut, popularitas loh turun ataw karir loh ancur"


Arfan hanya diam mendengar ucapan Kayla


"kenapa loh diem, ga bisa jawab loh karena omongan gue bener,gue juga tau karir loh lebih penting, dari pada masa depan gue"


"bukan gituh la... ta.. "


Kayla langsung memotong omongan Arfan


Arfan duduk di kursi ruang tamu, dia melihat pintu kamar Kayla, dia mengotak atik handphone nya, dia memesan makanan,setelah makanannya datang, dia mengetuk pintu kamar Kayla


Tok... Tok... Tok...


"La... Ini aku pesenin makanan, aku simpen di meja yah"

__ADS_1


Arfan meletakkan makanan yang dia pesan di meja, lalu pergi dari apartement Kayla


"Seminggu sudah, Kayla mengurung diri,dia memutuskan untuk kembali bekerja meskipun dia belum siap, tapi dia ingat, punya ibu dan adik yang harus dia biayai, badannya terlihat lusuh dan kurus, mukanya juga pucat, Rendra sangat senang melihat Kayla mulai bekerja lagi, tapi dia juga sedikit kuatir melihat keadaan Kayla


" Kay.... Luh beneran udah sembuh... Itu muka loh masih pucet, kalo kamu masih sakit istirahat aja"tanya Rendra


"Tenang aja gue udah sehat ko" Jawab Kayla


"Kenapa kamu maksain Kay,apa kamu kuatir mikirin biaya buat ibu sama adik kamu, kalo karena itu kamu jangan kuatir, gue bakal tetep gaji loh...!


" Bukan gituh juga Rendra, gue juga bosen Lama-lama diem dirumah"


"Tapi luh janji yah, kalo loh lelah ataw cape, ataw ga kuat loh harus bilang, loh harus istirahat, gue ga mau loh kenapa-kenapa"


"iya bos, gue ngerti, makasih udah kuatir sama gue"


mereka saling melempar senyuman...

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2