
Meisya mengajak Sifa jalan-jalan mengenalkan beberapa tempat yang menarik pada Sifa, Sifa sangat senang dan excited sedikit demi sedikit sifa melupakan rasa sakit dan kecewa yang dia rasakan keluarga PRATAMA sangat sayang sama Sifa mereka melakukan yang terbaik untuk Sifa agar dia bangkit dari keterpurukannya dan Sifa mulai menerima ketulusan yang diberikan keluarga PRATAMA untuknya dia mulai ceria sering mengungkapkan perasaan nya tentang apa yang dia rasakan
sifa setelah dari sini ayo kita belanja sudah lama kakak tidak belanja ucap Meisya
baik kak siap aku mau membeli kan baju buat Ray ucap Sifa penuh semangat
kamu selalu saja yang dipikirkan Ray kamu jangan suka sama dia Sifa adikku itu playboy
tapi aku memang suka sama Ray kak dia laki -laki idaman ku ucap Sifa yang tidak malu sama sekali pada Meisya
hemmm...dasar ya kamu gak malu apa ngomong kayak gitu kalo kamu beneran sama Ray aku ini kakak ipar kamu loh
ngapain malu sama kakak, kakak itu harus jadi supporter terdepan agar saya sama Ray bersatu Ray itu memperlakukan aku seperti ratu kak aku ingin menikah dengan Ray suatu saat
heyy...enak aja kamu jangan melangkahi kakak mu ini ya ngomong nikah-nikah ucap Meisya pura-pura cemberut
hemmm ...kakak ipar ku yang cantik jangan cemberut kan aku sama Ray masih lama Ray kan masih mau kuliah dulu
oh iya berarti masih banyak waktu mereka pun tertawa Sifa dan Meisya menuju salah satu toko di salah satu mall Meisya masih memilih beberapa baju yang di inginkan sedangkan Sifa masih asik memilihkan baju untuk dipakai nanti malam bersama Ray karna Ray mengajak Sifa ke salah satu pesta ulang tahun temannya
Sifa bagaimana apa kamu sudah selesai tanya Meisya kak lihat deh ini bagus gak di pakai Ray ini pasti sangat bagus sama Ray dia kan tinggi pasti tambah tampan memakai ini
ya ampun nih anak masih aja pembahasan nya tentang adekku yang posesif itu
__ADS_1
kak gimana bagus gak kakak malah ngomel- ngomel terus deh seperti mama dan ibu ucap Sifa
oke2 ini bagus buat kalian berdua pasti semua mata akan tertuju pada kalian berdua mendengar ucapan Meisya Sifa hanya tersenyum tak sabar ingin bergandengan dengan Ray
Eh.. nih anak malah senyum-senyum sendiri dasar bucin2 disakiti sama Ray rasa nanti
ihh...kakak doain nya kok gitu sih kakak gak mau apa punya adik ipar yang seperti saya
maulah sulit menemukan adek ipar yang bar-bar seperti kamu ucap Meisya sambil tertawa
enak aja saya bar-bar gara-gara temanan saya kakak makanya saya seperti ini ucap Sifa yang tak terima dengan ucapan Meisya
ya sudah yuk kita kekasir kalau sudah selesai usul Meisya
ayo ajak Sifa merekapun menuju kasir sambil menunggu total pembayaran, sambil menunggu mereka mengobrol dengan asyiknya
sif bodyguard kita nelpon seperti nya kita harus pulang
halo Ray ....
dimana ....
di mall sama Sifa nih ..
__ADS_1
cepat pulang sudah sore ...
iya bentar lagi adekku yang posesif ini lagi nunggu pembayaran....
sebelum aku ada dirumah pokoknya kalian harus ada dirumah...
iya ini kita udah mau pulang ...
kasih kesifa saya mu ngomong sama dia..
Sifa nih doimu mau bicara Sifa dengan senang mengambil hp dari tangan Meisya
halo kenapa Ray ....
kamu tidak lupa kan untuk malam ini ...
iya aku bahkan sudah membeli baju untuk kita pakai malam ini ....
ya sudah cepat pulang kalo kamu belum pulang sebelum saya dirumah saya akan menghukum kalian mengerti ...
siap pak bos kita mau otw nih..
sudah hati-hati ...... Ray pun mematikan ponselnya
__ADS_1
ayo kak sudah selesai Ray bakal menghukum kita kalo kita belum sampai sebelum dia pulang
ya sudah yuk ..mereka pun pulang terburu-buru agar segera sampai di rumahnya dan tidak kenak omel sama Ray