
hari mulai siang Sifa memutuskan pulang kerumah sopir yang biasa menjemput sudah menunggu Sifa yang tengah galau karena sang pujaan hati tak kunjung memberi kabar
"sebenarnya Ray kemana sih masak dia sesibuk itu hingga melupakan aku Ray kamu sebenarnya lagi ngapain aku kangen banget sama kamu " ucap Sifa dalam hati beberapa menit Sifa telah sampai di kediaman Pratama dan langsung masuk kedalam rumah terlihat Elis dan Meisya yang tengah bersantai di ruang tamu
" assalamualaikum...ucap Sifa
"waalaikusalam ...jawab Elis dan meisya bersamaan Meisya dan Elis saling pandang melihat Sifa yang baru datang dengan wajah kusut
" loh putri Tante kenapa nih kok wajah kusut gitu lagi banyak tugas ya wajah Sampek di tekuk begitu mendengar ucapan Elis Sifa pun menghampiri wanita yang sudah di anggap mamanya sendiri Sifa tidur di pangkuan Elis Sifa yang tengah tidur dipangkuan Elis merasa bingung dengan sikap Sifa Elis pun bertanya
__ADS_1
"kamu kenapa sayang kok sedih gitu ada masalah ayo ngomong sama Tante siapa yang sudah membuat putri Tante bersedih tanya elis dengan nada serius
"Tante apa Ray menghubungi Tante tanya Sifa tiba-tiba mendengar pertanyaan Sifa yang yang menanyakan Ray membuat Meisya yang ada disampingnya tertawa dengan keras
" ya ampun sif cuma gara-gara Ray tidak bisa dihubungi kamu galau seperti ini gila tuh Ray berpengaruh banget sama hidup kamu ya" mendengar ucapan Meisya Sifa menjadi kesal karena dia sedang serius tapi Meisya malah menertawakannya
" Meisya aku serius Ray dari kemaren tidak bisa dihubungi dia tidak biasanya seperti ini ucap Sifa"
"ya sudah kamu makan dulu ya kamu pasti lapar sayang"
__ADS_1
" enggak Tante Sifa mau mandi dulu mama ke butik ya kok tidak kelihatan tanya Sifa
" iya mama mu lagi kebutik sana mandi jangan galau terus gara-gara adek nakal ku itu Sifa beranjak dan meninggalkan Elis dan Meisya yang tengah bersantai diruang tamu
" mah seperti nya Sifa benar-benar mencintai Ray mama lihat kan dari dulu hingga sekarang dia selalu saja yang di cari Ray padahal banyak teman laki-laki nya yang mau sama dia sampai -sampai ada beberapa orang yang chat Meisya pengen mengenal Sifa katanya ucap Meisya panjang lebar"
"iya mama senang Sifa masih saja memikirkan Ray walupun mereka berjauhan tapi sedikit saja Sifa tidak pernah melupakan Ray mama harap selamanya Sifa seperti itu mama ingin sekali Sifa bersatu sama Ray mama terlanjut sayang sama dia jawab Bu Elis ditengah perbincangan antara anak dan ibu itu tiba- tiba Erik pulang dan disambut oleh sang istri Erik dan Elis pergi kekamar untuk menemani sang suami
" pah sebentar lagi Sifa ulang tahun kita buat kejutan ya buat dia kita sudah lama tidak memberikan dia suprise apalagi sekarang dia lagi galau gara-gara Ray yang tidak mengabari dia tadi dia uring-uringan ucap Elis pada sang suami yang baru keluar dari kamar mandi
__ADS_1
" ya gak apa-apa mah sekalian Ray disuruh pulang buat bikin surprise buat Sifa pasti dia senang sekali erik juga senang dengan usul sang istri yang sangat menyayangi Sifa pasangan suami-istri itu sangat menyayangi Sifa mereka sangat kasihan padanya dia harus menanggung luka di usianya yang masih muda namun dia juga bersyukur Ray dapat mengembalikan senyum Sifa kembali walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama namun Sifa bisa bangkit hingga akhir ini dan itu membuat bangga pada putra kesayangan mereka Ray. ditempat yang berbeda Sifa yang tengah bersama Meisya masih dengan kegalauan Sifa
"sudah deh sif jangan khawatir gitu Ray pasti sekarang lagi party sama teman-teman nya makanya lupa sama kamu ledek Meisya membuat Sifa melempar bantal padanya melihat tingkah Sifa Meisya tertawa membuat dia terhibur saat melihat ekspresi Sifa yang lagi galau karena tak kunjung ada kabar akhirnya Sifa tertidur dikamar Meisya