
hari mulai berganti tahun telah berlalu Sifa kecil telah beranjak dewasa kini dia mulai masuk ke universitas yang di inginkan Rey rasa cinta Sifa semakin besar keinginan untuk bersama semakin dekat bertahun-tahun di asrama Sifa jalani demi keinginan Ray demi mendapatkan cinta Ray Sifa berjuang keras untuk masuk di universitas kedokteran sesuai keinginan Ray Sifa merasa kecewa saat Ray tidak datang pada acara kelulusan nya karena ray harus menyelesaikan sidang skripsi nya tapi sifa selalu memaafkan Ray
"sayang ayo sarapan dulu" sapa Bu Elis yang melihat Sifa turun dari kamarnya
iya mah jawab Sifa
Mama indah sama mama tante hari ini ke butik ya Sifa ikut ya soalnya males bawa mobil tanya Sifa pada wanita didepannya itu
"Mama sama Tante hari ini gak kebutik sayang kamu bareng Meisya aja ya "saran Bu indah
"iya sif bareng aku aja kan kita satu arah" jawab Meisya
"oke kakakku yang cantik"
__ADS_1
"Tante kak Ray kok gak pulang - pulang kan katanya setelah selesai semua dia bakalan pulang Sifa sangat merindukan Ray" ucap Sifa dengan nada manjanya
"sayang kamu yang sabar ya Ray pasti pulang kok dia pasti juga merindukan kamu" ucap Bu Elis menyemangati Sifa
mendengar itu Sifa hanya tersenyum dan kembali bersemangat untuk kuliah akhirnya dia berangkat bersama Meisya
"indah aku sangat aku sangat menyayangimu Sifa dia seperti anak ku sendiri saya berharap anak bandel Ku itu bisa bersama dengan Sifa suatu saat nanti Sifa sangat menginginkan Ray untuk menjadi pendamping hidup nya "
"terima kasih sudah menyayangi anak ku Elis terima kasih sudah memberikan tempat untuk ku dan Sifa aku tidak tahu apa yang akan terjadi bila tidak ada kamu aku berhutang Budi padamu pada Ray pada keluarga Pratama anak ku kembali bersemangat berkat kalian terima kasih Banyak atas bantuan mu" ucap indah
setelah mata pelajarannya selesai Sifa mencoba menghubungi Ray namun hp Ray tidak dapat dihubungi Sifa dia terus mencoba namun call center yang menjawab dan itu membuat Sifa semakin kesal
"Ray kamu kemana sih kenapa tidak mengangkat telpon ku apa kamu sangat sibuk hingga beberapa hari ini sulit untuk dihubungi" ucap Sifa dalam hati
__ADS_1
disaat kegelisahan nya Sifa memutuskan untuk menghubungi sahabatnya Rika dan Feni teman yang selalu mendukung Sifa dan menyembunyikan keberadaan Sifa dari kakak dan pak Rama sefa mencoba menghubungi dan akhirat di angkat
"halo Sifa ......teriak suara orang yang dihubungi Sifa"
"Rika aku lagi sedih nih kak Ray gak ada kabar aku kangen banget sama dia "curhat Sifa pada sahabatnya
"hemmm.... Ray lagi Ray lagi ucap Feni yang juga ada disana"
" kamu gak kangen sama kita ya udah lama kita tidak ketemu kita tidak bisa mengunjungi kamu takut papa sama kakak kamu tahu keberadaan kamu kita juga kangen sama kamu Sifa masak ray terus yang kamu saya" ucap Rika
"sebenarnya aku rindu sekali sama kalian tapi aku tidak bisa kembali pada kenangan yang menyakitkan itu " ucap Sifa
"udah-udah kok kita jadi main sedih-sedihan sih kita harus bahagia " ucap Feni mencoba mencair kan suasana
__ADS_1
"kenapa sama Ray kampret itu berani-beraninya membuat BESTie akoh sedih" sambung Rika
Feni dan Rika menghibur Sifa yang sedang dibuat galau oleh Ray Sifa bercerita tentang Ray pada sahabatnya itu dengan antusias Rika dan Feni setia mendengarkan keluh kesah sahabat nya itu