MENGEJAR CALON SUAMI

MENGEJAR CALON SUAMI
MEMULAI DARI AWAL DI TEMPAT BARU


__ADS_3

"dibumi yang sama kita berada namun ditempat yang berbeda kita berpijak menikmati matahari yang sama bulan yang sama namun terpisah oleh jarak rindu yang tertahan membuatku menangis terdiam di tengah malam ditemani kesunyian di tempat yang gelap ini Ku dapat menangis leluasa menangisi kerinduan padanya mencoba kuat dan tegar untuk menjadi seperti yang dia inginkan walau rindu ini benar-benar sangat menyiksa dan hampir membuat dada ini tak mampu bernafas karna sangat merindukannya" Ray apa kabar dengan mu disana apa kamu tidak merindukan ku suaramu tidak bisa menyembuhkan kerinduanku kepadamu ku sangat merindukanmu Ray ku ingin memeluk mu ditengah curahan hati karena merindukan sang pujaan ditengah malam karena merasa lelah akhirnya Sifa terlelap dalam tidurnya


keesokan harinya pagi-pagi Sifa sudah bangun karena hari ini hari Minggu Sifa pun sedikit bersantai walau sebenarnya dia sangat sibuk dengan tugas-tugas nya karena ini adalah akhirnya tahun Sifa Sangat sibuk mempersiapkan ujian akhir dan mempersiapkan diri untuk masuk universitas kedokteran walau awalnya dia merasa berat untuk masuk jurusan itu karna Sifa ingat dulu papanya sangat menginginkan dia menjadi dokter dan papanya juga yang membuat Sifa tidak ingin menuruti keinginan papanya namun semuanya telah berbeda Ray mampu membuat Sifa menuruti keinginan nya yaitu Masuk ke universitas kedokteran cinta Sifa sangat besar kepada ray apapun yang Ray inginkan Sifa selalu menuruti kata-kata ray karena hari ini hari libur Sifa menghubungi Ray beberapa kali-kali hpnya tersambung hingga akhirnya suara laki-laki yang sangat dirindukan Sifa terdengar


"halo sifa" ucap Ray


"Ray aku sangat rindu sama kamu"ucap Sifa dengan nada manjanya


"saya sudah bilang kalo kamu di terima di universitas yang kamu inginkan aku akan langsung datang menemui kamu, Sifa kita vidcall yuk aku rindu pengen lihat wajah kami" tawar Ray

__ADS_1


"gak mau kalo kamu rindu cepat pulang temui aku"balas sifa


"kamu mulai bisa ngejawab ya"ucap Ray


Sifa dan Ray terus berbincang bercerita segala hal aktivitas yang mereka jalani dari di tempat masing-masing seakan tak ada habisnya bercerita tanpa terasa akhirnya mereka mengakhiri percakapan mereka


" Sifa jaga kesehatan mu jangan telat makan istirahat yang cukup jangan sampai sakit"nasehat Ray


disaat Sifa sedang bersantai tiba-tiba seseorang masuk kekamar Sifa yang tak lain teman kamar

__ADS_1


"cie yang habis telponan wajahnya senang banget" ucap Siska yang tak lain teman kamar Sifa


" iya sis lihat tuh kita ngetok pintu dari tadi di cuekin aja kalo udah telponan sama ayang serasa dunia milik berdua"sambung Refa yang ikut ngeledek Sifa


"alah kalian seperti kalian tidak pernah aja kalian kesini setelah telponan sama ayang kan makanya kalian kesini" ucap Sifa


" dasar sotoy loh" ucap Refa


"btw kita kesini mau bahas program sekolah yang bakal kita gelar"ucap Siska

__ADS_1


"oke saya sudah prepare semua tinggal kita diskusikan aja" ucap Sifa


akhirnya mereka berdiskusi tentang acara yang akan mereka adakan semenjak masuk asrama Sifa mulai aktif dengan acara-acara sekolah meskipun dia baru satu tahun di asrama itu namun Sifa bisa menyesuaikan diri dengan anak- anak lainnya walaupun awalnya sulit baginya namun disetiap kesulitan itu ada Ray ada Ray yang selalu memotivasi nya dengan kata-kata manis nasehat Ray yang bisa membuatnya bertahan hingga hari ini Ray berjanji pada Sifa tahun ini apabila Sifa masuk universitas kedokteran Ray akan langsung menjemput Sifa dan akan membawa dia pulang dan itu membuat Sifa semakin termotivasi untuk belajar dengan rajin agar Ray bangga padanya dan karena Ray juga suka sama anak yang pintar makanya Sifa sangat berkerja keras karena dia berharap suatu saat bisa hidup bersama dengan Ray tanpa batasan motivasi untuk menikah dengan Ray sangat besar untuk menjadi bagian dari hidup Ray.


__ADS_2