
sang singa mulai terbangun memancarkan sinar untuk menyinari dunia burung-burung mulai berkicau menandakan aktivitas akan di mulai beberapa hari telah berlalu kondisi Sifa semakin memburuk dia tidak mau berbicara dengan siapapun diam hanya diam dan menangis bahkan dua sahabat nya tidak bisa berbuat apa-apa setiap pak Rama dan Adit menjenguk keadaan Sifa kehadiran mereka hanya membuat Sifa mengamuk memecahkan semua barang-barang akhirnya Bu indah meminta Rama dan Adit untuk tidak pulang dulu kerumah mereka
Pagi ini Bu indah berniat pergi kekantor pak Rama untuk membicarakan apa yang harus dilakukan untuk kesehatan Sifa Bu indah memasak pagi-pagi buat suami dan putranya
Selamat pagi Bu indah sapa karyawan di kantor Rama suaminya yang mengenal indah indah tersenyum membalas sapaan mereka
Adit dan Rama pasti merindukan makanan ku sudah lama dia tidak pulang bagaimana pun dia anak dan suamiku indah sangat bahagia menenteng 2 rantang yang di bawanya
setelah membuka pintu ternyata Adit bersama wanita di dalam ruangan nya Bu indah mencoba mengintip di belakang pintu ternyata Adit sedang makan dengan seorang wanita yang tak lain adalah monik
__ADS_1
ternyata anakku baik-baik saja saya tidak usah khawatir tanpa aku pun dia bahagia, Bu indah menutup pintunya lagi, Merry panggil Bu inda,
iya Bu ada yang bisa saya bantu tanya Merry. Mer ini bekal buat kamu jangan bilang kalo ibu kesini 2 hari lagi kembalikan tempat bekal ini pada Adit pinta Bu indah pada asisten ananknya
tapi buk inikan buat pak Adit tolak Merry merasa tidak enak menerima bengkal untuk bosnya
terimalah mer, akhirnya Merry menerima dengan senang hati, terima kasih buk lalu Bu indah pergi menuju ruangan pak Rama dan seperti dugaannya pak Rama tengah makan siang bersama Mala selingkuhannya indah berhenti di depan meja sekertaris yang kosong ada karyawan yang lewat kotak makan itu pun dikasih ke Hendra salah satu karyawan Rama
Beberapa menit kemudian Bu indah sampai dirumahnya dia memasuki rumah terlihat putri kesayangannya duduk termenung membuat Bu indah semakin hancur dan menghampiri putri satu-satunya itu
__ADS_1
Nak jangan pernah merasa sendiri ada mama disini walaupun seluruh dunia meninggal mu dan menghianati kamu mama tetap sayang sama kamu dan akan selalu bersama kamu kita mulai semua dari awal kita tinggalkan kota ini dan hidup baru mendengar ucapan mamanya Sifa memeluk mamanya semakin erat
Bik Inah pak Dadang panggil Bu indah, iya nyonya ada yang bisa kami bantu, hari ini kalian saya kumpulkan disini ada yang ingin saya bicarakan dan sampai kan pada karyawan yang lain juga, saya dan sifa memutuskan untuk pindah dari kota ini kalian sudah tahu kan masalah yang ada dirumah ini saya harus membawa Sifa agar dia bisa melupakan semua masalah ini kondisi Sifa sangat menghawatirkan jadi ini yang terbaik buat kita saya minta maaf harus meninggalkan kalian berkerja lah disini jaga bapak sama Adit saya percaya sama kalian
Ibu mau kemana saya ikut ibu kemana aja pinta bik Inah sambil menangis memohon untuk ikut majikannya itu
Kalau kamu ikut siapa yang akan menjaga bapak dan Adit aku mohon jagalah mereka saya hanya butuh waktu mungkin suatu saat saya akan kembali ketika Sudah membaik dan melupakan luka ini
Baik Bu kita mengharapkan ibu dan non Sifa cepat kembali ucap pak Dadang dan bik Inah pun membereskan barang-barang Bu indah dan Sifa sambil menangis mengepak barang yang akan di bawa dia sangat berat di tinggalkan majikannya yang
__ADS_1
Beberapa jam berlalu semua pelayan membawa barang-barang Bu indah dan Sifa taksi telah datang semua barang telah dimasukkan Bu indah sengaja tidak meminta Dadang mengantar kebandara karna dia takut dia tahu kepergian mereka kemana setelah semua siap taksi pun berjalan meninggalkan kediaman keluarga Pratama semua pelayan menangis di tinggalkan tuan rumah yang sangat baik sehingga mereka merasa kehilangan