
dengan kecepatan tinggi mobil melaju di keramaian kota Sifa dan Meisya terpaksa mengebut mengingat ucapan Ray yang akan menghukum mereka jika pulang terlambat
Sifa hati-hati aku takut kamu nyetirnya seperti itu tidak apa-apa Ray menghukum kita lebih baik datang terlambat dengan selamat dari pada kita sampai ke akhirat Omelan Meisya hanya di sambut tawa oleh Sifa
udah kak kamu percaya saja sama saya....
beberapa menit akhirnya Sifa dan Meisya sampai tempat waktu
"assalamualaikum" ......
"waalaikusalam".... Meisya kamu kenapa kok kayak mabuk begitu, mendengar pertanyaan ibu Elis dan indah Sifa hanya tersenyum
ini mah Sifa menyetirnya seperti orang kesurupan ....
maaf kak aku kan terpaksa nanti Ray akan menghukum kita....
emangnya kenapa? apa yang dikatakan Ray
tahu adek posesif itu pakek mengancam tahu si bucin ini nurut lagi
"assalamualaikum"...
"waalaikusalam" .....nih si biang kerok datang
ada apa tanya Ray yang tak mengerti
mama ibu jangan ngomong please mohon Sifa dengan wajah memelas takut Ray bakal marah padanya
__ADS_1
tidak ada apa-apa Ray Bu Elis tidak menjawab pertanyaan sang anak
kak Meisya ayo naik bantuin Sifa siap-siap, Ray ini bajumu kamu harus memakainya saya sudah serasi kan sama gaun ku Ray pun menerima baju yang di siapkan Sifa dan Meisya naik ke atas menuju kekamar Sifa sedangkan Ray masih mengobrol dengan papanya ray adalah anak SMA kelas tiga yang sebentar lagi akan lulus tapi orang tua Ray sudah mengajarkan berbisnis sejak dulu dan Ray cepat memahami apa yang papanya ajarkan Ray seringkali pergi keluar kota untuk urusan bisnis Ray merupakan anak bungsu dan laki-laki satu satunya hingga menutut dia harus belajar mandiri karena beban dimasa depan yang akan di tanggungnya
malam mulai tiba jam menunjukkan 18:30 Ray sudah siap-siap untuk menghadiri pesta hari ini bersama Sifa ditengah perbincangan mereka Ray dan keluarga Sifa turun
Ray gimana penampilan ku cantik gak ucap Sifa memamerkan gaun yang dia kenakan semua mata tertuju padanya Sifa menunggu jawaban Ray, Ray tak menjawab dan langsung memeluk Sifa
kamu sangat cantik...... ucap Ray berbisik pada Sifa, mendengar itu Sifa tersenyum mendengar pujian Ray melihat perlakuan Ray pada Sifa keluarga yang melihat itu hanya tersenyum
sudah pelukannya nanti kalian terlambat loh ucap Erik melihat putranya enggan melepas kan pelukan nya spontan Ray langsung melepas pelukannya
Sifa pun mengandeng tangan Ray .....
hey bucin jangan di genggam erat gitu tidak ada yang bakal mau sama Ray ledek Meisya .....
ya sudah kita berangkat dulu nanti kemalaman lagi pamit Ray kepada keluarga yang disana Ray dan Sifa pun berangkat menuju tempat tujuan
Sifa nanti kamu disana tidak boleh kemana-mana kamu harus ada didekat saya mengerti.....
siap pak boss..... Sifa pun memegang tangan ray, Ray selalu membawa Sifa kemanapun dia pergi karena Ray ingin Sifa banyak berinteraksi dengan orang-orang Ray ingin menghapus semua luka yang Sifa alami dimasa lalu
Ray memarkirkan mobilnya dan menuju ruangan yang sudah di sediakan semua mata tertuju pada ray dan Sifa seakan mereka sedang menunggu kedatangan mereka
brooo selamat datang ucap Andre yang menyambut kedatangan sahabatnya
salam buat adekmu selamat ulang tahun ucap Ray
__ADS_1
kamu ucapin sendiri dong aku mengundang kamu kesini biar adek ku bahagia dia tergila-gila sama kamu Ray
mendengar ucapan Andre Sifa langsung memeluk erat tangan Ray Andre melihat Sifa
seperti nya adekku bakal iri kamu selalu membawa tuan putri ini
kenalkan Dre ini Sifa ucap Ray......
oooo jadi anak manis ini namanya Sifa ucap Andre dengan nada nakal
awas aja kalo kamu berani dekati dia ancam Ray
Ray pun menemui yang punya acara adeknya Andre dan melanjutkan dengan berbincang-bincang dengan teman-teman yang lain
Ray kapan kamu berangkat ke LA tanya Riko Ray menatap tajam ke arah Riko tapi Riko yang tak mengerti dengan kode yang diberikan Ray Riko terus bertanya padanya namu tidak ada jawaban Sifa yang penasaran dengan ucapan Riko membalikkan pertanyaan pada Riko
emang Ray mau kemana maksud kakak apa ya cerocos Sifa Ray yang tak berkutik mulai panik
Ray bulan depan akan berangkat ke LA untuk melanjutkan kuliah Sifa terkejut mendengar itu
Sifa menatap wajah Ray seakan menanyakan kebenarannya Ray memegang tangan Sifa namun Sifa melepaskannya seketika suasana hening Riko yang baru mengerti dengan kode Ray merasa bersalah
kak Ray seseorang menghampiri Ray semua mata menuju ke arah suara itu dila adik Andre menarik tangan Ray Sifa melihat kearah gadis itu dengan perasaan marah Sifa hanya diam saja
kak ayo ikut Dila papa mama mau bertemu dengan kak Ray ucap dila
maaf Dil saya harus pulang kakak ada janji dengan orang sekarang Ray melihat Sifa begitu marah pada ray dan membawa nya pulang setelah berpamitan Ray dan Sifa menuju parkiran Ray membiarkan Sifa yang diam saja di sepanjang perjalanan karna Sifa butuh waktu menenangkan diri untuk mengontrol emosinya
__ADS_1