
" ini ngk seperti yang kamu bayang kan del sumpah aku ngk ngelakuin hal menjijikkan seperti ini del ku mohon percaya pada ku del aku ngak tau tadi aku....... "
"cukup!, jangan menjelaskan apa pun lagi aku sudah muak"
"del.... sumpah Demi Alloh aku ngk tau bisa berakhir disini del kamu harus percaya sama aku del aku ngk akan khianati kamu.... "
"jangan bawa-bawa Tuhan kamu kotor kamu menjijikkan apa karena aku belum bisa nerima kamu sepenuh hati sampe kamu nyari kehangatan yang lain sampe kamu melampiaskan nafsu kamu di sini di rumah ku "
aden menyugar rambut prustasi ia tak menyangka bahwa bisa berakhir seperti ini ia tak sadar kan diri lalu entah kenapa ia terbangun tanpa busana bersama seseorang yang tidak ia kenal sedangkan sang wanita tersenyum paus menatap kearah pasangan suami istri yang sedang bertengkar hebat ia lalu pergi begitu saja dari hadapan suami istri tersebut seraya bergumam
sang perempuan menyeringai puas "ah senang nya, sebentar lagi... "
...****************...
"mari bercerai... "
"del aku mohon beri aku kesempatan untuk menjelaskan aku akan buktikan bahwa aku ngk bersalah "
"aku ngk mw dengar apapun lagi cukup, aku menyerah bahkan sebelum kita memulai, pergi dan jangan kembali "
"apa kamu ngk percaya sama aku del? "
__ADS_1
sang wanita hanya menggelengkan kepala
"apa yang harus aku percaya dari kamu den,? kita berawal dari ke-tidak sengaja an kita tak pernah saling mencintai kita tak pernah mengenal sebelum kita menikah dan akan seperti itu sampai kita berpisah"
"tapi aku mencintaimu del"
"omong kosong "
"apa kamu tak pernah memperhatikan aku apa kamu tidak pernah merasakan kehadiran ku apa kamu ngk pernah peka dengan perhatian ku del? "
"cukup..!!!. teriak sang istri "jika kmu mencintai ku kamu ngk mungkin berzina di rumah ku kamu tak akan membawa selingkuh an ke rumah ini kamu hanya seperti benalu menjijikkan , pergi dari rumh ku dan jatuh kan talak untuk ku aku sudah muak melihat wajah mu"
"aku ngk berzina aku juga ngk taw siapa permpuan tadi aku ngk sehina itu please jangan meminta perpisahan dari ku aku mencintai mu del terlepas dari apapun pertemuan kita aku mencintaimu del"
aden menghela nafas panjang
"aku"
"ap ngk bisa ngomong kan? jadi tolong kemasin barang-barang kamu sekarang kembali pada status mu kembali pada tempat mu aku ngk sudi punya suami seperti kamu , jangan pernah bawa apapun dari rumah ini karna kamu tak pernah ikut andil "
"del kasih aku kesempatan" ucap aden penuh harap ia menghadap ng istri menggenggam kedua tangan nya
"please del apa selama dua tahun kebersamaan kita ngk ada sedikitpun rasa kamu terhadap ku meski cuma sedikit del, aku janji akan berusaha lebih keras lagi aku akan bekerja lebih giat lagi supaya aku bisa setara dengan mu del aku mohon " ian berlutut sambil terisak
__ADS_1
"aku rela bersujud di kaki mu del karna memang se cinta itu aku sama kamu del aku bersumpah aku ngk selingkuh del aku akan buktikan sama kamu del "
delisa memalinhkan wajah nya jujur ia mulai tertarik dengan kelembutan sosok pria di hadapan nya tapi cemburu membutakan segala nya
" cemburu heh mana mungkin" elak nya dalam hati i.
ia menepis kasar tangan aden
"pergi"
"del"
"pergi! aku bilang pergi apa kamu tuli hah? "
aden berdiri dengan gontai ia mengemasi barang-barang nya yang tidak seberapa ia juga tak lupa membawa bekas penting pendidikan nya itu akan sangat berguna nanti setelah ia berkemas ia menghampiri adel yang masih diam mematung
"del" suara lembut membuyarkan lamunan nya delisa memalingkan wajahnya saat mata merek bertemu
"talak aku sekarang"
aden menghembuskan nafas nya dengan kasar mungkin inilah takdir nya tak di inginkan oleh sang istri meski sudah berjuang namun ia tak bisa memaksa pada akhirnya ia harus mundur
jika talak membuat mu bahagia baik lah akan aku kabulkan Terima kasih untuk semuanya Terima kasih sudah mau menerima ku Terima kasih sudah menjadi pemilik hati ku maaf aku tak bisa membahagiakan mu maaf aku tak bisa mengambil hati mu
"delisa putri Wijaya dengan ini ku jatuhkan talak satu untuk mu kou bukan lagi istri ku kou ku bebaskan saat ini berbahagia lah maaf bila selama ini aku belum bisa jadi suami yang baik "
"boleh aku peluk kamu del untuk yang pertama dan terakhir "
delisa tak menjawab ia memalingkan wajah nya kata ini yang selalu harapkan kenapa saat mendengar ini begitu sakit
Green
"terimakasih untuk kebersamaan kita aku mencintai mu jaga diri mu baik2"
aden melepaskan pelukan nya lalu segera pergi membawa luka yang amat dalam ia menoleh berharap delisa berubah pikiran dan mengejar nya namun semua tak mungkin terjadi aden pun berlari membawa luka yang entah bagaimana ia mengobati nya
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...