Mengejar Cinta Sang Mantan

Mengejar Cinta Sang Mantan
kecewa


__ADS_3

delisa menangis meraung rasa sesak terasa menghimpit nya ia menepuk-nepuk dada nya keras berharap sesak itu akan hilang ia menangis tergugu entah lah apa yang ia rasakan ia sendiri tidak tau kenapa ia bisa menangis


"kenapa terasa sakit sekali ? aku yang menginginkan perpisahan ini aku juga yang menangis kenap terasa sesak sekali? "


"aaaaaaarrrrrggghh"


"baj**gan kamu aden ban**t kamu "


delisa berteriak memecahkan apa yang ada di hadapan nya ia mengamuk tak terkontrol ia membanting apa yang ada dj hadpan ny


"si*lan kamu berzina di sini di rumah ku, kamu menghianati pernikahan kita kamu menghancurkan kepercayaan ku kamu obrak abrik hati ku "


"adeeeeeeennnn"


"kenapa? kenapa? kenapa harus sekarang adeeeen, kenapa saat aku ingin mulai menerima kamu kamu malah jdi penghianat aden"


delisa mengamuk ia mengingat saat seseorang menelpon memberi tahu delisa bahwa aden membawa perempuan delisa tak tau siapa orang yang menelpon dengan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi ia pulang ia mendapati aden tertidur dengan seorang wanita yang delisa tidak tau siapa mungkin selingkuhan aden saat itu emosi memuncak ia tak bisa mengendalikan amarah nya ia sangat kecewa pada aden tapi kenapa sesakit ini


delisa menutup wajah nya dengan ke dua telapak tangan ia masih nangis di atas lantai yang dingin hati mulai beranjak malam karna kelelahan menagis delisa akhirnya tertidur meringkuk


...****************...


...----------------...


tok tok tok


"assalamu'alaikum nak... " teriak seseorang dari luar


"assalamu'alaikum del ini mamah nak... " ucap salam ke dua kali nya karna tak kunjung ada yang menyahuti dari dalam


"pada kemana yah kok pagi-pagi udah sepi, ? "


"bi.. biibiii.... bi inah... bi... aneh jam segini kok sepi perasaan masih pagi deh delisa ngk mungkin udah berangkat kerja, aden biasanya di rumah pada kemana bibi juga kok ngk kelihatan ya biasanya dateng abis subuh deh"


karna mamah delisa khawatir dengan keadaan rumah yang sepi ia berinisiatif membuka pintu dengan kunci cadangan ya dia memang punya kunci cadangan tujuan nya bila ia main pas ngk ada orang bisa langsung masuk tampa harus menunggu


Cek lek


pintu terbuka menampilkan rumah yang berantakan


"astaghfirullah ap ada maling ya Alloh "


mamah sekar berjalan mengendap-endap waspada jika ada kemungkinan hal yang tak di ingin kan sembil membawa pemukul saat melihat sang anak meringkuk di atas lantai ia terpekik kaget


"innalillahi delisaaa....... " ia menghambur memeluk sang anak

__ADS_1


"kamu kenapa nak, del... del bangun sayang " mamah sekar menepuk-nepuk pipi sang anak yang tak kunjung bangun


"aden, " lirih delisa pelan


"astaghfirullah badan nya panas, nak sayang kamu demam,! "


gegas ia menelpon sang suami agar mengantarkan mereka ke rumah sakit terdekat


"kenapa bisa begini? "


mama sekar mengelengkan kepala tanda tak tahu


"lalu kemana aden? "


"ngk tau pah udah jangan banyak ngomong bantuin delisa dulu kita bawa kerumah sakit sekarang"


sang suami mengangguk patuh lalu membohongi tubuh sang anak membawa ny ke rumah sakit terdekat dengan sedikit ugal ugalan jujur meraka sangat panik berbagai pikiran berseliweran entaha mana yang benar akan asumsi mereka saat ini, yang jelas mereka panik saat mendapati sang anak dalam kondisi yang tidak baik-baik saja


...----------------...


...****************...


seorang dokter keluar dari ruangan langsung menghadap kedua orang tua delisa


"dengan keluarga pasien atas nama delisa? "


"bagaiman kondisi anak saya "


"sejauh ini pasien hanya mengalami demam biasa juga tingkat stress yang berlebih, pasien sudah akan kami pindah kan ke ruang rawat tapi untuk sementara waktu pasien di rawat sampai benar-benar pulih"


mereka serempal mengangguk


tiba di ruangan delisa mama nya langsung memberondong banyak pertanyaan kebetulan delisa yang sudah sadarkan diri begitu heran melihat ruangan yang begitu asing


"kamu udah sadar nak?, alhamdulillah... sebenernya apa yang terjadi sama kamu maok rumah berantakan sekali? "


"mah satu satu kalo nanya kasian anak kita baru saja sadar. " tegur sang suami


"gimana keadaan kamu sudah lebih baik hem? " sang ayah mengusap kepala delisa dengan lembut


"heemmm aden mana? " bukan nya menjawab delisa malah balik bertanya


sontak kedua orang tua itu saling berpandangan


"mamah ngk tau sayang kamu kami bawa sedang dalam kondisi yang tidak baik, rumah pun berantakan ad n ngk ada bi inah juga belum datang padahal sudah siang memang ada apa boleh mama tahu sayang? " mamah sekar berbicara selembut mungkin

__ADS_1


bagi di hantam batu besar ia tersadar lalu menundukan kepala


"a -den.... ucapnya terbata


" aku minta di ceraikan mah? "


"apaaaaaaaaa? " sontak mamah sekar menjerit


"lalu dia kabulkan permintaan konyol kamu del?


delisa hanya mengangguk pasrah


sang ayah meraup wajah prustasi


" kenapa kamu lepas lelaki sebaik aden nak"lirih sang ayah


"baik?... delisa terkekeh geli,,, ngk ada lelaki baik yang tidur dengan selingkuh an nya di rumah ku dia lelaki bejat bodoh sudah miskin benalu" ucap delisa berapi api


kedu orang tua ith semakin terperangah kaget


"ngk mungkin dia anak yang baik del" mamah sekar menggeleng tanda tak setuju


"jadi mamah anggap aku berbohong? "


"kamu sudah tanya dia baik-baik nak,? apa kamu tetap dengan amarah mu? "


"aku kecewa mah saat aku mulai ingin menerimanya dia malah berhianat, aku ngk suka! , lagian mhngkin ini bukan kali pertama nya berbuat soalnya dia kan penganguran bisa jadi kan dia selalu berbuat seperti itu pas aku ngk di rumah"


"del ngk baik memutuskan sesuatu saat marah mamah tahu betul sifat nya del jangan samapai kamu menyesal karna ini del dia laki-laki yang baik mamah yakin dia ngk seperti itu sayang "


"aku kecewa sama mamah! kenapa mamah malah belain dia, yang anak kandung mamah itu dia atau aku" teriak delisa


"mamah tau kamu kecewa tapi mamah tau dia adalah lelaki baik untuk kamu jangan sampai kamu di pedayya oleh sesuatu yang belum jelas kebeneran nya"


"apa yang belum jelas mah aku melihat dia tidur dengan perempuan itu apa aku harus menyangkal nya itu bukan sebuah foto yang bisa di edit"


mamah sekar memandang sang suami merka seperti memikirkan kan satu hal yang hanya mereka yang tau apa itu


"ya sudah maafkan maaah ya nak kau istirahat saja kalo sudah pulih kita pulang ke rumah mamah ajh biar lebih nyaman ngk baik perempuan dj rhmah sendiri hem?! "bujuk sang ibu


delisa menggeleng kan kepala


" ngak mah aku males di rumah mamah lagian jauh buat ke kantor kan males banget nanti cape di jalan yang ada, nanti aku minta temenin bi nah sama mang bejo ajh biar ada temen nya biar mereka ngk usah pulang pergi "


memang sang anak sangat lah keras kepala

__ADS_1


"baiklah tapi kamu harus jaga diri baik -baik nya nak mamah baka sering sering nengokin kamu ya, sekarang kamu mkan y minum obat terus istirahat ok jangan banyak pikiran"


mama sekar kemudian mengambil mangkuk bubur untuk sarapan sang anak lallh menyuapi nya dengan telaten.


__ADS_2