Menik

Menik
Dipaksa menikah


__ADS_3

Suara tamparan keras mengenai pipi Menik. Menik adalah seorang gadis cantik berusia 18 tahun. Rasa panas ,perih dan malu menghampirinya tetapi tidak sebanding dengan rasa sakit hati yang diberikan sang papa.Bapak Abimanyu Syailendra adalah seorang pengusaha properti ternama yang wajahnya selalu menghiasi majalah dan koran bisnis.


Saat ini Menik sedang berada diruang keluarga bersama kakak laki laki dan sang mama serta sang papa. Awalnya sang papa mengobrol santai tentang kuliah Menik dan tips tips saat papanya kuliah tetapi semua berakhir memanas saat sang papa mengatakan bahwa Menik akan dijodohkan dengan seorang pria karena sang kakek punya hutang budi.


"papa sakit,papa jahat sama Menik,"kata Menik saat tamparan itu berakhir dan air mata menetes di pipinya.


"papa gak jahat,kamu yang kurang ajar sama papa!"balas papa Menik


"dimana Menik kurang ajarnya?coba papa kasih tau Menik,"


"kamu nolak pernikahan ini,itu namanya kamu kurang ajar!"


"papa,apa papa sudah tidak waras?papa menjodohkan Menik dengan pria umur 38 tahun,kami beda 20 tahun pa,"


"papa masih waras ya Menik,papa menjodohkan kamu karena kakek kamu punya hutang budi dan perusahaan papa sampai hari ini masih dibantu oleh keluarga calon suami kamu,begitu juga sebaliknya,dan masalah umur bukan masalah,"


"papa, Menik ga mau dan yang punya hutang budi serta menjalin kerjasama bisnis bukan Menik tapi ayah dan kakak,"


"kamu harus mau!kamu kira rumah ini,mobil kamu ,makan kamu , baju, sekolah dan kemewahan yang kamu miliki itu dari mana?kamu harus bantu papa dan juga keluarga ini!"


"kalau tahu seperti ini Menik ga mau uang papa sama Mama, Menik lebih baik hidup dalam kemiskinan,"teriak Menik kepada sang papa


"ha ha ha ,apa kamu bilang mau hidup dalam kemiskinan?apa kamu sanggup?"tanya sang papa


"Menik pasti sanggup pa,Menik pasti bisa hidup sederhana asal Menik bisa memilih calon suami Menik sendiri,"


"Menik dengerin papa,kalau kamu hidup miskin kamu akan selalu menunduk,"


"apa hubungannya menunduk dengan hidup miskin?papa ga nyambung,"kata Menik asal


"orang miskin selalu menunduk Karena orang miskin takut melihat orang yang memberi hutang kepadanya,dan saat kamu miskin tidak ada yang mau mengenal kamu tapi kalau kamu kaya raya kamu ada diujung dunia pun orang akan mencari mu dan mengakui kamu sebagai teman atau keluarga mereka,"


"papa bohong, enggak mungkin teman teman kuliah aku dan bahkan teman teman SMA aku masih sering hang out bareng,"


"kamu percaya sama papa,papa lebih tahu dunia dari kamu dan kamu masih terlalu polos untuk tahu kejamnya orang,"


"papa,"


"enggak ada papa -papa,kamu harus nurut sama papa dan mama ,"


"papa Menik ga mau nikah,"teriak Menik tetapi sayang sang ayah sudah pergi meninggalkan ruang keluarga.


Ditatapnya ruang keluarga itu tersisa sang kakak laki laki dan sang mama,lalu Menik memeluk mereka satu persatu


"mama,mas,Menik enggak mau nikah ,"katanya sambil meneteskan air mata lagi


"yang sabar ya sayang ini udah takdir kamu nak, seandainya saja adik perempuan kamu tidak meninggal diusianya yang 2 tahun pasti kamu tidak mengalami ini nak"kata sang mama yang ikut menangis


"mama,maafin Menik,mama jangan sedih karena Menik"


"maaf ya nak ,kamu harus menanggung banyak hal,nama yang jelek karena kakek kamu dan sekarang kamu harus menikah karena hutang budi kakek dan hubungan bisnis keluarga ini,"


"iya ma, mungkin ini udah takdir Menik,Menik harus terima,"


"yang sabar ya dek,"kata sang kakak yang juga memeluknya


"iya mas,"


"mas janji sama kamu,kamu minta apapun akan mas kasih,"


"apapun ? serius?"tanya Menik seketika wajah nya cerah


"iya mas janji, emang kamu mau minta apa?"

__ADS_1


"belum tahu sih tapi nanti aku pikirkan yang susah pastinya,"


"dasar kamu,"


"he he he,"


Tiba tiba hp Menik bergetar yang dia letakkan di atas meja, dilihatnya nama si penelpon dan ternyata sahabatnya,buru buru dia pamit ke mama dan kakaknya


"ma,mas,aku ke kamar dulu ya ?"


"iya ,jangan sedih lagi ya ?"


"ok,"kata Menik membentuk huruf o dengan jarinya


Sesampainya dikamar dia segera menghubungi sahabat nya ,Cindy Yuvia Natalia,teman SMA dan sekarang menjadi teman kuliah di jurusan dan kampus yang sama dengan Menik.


"nik,Lo lagi apa sih ?kok telpon nya ga diangkat angkat?"


"sorry,tadi lagi ngobrol sama my father and keluarga"


"loh,tumben nik, biasanya sore sore gini papa Lo dan keluarga Lo ga ada dirumah , biasanya sibuk semua paling cuma art art Lo yang ada dirumah,"


"udah Lo ah, bawel banget,ada apaan telpon? masalah tugas kampus?,"


"enggak,cuma mau hang out aja di toko buku sama cafe bareng teman teman kuliah kita,"


"oh,"


"kok oh doang? biasanya kalau hang out Lo paling cepat,"


"lagi ga ada semangat gw,skip aja deh kali ini,"


"yah Lo nik,jangan gitu dong,gw udah pakai nama Lo ke nyokap gw makanya gw dikasih izin jalan,"


"he he he , maklumlah nik,nyokap gw cuma percaya sama nama Lo,nama yang lain ga laku,"


"asem Lo,"


"gw jemput ya nik?atau ketemuan di sana?"


"jemput aja deh,gw lagi malas bawa mobil,"


"sopir Lo kemana nik?kan ada 4 sopir dirumah Lo,"


"iya sopir pribadi gw mas Irwan lagi sakit,besok baru kerja,"


"yang 3 lagi kan masih ada nik? "


"iya emang ada tapi tadi satu dibawa bokap gw ,kalau 2 lagi masih dirumah tapi gw ga tahu mama sama mas gw mau pergi atau enggak, takutnya mereka mau pergi terus supir nya ga ada kan gw yang ga enak, mereka kan banyak urusan,Lo jadi jemput gw ga?kalau enggak gw mau tidur sambil scroll tiktok nih,"


"jadi dong Menik cantik,1 jam lagi gw nyampe rumah Lo,jangan kelamaan dandan Lo,Lo kan udah cantik nanti gw dikira dayang dayang Lo lagi bukan teman Lo,"


"sialan Lo,udah gw siap siap dulu ya,bye,"


"bye,"


Tibalah Menik dan Cindy di sebuah toko buku yang besar dan tersebar di seluruh Indonesia.


"anak anaknya mana sih ?lama banget,"tanya Menik ga sabar


"yang sabar ya nik, mereka masih otw,nich di grup wa ngabarin,"


"otw?"

__ADS_1


"iya otw,masih dijalan maksudnya,"


"bohong itu mah, paling masih dirumah masing masing trus baru mau berangkat,"


"ya ampun Menik cantik,ga boleh gitu ah berburuk sangka sama temen temennya,"


"ya bukan berburuk sangka,gw sering soalnya bilang otw padahal gw baru bangun tidur,ha ha ha,"


"yee,jangan samakan dirimu dengan teman teman dong,kalau dirimu kan Manusia ajaib,"


"sialan Lo,"


"yang sabar ya Menik cantik nanti kalau marah marah cantik nya hilang Loch,"


"ah enggak perasaan gw gini gini aja walau gw sering marahin Lo tiap hari,"


"ha ha ha ,eh nik ,itu kayaknya mereka deh, samperin yuk,"


"ayo,"


karena terlalu terburu buru nya Menik dan Cindy berjalan ,Menik tidak sengaja menabrak seorang pria yang sedang membawa banyak buku didalam tas belanja yang biasa nya dipakai untuk dibayar kekasih


"maaf,maaf mas"kata Menik lalu tatapan matanya berhenti sejenak saat melihat wajah sang pria yang menurut Menik sangat tampan,mata sipit,kulit putih bersih, wajah oriental dan tinggi yang menjulang sekitar 180 an tebakan Menik.


"makanya kalau jalan pakai mata,mata tuh dikasih Tuhan buat ngeliat bukan di tempel aja di wajah,"kata pria itu sambil mengambil buku bukunya dan Cindy membantu mengambil kan buku buku yang berserak,sedangkan Menik cuma terdiam memandangi pria itu.


"maaf ya pak,sekali lagi maaf ya pak kevin,maafin teman saya ,dia bener bener ga sengaja,"


"pak kevin?kamu kenal saya?"


"iya pak,saya kan mahasiswi bapak di kampus awan putih dan dia juga mahasiswi bapak juga,"


"oh gitu,ok, untuk Kali ini saya maafin tapi lain kali jangan harap,"


"iya pak, terima kasih pak"kata Cindy lalu meninggalkan pak kevin dan menarik tangan Menik untuk berjalan


"Lo kenapa bengong?"tanya Cindy heran


"gila cakep banget,gw suka banget,"


"jangan gila deh Menik ,dia ga akan bisa Lo gapai,"kata Cindy mem peringat kan.


"kenapa ga bisa ?dia belok?ga normal gitu?udah punya pacar?atau punya istri"tanya Menik penasaran.


"dia normal kata banyak orang tapi dia itu bujang lapuk di kampus dan dia itu dosen killer,"


"gpp dosen killer yang penting cakep dan dia tipe gw banget,"


"Lo ga lihat tadi tatapan nya sama Lo?Lo aja yang cantik gini tetap dimarahin,udah deh lupain dosen killer itu gw ga mau Lo stress kalau ga dapat dia"


"tapi dia cakep kan Bestie?"


"iya cakep tapi ga ada harapan,udah ya cukup menghayal nya,"


"tadi Lo bilang dia dosen?kok gw ga pernah ketemu?"


"iya dia dosen kita ,ada mata kuliah nya sama kita tapi Lo ga masuk udah 3 kali pertemuan karna Lo lebih milih jalan jalan,"


"oh gitu,"


"iya gitu ,udah yuk cepetan jalannya tuh si Monica udah melambaikan tangan manggil manggil kita dari tadi nanti ngambek lagi tuh anak"


"iya iya sabar dong,kaki gw kan cuma 2 bukan empat".

__ADS_1


__ADS_2