
waktu menunjukkan pukul 11 malam waktu mamy Kevin melihat Menik yang sudah mulai menguap walau ditutup dengan telapak tangan nya dan mata yang sayu dan berkedip-kedip mencoba untuk tetap sadar saat itu mamy Kevin pikir tinggal 1 Watt lagi anak ini akan tidur.
"Vin,kamu antar dulu Menik pulang kerumahnya"perintah sang mamy sambil berbisik.
"kok Kevin mom?,suruh Dimas aja lah mom"
"Menik itu calon istri kamu bukan calon istri Dimas,Kevin anak mamy yang tampan dan pintar sejagat raya "kata mamy nya gemas lalu mencubit perut Kevin yang tertutup kemeja.
"i-iya mom Kevin antar si Menik,mom jangan cubit lagi,cubitan mamy pedes banget kayak cabe setan level 10"
"coba kamu dari tadi nurut,kan mamy enggak perlu capek-capek cubit kamu Vin"
"mamy mah kalau sama Kevin kejam, coba sama Dimas,pasti halus banget kata katanya sama perbuatan nya"
"ya beda lah Dimas itu enggak mamy suruh udah inisiatif sendiri,kalau kamu harus mamy suruh dulu pakai kekerasan dikit baru gerak"
"iya iya mom,maafin Kevin ya,"
"iya mamy maaf in udah sana cepatan ajak Menik pulang, kasihan tuh anak baik"
__ADS_1
"terus ini enggak apa apa ditinggal mom?"
"enggak apa apa,nanti mamy yang jelas in kalau Menik udah ngantuk,udah sana pergi"kata mamy Kevin mengusir.
"iya mom"lalu Kevin beranjak dari bangkunya dan mengajak Menik pulang.
untungnya orang tua Menik mengerti dan memperbolehkan Menik diantar pulang oleh Kevin dan Menik yang sudah sangat ngantuk cuma menurut saja dibawa melewati lobi hotel, parkiran,masuk mobil , mobil berjalan dan tiba di depan rumahnya Menik.menik tertidur pulas di jok mobil Kevin dibelakang.
Kevin membuka pintu belakang dan memukuli wajah Menik secara perlahan untuk membuat Menik sadar.
"nik,bangun nik"kata nya terus sambil memukul mukul pipi Menik secara pelan tetapi beraturan.
"pak Kevin,bapak ngapain disini?saya ngapain disini? perasaan tadi saya masih di hotel"kata Menik yang me gosokkan matanya mencoba menyadarkan dirinya.
"saya tadi disuruh sama mamy antar kamu pulang karena kamu udah ngantuk berat,dan papa sama Mama kamu juga setuju saya antar kamu"
"udah cepatan bangun,ini rumah kamu bukan?saya ikuti yang kamu Sherlock tempo hari"kata Kevin sambil menunjuk rumah di depan mobil nya.
dan ketika Menik mencoba keluar dan berdiri untuk melihat apakah itu benar benar rumah nya atau rumah tetangga tetapi karena dia masih setengah sadar akhirnya Menik hampir terjatuh dan untungnya ditangkap Kevin."hati hati nik"bisik nya ditelinga Menik.
__ADS_1
"i-iya pak,ini beneran rumah saya,maaf pak udah ngerepotin dan terimakasih udah nolong in saya dan udah nganterin saya pak "kata Menik lalu mencoba melepaskan pelukan Dan Kevin pun melepaskan Menik.
"sama sama nik,ya udah deh masuk sana terus tidur yang nyenyak"
"iya pak"
"nik,besok kita jadi kan ke pesta pernikahan mantan kamu?"
"jadi pak,kenapa pak?bapak ada acara ya?"
"bukan,bukan,saya enggak ada acara,saya kira enggak jadi karena hubungan kita yang sekarang ini"
"jadilah pak, enggak ngaruh buat saya pak,tapi kalau pak Kevin keberatan datang sama saya enggak apa apa pak,saya enggak jadi aja ke sana pak"
"saya sama sekali enggak keberatan,ya udah ya nik, selamat malam,semoga mimpi indah"
"iya pak, selamat malam, semoga bapak juga mimpi indah".
lalu Menik pun meninggalkan Kevin masuk kedalam rumah,dan Kevin mengemudi kan mobilnya pulang kerumahnya.
__ADS_1