
sore hari yang mulai berwarna oranye cenderung gelap Menik memasuki rumah nya.
seluruh badannya terasa sangat berat dan capek.hari ini banyak sekali tugas yang harus segera dikumpulkan dari kelompok maupun perorangan.
pikirannya tertuju ke kamar mandi dan membersihkan dirinya dengan berendam air hangat menggunakan sabun favorit menik serta tidak lupa bebek bebek kuning yang lucu-lucu dan lilin aromaterapi untuk menghilangkan rasa capek dan mengembalikan mood Menik.
tapi harapan hanya tinggal harapan,Menik dipanggil sang mama diruang keluarga nya.
"ada apa ma?Menik capek banget mau istirahat"tanya Menik malas.
"iya,mama cuma mau bilang kalau besok malam kamu akan ketemu sama keluarga dan calon kamu nik"kata mamanya dengan wajah serius.
"iya ma,ok,Menik ngerti"
"kamu kok gitu sih nik? yang semangat donk nik,kan kamu mau nikah loh sebentar lagi sama orang kaya raya nik,bukan kaya kita kaya biasa"
__ADS_1
"aduh ma Menik capek banget sekarang,bagi Menik pribadi mau kaya raya ,kaya biasa atau kaya monyet sama aja ma"
"ya beda dong sayang, mereka itu old money Menik,uang mereka tidak berseri "
"iya,iya terserah mama aja"
"besok pagi kamu perawatan ya di salon kecantikan langganan mama,biar kamu mulus semulus jalan tol"
"aspal kali ma"
"Menik mama serius ya,kamu harus putih seputih susu murni sapi,kulit kamu yang sekarang udah agak kusam karena urusan kampus dan jalan jalan kamu yang enggak penting itu"
"kamu enggak perlu itu semua nik,kamu cuma perlu jadi istri yang baik dan perhatian sama suami dan anak kamu"
"ma,itu penting buat Menik,udah ah ma,Menik capek mau istirahat dulu, Menik malas bahas ini,permisi mama ku yang cantik secantik bunga melati"
__ADS_1
"Menik,mama serius besok kamu perawatan dari ujung rambut hingga ujung kaki,kalau kamu enggak mau besok mama panggil salonnya ke rumah biar kamu perawatan dirumah aja "
"iya,iya ma, terserah mama aja, suka suka mama mau manggil nya kapan, mau manggil siapa, Menik Nurut aja kata mama"
"kok kamu gitu sama mama nik,ingat nik ini demi masa depan kamu,kamu bisa hidup enak tanpa perlu capek capek kerja,kayak mama gini loh nik kan enak"
"kalau Menik sih lebih enak kerja sendiri dan makan hasil gaji Menik ma walau gajinya kecil dari pada harus menikah karena uang"
"Menik kamu bisa berkata begitu karena kamu belum pernah tahu susah nya cari uang ,saat kamu tahu susah nya cari uang kamu akan sangat berterima kasih sama mama dan papa,mama berani jamin itu"
"iya ma, terserah mama lah,Menik capek mau ke kamar dulu,mau istirahat ma"
"iya sayang,kamu istirahat ya,nanti kalau lapar turun aja,terus minta sama embak buat dibuat kan makanan ya,mama mau pergi lagi"
"iya ma,hati hati ya ma,Menik ke kamar dulu"
__ADS_1
"iya sayangnya mama"
Menik pun pergi meninggalkan sang mama ke kamar Nya,dan sang mama pergi meninggalkan rumah sore itu.