
Anna kamu cantik sekali...
Gaun itu sangat pas dibadan mu...
Teriak tari saat masuk kedalam kamar anna
Tari disuruh kakek dan bu ida untuk menjemput Anna, karena acara akan dimulai sebentar lagi.
Anna mengakui ucapan tari, gaun ini sangat pas dibadannya.
Kamu benar tar... gaun memang sangat pas dibadan ku, Aku sangat menyukainya.
Awalnya anna tidak tau siapa yang mengantar gaun itu kemaren ada kurir yang mengantarkannya. Saat menerima paket itu anna bingung.
Paket ini dari siapa ?
Kenapa diberikan kepada saya ?
Perasaan saya tidak membeli sesuatu ?
Anna melihat nama pengirimnya, anna melongo, ternyata dari hisyam.
Dia mengirimkan apa ke saya ?
Saat dibuka anna kaget ternyata didalamnya gaun pengantin, dan ada selembar kertas yang tertulis.
Tolong dipakai besok !
Hisyam
Anna pun ingat, Kenapa tari kesini.
Ada tar... kenapa kamu kemari ?
O... iya saya hampir lupa acara akan segera dimulai.
Saya disuruh menjemput mu.
Ayo... ajak tari.
Anna pun turun semua mata tertuju padanya, mereka menatap anna dengan tatapan kagum. Kecuali hisyam dia menatap anna tanpa ekspresi.
Anna tidak bisa membaca raut wajah hisyam karena mereka belum saling kenal.
Bagaimana bisa kita mulai acaranya ?
Tanya penghulu
Mereka semua menganggukan kepala
Penghulu mengulurkan tangan dan hisyam pun menyambut tangan penghulu.
Saudara hisyam saya nikahkan engkau dengan saudari anna suwari binti alm suwanto dengan maskawin seperangkat alat shalat dan emas 20 gram dibayar tunai.
Saya terima nikah anna suwari dengan maskawin tersebut dibayar tunai.
Dengan lantang hisyam menjawab
Semua saksi bilang sah secara bersamaan
Kecuali satu orang dia adalah andi, dia awalnya tidak percaya ternyata anna lah menikah.
Andi datang kesini untuk menjelaskan kepada anna, dia berharap anna akan mengerti tapi takdir tidak berpihak kepadanya.
Anna kenapa kamu menikah dengan dia ?
Bukankah kamu berjanji untuk menunggu ku batin andi
Yang berdiri dideretan paling belakang para undangan.
Dia melihat ke arah anna, andi menatap anna yang sudah berstatus istri orang. Dengan tatapan yang tidak ada yang mengerti.
Tanpa merasa bersalah karena sudah menghianati anna, andai dia tidak menikah dikota mungkin ini semua tidak akan terjadi.
Anna berdiri diatas dekorasi dengan canggung anna menerima ucapan selamat dari teman teman hisyam.
Selamat ya bro atas pernikahan mu, jangan lupa traktirannya.
ucap henda salah satu teman hisyam
Oh... iya jangan lupa hati hati nanti malam, jangan terburu buru.
Ucap salah seorang teman hisyam
Hisyam tidak menanggapi ucapan temannya
Wajahnya tetap sama diam tanpa ekspresi.
Anna bingung melihat hisyam
Dari tadi wajah tidak pernah berubah
Meski saat ini yang ada didepan adalah teman temannya
Apa wajahnya tidak lelah dari tadi datar terus ?
Gerutu anna tanpa dia menyadari
Lirikan tajam disampingnya
Setelah teman teman hisyam turun
Anna terkejut dengan siapa yang ada didepannya
Begitu pun kakek suryadi dia menatap kearah tamunya
Dengan tatapan membunuh
Kenapa dia kesini ?
Batin kakek suryadi
Kenapa kamu kesini mas ?
Kenapa kamu tidak bulan madu dengan istrimu ?
Apa kamu kesini ingin memastikan hidup ku hancur atau tidak ?
Batin anna sambil menatap andi
Dengan tatapan kekecewaan
Semua orang melihat kearah andi
Ada yang tahu masa lalu andi dan anna
Dan ada yang bingung kenapa dia tidak memberi
Selamat pada pengantin
Suasana menjadi hening
Andi sudah berada didepan hisyam
__ADS_1
Andi memberikan selamat kepada hisyam
Dan langsung berjalan kearah anna
Selamat atas pernikahan kalian berdua
Ucap andi kepada anna
sambil menatap anna
Tatapan mereka bertemu untuk beberapa saat
Dengan cepat anna tersadar
Dengan suara batuk kakeknya
Terima kasih
Ucap anna tanpa menerima uluran tangan andi
Anna langsung memalingkan wajahnya
Untuk menyembunyikan air mata yang ingin jatuh
Karena tak ingin ada yang tahu
Kalau dia sedang bersedih
Andi langsung turun dari dekorasi pengantin
Tanpa berfoto dengan kedua mempelai
Apa maksud andi dia hadir lagi di kehidupan anna ?
Batin kakek suryadi
Kakek suryadi langsung keluar dari kerumunan para tamu
Untuk menemui orang yang sudah menyakiti
Hati cucunya
Untuk apa kamu datang lagi kesini ?
Apa kamu belum puas untuk menyakiti anna ?
Dengan luka penghianatan
Yang kamu berikan belum sembuh
Apa kamu ingin membuat luka itu semakin parah
Tanya kakek suryadi dengan nada dingin setelah berada dibelakang andi.
Mendengar suara kakek
Andi berhenti melangkah
Dan langsung membalikan badan
Dia melihat kakek suryadi
yang kini telah berada dihadapannya
Kakek suryadi terus menatap andi
Dengan tatapan kemarahan
Dengan cepat andi menjawab
Untuk menyakiti hati anna
Saya kesini hanya ingin memastikan keadaan anna
Kakek suryadi tersenyum dingin
Mendengar alasan andi
Untuk memastikan ?
Memastikan betapa hancurnya hati anna
Karena bajingan seperti mu
Dengan cepat andi menolak tuduhan kakek
Tidak kek... bukan begitu !
Andi hanya ingin menjelaskan kepada anna
Lalu apa hah...
Ucap kakek sambil melangkah kearah andi
Andi menggeleng dengan ucapan kakek
Kini kakek sudah berada didepannya
Kini wajah mereka sangat dekat
Andi kini dapat melihat
Ada rasa kebencian kemarahan kekecewaan
Kekesalan dimata kakek suryadi padanya
Andi tersadar
Semua itu karena dirinya sendiri
Dia bersalah
Karena telah menghianati
cucu kakek yang sangat dia sayangi
Dengan menikah bersama wanita lain dikota
Andai semua itu tidak terjadi
Pasti kakek tidak semarah ini padanya
Mengingat betapa hangatnya kakek suryadi
Kepadanya
Dan pasti bukan pria itu
Yang menikahi dan berada disamping
Wanita yang sangat dia cintai
Tapi dirinya
__ADS_1
Andi menundukan kepalanya
Karena rasa bersalahnya
Dia tidak berani menatap kakek
Sedangkan kakek terus melangkah kedepan
Dengan tangan mengepal
Yang sudah siap untuk menghajar musuhnya
Saat kakek suryadi sudah siap
Untuk memukul orang yang ada didepannya
Tiba tiba ada suara
Kakek jangan... jangan seperti ini !
Teriak anna saat melihat kakeknya yang sudah siap
Untuk memukul andi
Anna langsung berlari untuk mengahampiri kakeknya
Meski memakai gaun pengantin
Dia tetap berlari, dia tidak takut gaunnya kotor
Kek... ayo masuk !
Jangan berdiri diluar sebentar lagi hujan
Ajak anna pada kakeknya
Tanpa menoleh kepada andi
Anna tidak ingin kakeknya terlibat keributan
Anna langsung menggandeng tangan kakek suryadi
Ditengah perjalanan
Kakek bertanya
Apa kamu takut kakek menyakitinya ?
Apa kamu masih mencintainya ?
Anna berhenti melangkah
Dan menoleh kearah kakek
Tidak kek...
Anna hanya takut kakek kenapa napa
Kakek suryadi tersenyum mendengar ucapan anna
Sambil terus melangkah
Masuk kedalam rumah
Anna menuntun kakeknya untuk duduk kembali
Kalian dari mana ?
Tanya bu ida
Tadi dia melihat anna turun dari pelaminan dengan tergesa gesa dan lari keluar
Bu ida khawatir ingin menyusul anna
Karena takut terjadi sesuatu
Tapi anna sudah kembali dengan kakek suryadi
Dari luar bu...
Kakek tadi ingin melihat apakah diluar masih ada tamu atau tidak karena sebentar lagi akan hujan ucap anna
Bu ida menganggukan kepalanya dan berkata
Na cepatlah kembali duduk disampaing suami mu
Kamu jangan meninggalkan suami mu sendiri
Perintah bu ida pada putrinya
Baik bu...
Jawab anna
Anna pun langsung pergi kearah pelaminan
Tapi saat ingin naik ita dan tari bertanya kepadanya
Dengan nada khawatir
Na apa yang terjadi ?
Apakah andi membuat keributan dengan kakek mu ?
Anna menggelengkan kepalanya
Kalian tidak usah khawatir !
Ucap anna berusaha untuk menenangkan teman temannya
Mereka berduapun mengangguk dan tersenyum lega
Anna langsung naik dan duduk kembali disamping hisyam
Nak apa yang terjadi ?
Tanya bapak hisyam
Tidak ada apa apa pak
Jawab anna sambil tersenyum
Baiklah kalau begitu
Tapi kalau ada apa apa
Jangan sungkan untuk bilang ke papa
Baik pa...
Anna tersenyum kearah mertuanya
Anna melirik ke hisyam
__ADS_1
Wajahnya masih sama
Anna menghela nafas