
Anna sedang melakukan bersih bersih rumah
Dikamar tamu hisyam mengedip ngedipkan matanya
Dan berusaha menggerakan tubuhnya secara perlahan
Mata hisyam terbuka secara perlahan
Arhggg...
Kenapa rasanya kepalaku sangat pusing sekali ?
Lirih hisyam. Hisyam melihat kesekelilingnya
Dan baru menyadari kalau dirinya sekarang berada di dalam kamar tamu
Kenapa aku bisa ada disini ?
Hisyam berusaha mengingat apa yang sudah terjadi padanya semalam?
Hisyam pun mengingat kalau dirinya kemarin sore
Di undang oleh ardi teman lamanya sejak masih SMA
Untuk menghadiri pesta reuni seangkatannya
Hisyam awalnya menolak tapi ardi terus memaksanya
Akhirnya hisyam menyetujuinya.
Hisyam sudah tau percuma dia menolaknya pasti ardi akan terus memaksanya sampai dia menyetujui ajakannya.
Sampai ditempat pesta hisyam duduk bersama teman- temannya. Dia hanya menjadi pendengar yang baik
Hisyam diberi segelas minuman alkohol oleh temannya
Wah pengantin baru kita kok diam? saja nih minum.
__ADS_1
Hisyam tak menanggapi ucapan temannya
Dia hanya menerima dan tak langsung meminumnya
Hey. Bro. bagaimana kabar siska bukankah kalian pacaran sejak masih sekolah SMA tapi bagaimana bisa kamu
Menikah dengan wanita lain. Apa kalian putus?
Hisyam hanya diam tak langsung menjawab pertanyaan temannya.
Mendengar nama siska disebut dan mengungkit dirinya dan siska pacaran sejak masih SMA membuat hisyam
Gelisah hisyam pun mengambil gelas didepannya
Dan langsung meminumnya sampai habis dua botol
Teman-teman hisyam sudah berusaha menyuruh hisyam untuk berhenti minum karna melihat hisyam yang sudah mulai mabuk tapi hisyam tetap saja minum setelah merasa sangat bosan
Hisyam langsung pulang tanpa pamit dulu pada teman-temannya
Dia melangkah kemobilnya dengan langkah sempoyongan. Hisyam menyetir mobil sambil terus menyanyikan nama siska
Hisyam ingat kalau dirinya semalam slalu menyebut nama siska dan ana membantunya masuk ke dalam
Dan menidurkannya di kamar tamu
Hisyam memutuskan mandi untuk menghilangkan bau alkohol di tubuhnya
Setelah mandi hisyam keluar dan berjalan menuju ruang tengah karna ingin nonton tv
Ana pun keluar dari kamarnya karna tadi selesai dia bersih-bersih ana langsung mandi sebentar
Melihat hisyam yang sedang nonton tv ana langsung kedapur untuk mengambil bubur
Ini makanlah bubur ini supaya badan mas cepat baikan
Ucap ana pada hisyam
__ADS_1
Hisyam hanya melirik sekilas dan langsung menonton tv
Ana meletakkan bubur itu didepan hisyam dan berkata.
Makanlah bubur itu aku tidak mau kalau aku disalahkan orang kalau kamu sakit hanya gara-gara tidak mau makan ucap ana sambil menatap hisyam
Mendengar ucapan ana hisyam lansung meletakkan remot tv dengan keras sambil berkata
Aku tidak mau aku tidak terbiasa makan bubur dan ingatlah aku tidak sakit aku sehat kalau kau mau kau makanlah bubur itu sendiri. Geram hisyam
Saat ana ingin membalas tiba-tiba pintu di ketuk hisyam pun tidak jadi masuk ke dalam kamar
Siapa sih kesini pagi-pagi, gerutu hisyam ingin membuka pintu sebelum hisyam melangkah
Ana sudah berjalan duluan dan membuka pintu ana tertegun saat pintu terbuka kedua mertuanyalah yang datang begitupun hisyam ternyata orang tuanyalah yang datang pagi -pagi begini
Ana lansung tersadar dan langsung menyalami kedua mertuanya. Ma pa apa kabar apa kalian baik -baik saja? tanya ana
Bu sinta dan pak hendra tersenyum dan menjawab
Kabar kami baik kabar kalian bagaimana? Apa kami mengganggu kalian berdua? Bu sinta mengernyitkan dahinya, melihat hisyam masih terdiam ditempat.
Sam... kenapa kamu tidak menyambut mama dan papa ?
Apa kamu tidak senang kami kesini ?
Atau kami mengganggu mu ? Tanya bu sinta pada anaknya.
Tidak ma... aku hanya bingung kenapa kalian kemari, padahal biasanya tidak pernah. Tanya hisyam kepada orang tuanya, kedua orang itu langsung tertawa mendengar pertanyaan anaknya. Mama mu ini selalu memaksa ingin kemari dari kemaren katanya ingin melihat perkembangan kalian berdua. Jawab pak hendra
Kelihatannya kamu tidak senang kalau mama dan papa datang kesini.
Apa kami mengganggumu ?
Ucap pak hendra sambil menatap hisyam. Tidak aku sangat senang kalau mama dan papa ingin datang kesini setiap hari juga tidak apa apa. Hisyam sangat senang ucap hisyam sambil melangkah kearah sofa.
Kedua orang tua hisyampun ikut melangkah kearah sofa, bu sinta tidak sengaja melihat bubur diatas meja makan yang masih utuh sepertinya belum tersentuh.
__ADS_1
Sam apakah salah satu kau dan anna apa ada yang sakit, kenapa makan bubur pagi pagi, tanya bu sinta pada anaknya. Begitu pun pak hendra dia juga ingin tahu sambil menatap anaknya, dengan cepat hisyam menjawab. Tidak ma tidak ada yang sakit, itu anna yang membuatnya, mungkin anna lagi pengen sarapan bubur, jawab hisyam. Tidak mungkin hisyam berbicara jujur kalau anna sebenarnya membuatkan untuknya, karena semalam dia pulang mabuk, bisa bisa marah besar mama papa hisyam kepadanya kalau tahu. Bu sinta dan pak hendra mengangguk bersama mendengar penjelasan putranya. Anna datang membawa minuman, silahkan diminum mama papa, ucap anna setelah meletakan minuman tersebut diatas meja. Kamu tidak usah repot repot nak, duduklah kemari kami berdua akan memberikan sesuatu untuk kamu dan hisyam ucap bu sinta. Ini untuk kalian berdua, ini ada tiket ke paris untuk kalian berdua ucap bu sinta. Ini untuk apa ma mulai besok aku sudah aktif masuk kerja, aku tidak ada waktu untuk liburan ke paris, ucap hisyam. Sedangkan anna hanya diam tidak berani membantah. Kamu ini sam banyak alasan, kamu itu masih berada dalam masa cuti masa iya kamu ingin masuk kerja sih ? Omel bu sinta.
Hisyam mendengus mendengar omelan mamanya. Intinya kamu tidak boleh masuk kerja dulu, kamu dan anna harus pergi bulan madu ke paris, ucap bu sinta kokoh dalam pendiriannya. Ma lagian untuk apa aku dan anna harus pergi ke paris ? mama kan tau aku itu paling malas jalan jalan apa lagi pergi keluar negeri kalau tidak ada masalah pekerjaan, jelas hisyam berharap mamanya akan mengerti. Hisyam apa kamu mau mama bekukan semua aset perusahaan, ancam bu sinta pada anaknya. Hisyam menghembuskan napas kasar karena tidak bisa menolak keinginan mamanya. Kalau begitu ucapan mama dengan baik baik, mama dan papa pulang dulu, bu sinta dan pak hendra langsung berdiri. Kamu pikirkan baik baik apa keputusanmu sam ? Ucap pak hendra sambil menepuk pundak hisyam. Na mama dan papa pulang dulu kamu jaga dirimu baik baik, iya ma jawab anna. Hisyam menjatuhkan bokongnya diatas sofa sesekali meremas rambutnya, hisyam tidak mengerti bagaimana bisa mama dan papanya punya rencana supaya hisyam dan anna pergi ke paris hanya untuk bulan madu. Apa mama dan papa tidak ada kerjaan pagi pagi kesini hanya menyuruh pergi ke paris untuk bulan madu ucap hisyam mengeluarkan isi dongkol dalam hatinya. Hisyam berdiri ingin masuk kekamarnya untuk mengambil rokok, hisyam selalu merokok apa bila suasana hatinya lagi kacau.