
Anna berusaha bangun
Dan segera membersihkan bekas pecahan guci
Dengan hati hati
Aw...
Tanpa sengaja
Anna memegang erat pecahan guci yang ujungnya tajam
Sehingga membuat jarinya terluka
Melihat jarinya yang mulai mengeluarkan darah
Anna langsung lari kearah wastafel
Untuk membersihkan darahnya
Darahpun semakin banyak
Anna bingung, anna pun berlari untuk mencari kotak obat
Tapi tetap saja tidak ketemu
Anna bingung harus bertanya pada siapa
Sedangkan disini tidak ada siapa siapa
Kalau bertanya pada hisyam
Anna takut hisyam semakin marah padanya
Mengingat kemarahan hisyam tadi
Membuat anna takut
Melihat darah yang terus keluar
Akhirnya anna memilih menyobek bajunya sendiri
Untuk mengikat lukanya
Anna bingung dengan sikap suaminya
Yang sering berubah
Kadang menjadi orang emosional
Kadang menjadi orang yang hangat
Seperti tadi didepan tetangganya
Sesudah mengikat jarinya
Anna langsung berdiri
Untuk membersihkan pecahan guci
Sebelum dia terkena kemarahan hisyam
Diatas tangga hisyam berdiri sambil menghisap rokoknya
Dia menatap dingin kearah bawah
Hisyam melihat semua yang terjadi pada anna
Tapi dia memilih diam
Tak memberi pertolonganp ada anna
Hisyam ingin melihat
Apa yang akan dilakukan anna
Setelah membuat guci
Kesayangannya pecah
Guci itu pemberian dari siska
Siska memberikannya pada saat dia ulang tahun
Guci itu bergambar benua dunia
Siska menyuruh pelukis ternama untuk
Melukis pada guci itu hisyam sangat menyukainya
Hisyam menyimpan guci itu
Ditempat yang sering dia lewati
Karena selain lukisannya yang bagus
Dia juga bisa mengingat siska
Tapi kini guci itu
Telah dihancurkan
Oleh anna yang berstatus istrinya
Hisyam sangat marah
Karena barang satu satunya
Memberian siska
Kini telah hancur
Hisyam langsung membalikan tubuhnya
Dan masuk ke kamar
Karena tidak ingin melihat
Apa yang dilakukan oleh anna
Hari mulai sore
Anna bingung sore ini mau masak apa
Sedangkan anna tidak tahu makanan
Favorit hisyam
Akhirnya anna
Anna memilih masak sop kacang ijo
Dan ikan gurame goreng dan sambal bawang
Dari pagi anna tidak melihat hisyam makan
Jadi dia memutuskan untuk masak
Meski dia tidak tau apakah hisyam
Akan memakan masakannya
Jam lima sore
Makanan sudah siap dimeja makan
Akhirnya sudah selesai !
Apakah mas hisyam tidak akan turun ?
Tanya anna dalam hati
Anna pun memutuskan untuk membangunkan hisyam
Tapi setelah sampai didepan pintu
Anna bingung
Kalau anna membangunkan hisyam
Takut hisyam marah lagi
Seperti tadi
Anna mencari solusi
Apakah dia harus memanggil hisyam atau tidak
Saat anna kebingungan
Tiba tiba pintu terbuka
Anna jadi gelagapan
Saat hisyam sudah ada didepan pintu
Maaf mas makanan sudah siap
Apakah mas tidak mau makan ?
Tanya anna sambil menundukan kepalanya
__ADS_1
Karena takut untuk menatap hisyam
Hisyam hanya diam
Tidak ada tanda tanda mau menjawab
Hisyam tidak melihat kearah anna
Tatapannya lurus kedepan
Hisyam pun berjalan melewati anna
Sadar hisyam melewatinya
Tanpa berkata
Anna hanya diam ditempat
Tiba tiba terdengar suara
Saya tidak mau makan
Saya akan keluar kamu makanlah sendiri !
Anna menganggukan kepala sebagai jawabannya
Hisyam telah menghilang dibalik pintu
Anna langsung berjalan kearah meja makan
Anna hanya melihat makanan yang sudah dia masak
Berharap hisyam akan memakannya
Jangankan memakannya
Melihat pun tidak
Sesulit inikah
satu atap dengan orang yang tidak kita kenal ?
Batin anna
Anna hanya menghembuskan napasnya
Berharap bisa melegakan
Dadanya yang terasa sesak
Jam menunjukan pukul sembilan malam
Tapi hisyam belum pulang
Anna mundar mandir didepan pintu
Dengan cemas
Berharap hisyam akan segera pulang
Mas kenapa kamu belum juga pulang ?
Semoga kamu baik baik saja mas
Harap anna sambil melihat kearah pintu gerbang
Saat melihat kedatangan mobil
Anna langsung berlari kearah pintu gerbang
Berharap yang datang adalah hisyam
Alhamdulilah...
Akhirnya kamu pulang mas
Gumam anna saat hisyamlah yang turun dari mobil
Anna langsung berlari kedekat hisyam
Saat tiba disamping hisyam
Anna kaget melihat hisyam seperti orang mabuk
Apakah kamu mabuk ?
Tanya anna hati hati
Hisyam melihat kearah anna
Dan langsung tertawa terbahak bahak
Sambil sempoyongan dia berkata
Tunjuk hisyam kearah anna
Siska sudah berjanji
Dia akan datang kembali
Tapi mana mana
Ini semua karena kau
Andai kau tidak ada disini
Pasti siska sudah ada disini bersama ku
Kamu tahu aku sangat mencintai siska sampai sekarang !
Kamu tahu kita berjanji akan menikah !
Jelas hisyam sambil menangis
Anna baru sekarang melihat hisyam menangis
Anna mendekati hisyam dan duduk didepannya
Kamu tahu hari itu dia mendapat kesempatan
Untuk mengejar cita citanya sebagai model
Meski dia harus keluar negeri
Dia sangat senang
Dia juga berjanji kepada ku
Akan segera kembali
Bila dia sudah berhasil
Untuk meraih cita citanya
Dan dia berjanji
Bila kembali kita akan langsung menikah
Racau hisyam
Anna duduk disamping hisyam
Matanya terus melihat kepada hisyam
Yang sekarang terlihat tak karuan
Beda dengan hisyam yang biasa
Selalu berpakaian rapi
Mereka kini duduk di samping mobil
Didepan rumah
Anna menunggu hisyam baikan
Setelah mengeluarkan isi hatinya
Hisyam tidak akan memiliki beban dihatinya
Hisyam masih saja
Meracau tentang siska
Anna terus mendengarkan
Tanpa memotong ucapan hisyam
Anna sadar semua yang dikatakan hisyam malam ini
Adalah isi hatinya
Jam menunjukan pukul dua belas malam
Hisyam kini sudah selesai meracau
Kini pandangan hisyam lurus kedepan
Tanpa mengucapkan kata kata
Anna merasa kedinginan
__ADS_1
Annapun mengajak hisyam untuk masuk kedalam
Karena diluar sangat dingin
Mas ayo masuk !
Disini sangat dingin
Hisyam tidak bereaksi apa apa
Annapun memutuskan membantu hisyam
Untuk berdiri tapi hisyam tidak mau
Annapun berusaha berbicara pada hisyam
Ayo mas kita masuk !
Udara malam tidak baik untuk kesehatan
Nanti kami bisa sakit
Annapun berusaha mengangkat tubuh hisyam
Yang tingginya lebih dari dirinya
Kepala hisyam ada dipundak anna
Kalau anna menoleh kearah hisyam
Anna akan langsung mencium hisyam
Sedangkan tangan hisyam
Berada pada pinggangnya
Dengan sangat hati hati
Anna bersusah payah menuntun hisyam untuk ke kamar
Setibanya didalam
Anna memutuskan menidurkan hisyam
Dikamar tamu karena dia tidak mungkin
Bisa membopong tubuh besar hisyam
Menaiki tangga
Sampainya dikamar tamu
Anna langsung menidurkan hisyam diatas kasur
Sepanjang perjalanan hisyam tidak berhenti
Menyebut nama siska
Anna bingung kenapa hisyam bisa mabuk
Apakah hisyam adalah pria yang sering mabuk mabukan
Dimalam hari
Setelah menidurkan hisyam
Anna langsung keluar dari dalam kamar
Anna memutuskan untuk tidur
Diatas sofa saja
Kalau dia tidur dikamar atas
Anna takut nanti hisyam membutuhkan sesuatu
Annapun membaringkan tubuhnya disofa
Anna masih kepikiran racauan hisyam tadi
Siska jadi itu nama pacar mas hisyam
Seperti apakah wajah pacar mas hisyam ?
Lalu kenapa mas hisyam bisa mabuk seperti itu ?
Apakah mas hisyam tadi pergi kesebuah pesta ?
Batin anna
Annapun memutuskan tidak ingin ikut campur
Dalam masalah hisyam
Anna tertidur disofa dengan memakai selimut
Pagi pagi anna sudah terbangun
Apakah saya kesiangan ?
Batin anna
Anna langsung melihat kearah jam dinding
Alhamdulilah masih jam setengah lima pagi
Lebih baik saya segera shalat subuh
Anna langsung berjalan kekamar mandi
Untuk berwudhu dan langsung melaksanakan shalat subuh
Ya Allah...
Bantulah mas hisyam didalam setiap urusannya
Bantulah mas hisyam mudahkanlah
Setiap apa yeng menjadi urusannya Amin
Doa anna setelah shalat subuh
Selesai shalat anna langsung turun kebawah
O... iya apa mas hisyam sudah bangun atau belum
Lebih baik saya lihat terlebih dahulu
Anna masuk kedalam kamar tamu
Dan melihat hisyam yang masih tertidur
Apakah saya harus membangunkannya ?
Tanya anna dalam hati
Anna melangkah kearah kasur
Dengan sangat hati hati
Setelah sampai didekat hisyam
Anna menatap hisyam yang masih tertidur
Anna menatap dekat dekat wajah hisyam
Sepertinya dia sangat kelelahan
Lebih baik saya tidak mengganggunya
Dan saya segera keluar sebelum dia menyadari
Kalau saya ada disini
Ucapan anna dalam hati
Annapun langsung keluar
Dan membalikan tubuhnya
Segera keluar dengan langkah hati hati
Supaya tidak menimbulkan suara
Annapun langsung mulai memasak
Kini dirinya memutuskan
membuatkan bubur untuk hisyam
Anna sudah terbiasa
Dengan penolakan hisyam
Untuk makan masakannya
Kalau hari ini dia menolaknya lagi
Saya akan memaksanya
Supaya mau makan bubur ini
__ADS_1
Batin anna bertekad