Menikah Bukan Dengan Pria Pilihan

Menikah Bukan Dengan Pria Pilihan
Tetangga Kepo Tentang Kehidupan Orang Lain


__ADS_3

Anna bingung mau masuk kamar hisyam atau tidak


Akhirnya anna memutuskan untu masuk


Sebelum masuk anna membaca


Bismillah...


Anna pun membuka pintu kamar hisyam


Dia melihat hisyam yang masih tertidur


Haruskah saya membangunkannya


Anna bertanya dalam hati


Anna ragu ragu melangkah


Kesamping kasur hisyam


Setelah berdiri didekatnya


Anna pun berkata


Mas bangun !


Apa kamu tidak mau sarapan


Anna mengguncang tubuh hisyam


Secara perlahan


Tapi belum ada tanda tanda hisyam akan bangun


Perut anna tambah lapar


Anna pun memutuskan untuk sarapan sendiri


Anna langsung keluar dari kamar hisyam


Dan pergi menuju ruang makan


Anna pun makan seorang diri


Anna makan dengan lahap


Karena dia sudah merasa sangat lapar


Anna tidak menyadari ada orang didepannya


Sehingga dia terlonjak kaget


Saat mengangkat kepalanya


Astagfirullah...


Kamu sudah bangun mas


Hisyam memicingkan matanya


Saat mendengar


Panggilan untuknya


Dari anna


Hisyam mengangkat bibirnya dan berkata


Dasar istri durhaka


Tidak menunggu suami


Untuk sarapan


Malah makan sendiri


Omel hisyam pagi pagi


Sebenarnya hisyam sudah bangun


Saat anna membangunkannya


Untuk sarapan bersama


Tapi dia ingin tahu


Apa yang akan dilakukan anna


Kalau dirinya tidak kunjung bangun


Hisyam pikir anna keluar dari kamrnya


Untuk mengambil air


Guna membangunkannya


Tapi ditunggu tunggu


Tidak kunjung datang


Hisyam pun turun untuk memastikan


Apa yang dilakukan wanita itu


Saat pergi ke meja makan


Hisyam melihat anna yang sedang makan


Dia pun langsung duduk dikursi


Tepat didepan wanita itu


Tanpa membuat suara


Aku sudah membangunkan mu


Tapi kami yang sulit untuk dibangunkan


Jawab anna tanpa basa basi


Saat hisyam akan membalas


Ucapan anna tapi sudah dipotong


Oleh anna


Makanlah nasi goreng itu


Saya akan menunggumu disini


Sambil minum susu cokelat ini


Ucap anna sambil mengangkat gelasnya


Saya tidak terbiasa


Makan dan minum kopi dipagi hari


Ucap hisyam sambil berdiri


Dari kursinya


Lalu mas mau kemana pagi pagi begini


Tanya anna


Hisyam pun menjawab dengan ketus


Mau joging biar sehat


Ucap hisyam


Meninggalkan anna sendiri


Diruang makan


Selesai makan


Anna pun memutuskan bersih bersih


Sesudah bersih bersih rumah


Rumah hisyam sebenarnya tidak kotor


Mungkin dia memanggil go cleaner


Seminggu sekali


Meski dia pria


Tapi dia cukup teliti


Tentang kebersihan


Selesai bersih bersih


Anna pun memutuskan


Istirahat diluar rumah


Saat keluar rumah


Dia disuguhi pemandangan yang indah


Didepannya banyak bunga yang baru mekar


Saat anna melihat lihat bunga didepannya


Tiba tiba ada suara disebelahnya


Hai mbak orang baru ya disini !


Anna menoleh dan melihat kearah


Sumber suara dan terlihatlah


Ibu ibu berbadan gemuk dengan make up tebal


Dan menggunakan bulu mata aspal


Iya bu saya orang baru


Jawab anna


Perkenalkan saya yanti

__ADS_1


Rumah saya ada disebelah kanan


Bangunan yang bercat biru itu


Anna mengikuti arah tangan wanita itu


Dan dia bisa melihat rumah yang bercat kuning


Oh... yang cat kuning ya bu ?


Tanya anna


Iya yang itu... yang bercat kuning


Kalau rumah mbak yang mana ?


Tanya bu yanti kepada anna


Kalau saya tinggal dirumah ini bu


Ucap anna


Sambil menunjuk rumah dibelakangnya


Ibu itu langsung melotot


Karena kaget


Dirumah ini... mbak siapanya mas hisyam ?


Adik atau kakak apa sepupunya


Ibu itu menatap anna


Dengan memicingkan mata


Atau pacarnya mas hisyam


Hayo... ngaku !


Kalau tidak ngaku


saya akan laporkan kepada pak Rt


Astaga bagaimana bisa ibu ini berfikir


Kalau saya pacarnya mas hisyam


Dengan cepat anna menjawab


Bukan bu...


Saya bukan pacarnya mas hisyam


Kamu siapanya mas hisyam ?


Tanya bu yanti


Dengan raut wajah menyelidik


Anna menghembus napas kasar


Bagaimana bisa orang didepannya


Tidak sabar begini


Anna berusaha menjelaskan


Tapi selalu dipotong


Saya ini...


Anna mengingat dirinya dan hisyam


Tidak mau adanya perkawinan ini


Bahkan hisyam pernah memberikan


Penawaran untuknya


Anna takut hisyam seperti dicerita novel


Yang tidak mengakui istrinya


Kepada teman temannya


Tetangga dan saudaranya


Hanya karena tak ingin


Menginginkan istrinya


Ayo siapanya...


Ibu yanti terus mendesak


Selamat pagi bu yanti


Kita berdua langsung menoleh


Kearah sumber suara


Ternyata mas hisyam


Saya pun tersenyum lega


Sementara bu yanti


Menatap kearah mas hisyam


Dengan tatapan curiga


Menyadari tatapan bu yanti


Mas hisyam bertanya


Bu kenapa ngelihatin saya seperti itu ?


Saya jadi grogi bu


Anna memutar bola mata keatas


Mendengar ucapan hisyam


Bu yanti terus mendekati mas hisyam


Dengan tatapan menyelidik


Sampai berada didepannya


Mas hisyam ngumpetin pacarnya ya ?


Pasti orang tua pacarnya


Tidak merestui


Jadinya diumpetin disini


Hayo ngaku !


Mas hisyam membulatkan matanya karena kaget


Begitu pula dengan ku tapi tidak sampai melotot


Pacar...


Siapa yang ibu maksud...


Saya tidak ngumpetin anak orang kok bu !


Jelas hisyam


Itu siapa kalau bukan pacarnya mas hisya


Kata bu yanti


Sambil menunjuk kearah ku


Tawa mas hisyam pecah saat tahu


Yang ibu yanti maksud adalah saya


Saya melihat mas hisyam


Dengan tatapan tidak suka


Bu yanti menatap mas hisyam


Dengan tatapan bingung


Jadi yang ibu maksud dia ?


Ucap mas hisyam masih dengan tawanya


Kami berdua masih menatap mas hisyam


Ok... ok...


Perkenalkan ini


Istri saya namanya anna bu


Maaf saya belum sempat lapor kepada pak Rt


Saya lupa rencananya nanti sore


Saya mau kesana


Untuk membuat laporan


Jelas mas hisyam dengan napas terengah engah


Mungkin lelah karena olahraga


Atau karena terus dia tertawa


Istri mas hisyam ?


Pekit bu yanti


Iya memangnya dari tadi


Masih belum kenalan ?


Tanya mas hisyam kearah ku

__ADS_1


Saya menggelengkan kepala


Mas hisyam mengelah napas


Jujur anna senang hisyam


Mengakuinya sebagai seorang istri


Jadi kalian mengantin baru dong ?


Tanya bu yanti


Anna dan hisyam mengangguk bersama


Wah...


Selamat ya mas dan mbaknya


Saya tidak tahu kalau mas hisyam sudah menikah


Emangnya kapan kalian menikah ?


Kenapa tidak mengundang warga disini?


Ucap bu yanti dengan kecewa


Kemaren bu...


Saya sengaja tidak undang banyak orang


Cuma dihadiri keluar dan teman dekat saja


Karena acaranya sangat mendadak


Jadi kami cuma buat alakadarnya saja


Terang mas hisyam


Bu yanti manggut manggut


Lalu menoleh kearah saya


Selamat ya mbak anna...


Maaf tadi saya sempat marah marah


Iya bu tidak apa apa


Jawab anna sambil tersenyum


Harusnya mbak tadi langsung ngaku saja


Kalau mbak anna istrinya mas hisyam


Mbak malu ya...


Tidak usah malu malu mbak


Sama tetangga


Saya juga pernah merasakan itu kok


Ucap bu yanti


Anna hanya tersenyum kaku


Mendengar ucapan bu yanti


Iya bu istri saya


Orangnya emang pemalu


Jadi maklumi saja


Sambung hisyam tanpa perdulikan


Tatapan sinis dari anna


Oh... iya...


Tidak apa apa mas maklum masih baru


Ucap bu yanti


Anna mengelah napas


Supaya bisa meredakan


Hatinya


Karena dua orang


Yang ada didepannya


Ya sudah bu


Kami berdua mau masuk dulu


Mau melanjutkan yang semalam


Permisi bu...


Ucap hisyam sambil menarik lengan anna


Yang dari tadi menatap tajam terhadapnya


Oh... iya mas


Jangan keras keras ya


Nanti kira terjadi apa


Sama tetangga sebelah


Pelan pelan mas yang penting berhasil


Ucap bu yanti sambil mengacungkan


Dua jari jempolnya


Hisyam hanya nyengir kuda


Anna hanya bisa tersenyum kaku


Rasanya ingin marah tapi tidak bisa


Kamu apa apaan sih mas bilang


Seperti itu ke bu yanti


Nanti dikira beneran


Anna tidak bisa melanjutkan ucapannya


Hisyam terus melangkah


Mendekat dan berkata


Dikira benaran apa hhhhmmmm ?


Ucap hisyam


Sambil terus mendekati anna


Hisyam berniat menggoda anna


Ingin tahu bagaimana reaksinya


Anna buru buru melangkah mundur


Untuk menghindari pria dihadapannya


Mas mau ngapain hhhhaaahhh ?


Tanya anna dengan rasa takut


Mas jangan macam macam


Kalau tidak saya akan teriak


Teriak saja tidak akan ada orang yang datang


Mungkin mengira kita


Sudah mulai


Anna terus mundur dengan tangan gemetar


Ppprrreeennngggg....


Tanpa sengaja anna gucci kesayangan hisyam


Seketika hisyam melotot


Melihat gucci kesayangannya pecah


Seketika wajahnya langsung berubah merah


Karena menahan amarah


Kenapa kamu bikin gucci kesayangan saya pecah ?


Maafkan saya...


Saya tidak sengaja mas


Kamu tahu berapa harga gucci ini ?


Harganya tidak sebanding denga tubuh mu


Seketika tubuh anna merosot kebawah


Dengan cepat hisyam membalikan tubuhnya


Meninggalkan anna yang sedang menangis


Sambil menahan emosi


Masih terngiang dikepala anna


Ucapan hisyam yang berhasil menghancurkannya


Begitu bencinya diri mu mas pada ku ?


Batin anna sambil menahan rasa sakitnya

__ADS_1


__ADS_2