
Anna bingung mau masuk kamar hisyam atau tidak
Akhirnya anna memutuskan untu masuk
Sebelum masuk anna membaca
Bismillah...
Anna pun membuka pintu kamar hisyam
Dia melihat hisyam yang masih tertidur
Haruskah saya membangunkannya
Anna bertanya dalam hati
Anna ragu ragu melangkah
Kesamping kasur hisyam
Setelah berdiri didekatnya
Anna pun berkata
Mas bangun !
Apa kamu tidak mau sarapan
Anna mengguncang tubuh hisyam
Secara perlahan
Tapi belum ada tanda tanda hisyam akan bangun
Perut anna tambah lapar
Anna pun memutuskan untuk sarapan sendiri
Anna langsung keluar dari kamar hisyam
Dan pergi menuju ruang makan
Anna pun makan seorang diri
Anna makan dengan lahap
Karena dia sudah merasa sangat lapar
Anna tidak menyadari ada orang didepannya
Sehingga dia terlonjak kaget
Saat mengangkat kepalanya
Astagfirullah...
Kamu sudah bangun mas
Hisyam memicingkan matanya
Saat mendengar
Panggilan untuknya
Dari anna
Hisyam mengangkat bibirnya dan berkata
Dasar istri durhaka
Tidak menunggu suami
Untuk sarapan
Malah makan sendiri
Omel hisyam pagi pagi
Sebenarnya hisyam sudah bangun
Saat anna membangunkannya
Untuk sarapan bersama
Tapi dia ingin tahu
Apa yang akan dilakukan anna
Kalau dirinya tidak kunjung bangun
Hisyam pikir anna keluar dari kamrnya
Untuk mengambil air
Guna membangunkannya
Tapi ditunggu tunggu
Tidak kunjung datang
Hisyam pun turun untuk memastikan
Apa yang dilakukan wanita itu
Saat pergi ke meja makan
Hisyam melihat anna yang sedang makan
Dia pun langsung duduk dikursi
Tepat didepan wanita itu
Tanpa membuat suara
Aku sudah membangunkan mu
Tapi kami yang sulit untuk dibangunkan
Jawab anna tanpa basa basi
Saat hisyam akan membalas
Ucapan anna tapi sudah dipotong
Oleh anna
Makanlah nasi goreng itu
Saya akan menunggumu disini
Sambil minum susu cokelat ini
Ucap anna sambil mengangkat gelasnya
Saya tidak terbiasa
Makan dan minum kopi dipagi hari
Ucap hisyam sambil berdiri
Dari kursinya
Lalu mas mau kemana pagi pagi begini
Tanya anna
Hisyam pun menjawab dengan ketus
Mau joging biar sehat
Ucap hisyam
Meninggalkan anna sendiri
Diruang makan
Selesai makan
Anna pun memutuskan bersih bersih
Sesudah bersih bersih rumah
Rumah hisyam sebenarnya tidak kotor
Mungkin dia memanggil go cleaner
Seminggu sekali
Meski dia pria
Tapi dia cukup teliti
Tentang kebersihan
Selesai bersih bersih
Anna pun memutuskan
Istirahat diluar rumah
Saat keluar rumah
Dia disuguhi pemandangan yang indah
Didepannya banyak bunga yang baru mekar
Saat anna melihat lihat bunga didepannya
Tiba tiba ada suara disebelahnya
Hai mbak orang baru ya disini !
Anna menoleh dan melihat kearah
Sumber suara dan terlihatlah
Ibu ibu berbadan gemuk dengan make up tebal
Dan menggunakan bulu mata aspal
Iya bu saya orang baru
Jawab anna
Perkenalkan saya yanti
__ADS_1
Rumah saya ada disebelah kanan
Bangunan yang bercat biru itu
Anna mengikuti arah tangan wanita itu
Dan dia bisa melihat rumah yang bercat kuning
Oh... yang cat kuning ya bu ?
Tanya anna
Iya yang itu... yang bercat kuning
Kalau rumah mbak yang mana ?
Tanya bu yanti kepada anna
Kalau saya tinggal dirumah ini bu
Ucap anna
Sambil menunjuk rumah dibelakangnya
Ibu itu langsung melotot
Karena kaget
Dirumah ini... mbak siapanya mas hisyam ?
Adik atau kakak apa sepupunya
Ibu itu menatap anna
Dengan memicingkan mata
Atau pacarnya mas hisyam
Hayo... ngaku !
Kalau tidak ngaku
saya akan laporkan kepada pak Rt
Astaga bagaimana bisa ibu ini berfikir
Kalau saya pacarnya mas hisyam
Dengan cepat anna menjawab
Bukan bu...
Saya bukan pacarnya mas hisyam
Kamu siapanya mas hisyam ?
Tanya bu yanti
Dengan raut wajah menyelidik
Anna menghembus napas kasar
Bagaimana bisa orang didepannya
Tidak sabar begini
Anna berusaha menjelaskan
Tapi selalu dipotong
Saya ini...
Anna mengingat dirinya dan hisyam
Tidak mau adanya perkawinan ini
Bahkan hisyam pernah memberikan
Penawaran untuknya
Anna takut hisyam seperti dicerita novel
Yang tidak mengakui istrinya
Kepada teman temannya
Tetangga dan saudaranya
Hanya karena tak ingin
Menginginkan istrinya
Ayo siapanya...
Ibu yanti terus mendesak
Selamat pagi bu yanti
Kita berdua langsung menoleh
Kearah sumber suara
Ternyata mas hisyam
Saya pun tersenyum lega
Sementara bu yanti
Menatap kearah mas hisyam
Dengan tatapan curiga
Menyadari tatapan bu yanti
Mas hisyam bertanya
Bu kenapa ngelihatin saya seperti itu ?
Saya jadi grogi bu
Anna memutar bola mata keatas
Mendengar ucapan hisyam
Bu yanti terus mendekati mas hisyam
Dengan tatapan menyelidik
Sampai berada didepannya
Mas hisyam ngumpetin pacarnya ya ?
Pasti orang tua pacarnya
Tidak merestui
Jadinya diumpetin disini
Hayo ngaku !
Mas hisyam membulatkan matanya karena kaget
Begitu pula dengan ku tapi tidak sampai melotot
Pacar...
Siapa yang ibu maksud...
Saya tidak ngumpetin anak orang kok bu !
Jelas hisyam
Itu siapa kalau bukan pacarnya mas hisya
Kata bu yanti
Sambil menunjuk kearah ku
Tawa mas hisyam pecah saat tahu
Yang ibu yanti maksud adalah saya
Saya melihat mas hisyam
Dengan tatapan tidak suka
Bu yanti menatap mas hisyam
Dengan tatapan bingung
Jadi yang ibu maksud dia ?
Ucap mas hisyam masih dengan tawanya
Kami berdua masih menatap mas hisyam
Ok... ok...
Perkenalkan ini
Istri saya namanya anna bu
Maaf saya belum sempat lapor kepada pak Rt
Saya lupa rencananya nanti sore
Saya mau kesana
Untuk membuat laporan
Jelas mas hisyam dengan napas terengah engah
Mungkin lelah karena olahraga
Atau karena terus dia tertawa
Istri mas hisyam ?
Pekit bu yanti
Iya memangnya dari tadi
Masih belum kenalan ?
Tanya mas hisyam kearah ku
__ADS_1
Saya menggelengkan kepala
Mas hisyam mengelah napas
Jujur anna senang hisyam
Mengakuinya sebagai seorang istri
Jadi kalian mengantin baru dong ?
Tanya bu yanti
Anna dan hisyam mengangguk bersama
Wah...
Selamat ya mas dan mbaknya
Saya tidak tahu kalau mas hisyam sudah menikah
Emangnya kapan kalian menikah ?
Kenapa tidak mengundang warga disini?
Ucap bu yanti dengan kecewa
Kemaren bu...
Saya sengaja tidak undang banyak orang
Cuma dihadiri keluar dan teman dekat saja
Karena acaranya sangat mendadak
Jadi kami cuma buat alakadarnya saja
Terang mas hisyam
Bu yanti manggut manggut
Lalu menoleh kearah saya
Selamat ya mbak anna...
Maaf tadi saya sempat marah marah
Iya bu tidak apa apa
Jawab anna sambil tersenyum
Harusnya mbak tadi langsung ngaku saja
Kalau mbak anna istrinya mas hisyam
Mbak malu ya...
Tidak usah malu malu mbak
Sama tetangga
Saya juga pernah merasakan itu kok
Ucap bu yanti
Anna hanya tersenyum kaku
Mendengar ucapan bu yanti
Iya bu istri saya
Orangnya emang pemalu
Jadi maklumi saja
Sambung hisyam tanpa perdulikan
Tatapan sinis dari anna
Oh... iya...
Tidak apa apa mas maklum masih baru
Ucap bu yanti
Anna mengelah napas
Supaya bisa meredakan
Hatinya
Karena dua orang
Yang ada didepannya
Ya sudah bu
Kami berdua mau masuk dulu
Mau melanjutkan yang semalam
Permisi bu...
Ucap hisyam sambil menarik lengan anna
Yang dari tadi menatap tajam terhadapnya
Oh... iya mas
Jangan keras keras ya
Nanti kira terjadi apa
Sama tetangga sebelah
Pelan pelan mas yang penting berhasil
Ucap bu yanti sambil mengacungkan
Dua jari jempolnya
Hisyam hanya nyengir kuda
Anna hanya bisa tersenyum kaku
Rasanya ingin marah tapi tidak bisa
Kamu apa apaan sih mas bilang
Seperti itu ke bu yanti
Nanti dikira beneran
Anna tidak bisa melanjutkan ucapannya
Hisyam terus melangkah
Mendekat dan berkata
Dikira benaran apa hhhhmmmm ?
Ucap hisyam
Sambil terus mendekati anna
Hisyam berniat menggoda anna
Ingin tahu bagaimana reaksinya
Anna buru buru melangkah mundur
Untuk menghindari pria dihadapannya
Mas mau ngapain hhhhaaahhh ?
Tanya anna dengan rasa takut
Mas jangan macam macam
Kalau tidak saya akan teriak
Teriak saja tidak akan ada orang yang datang
Mungkin mengira kita
Sudah mulai
Anna terus mundur dengan tangan gemetar
Ppprrreeennngggg....
Tanpa sengaja anna gucci kesayangan hisyam
Seketika hisyam melotot
Melihat gucci kesayangannya pecah
Seketika wajahnya langsung berubah merah
Karena menahan amarah
Kenapa kamu bikin gucci kesayangan saya pecah ?
Maafkan saya...
Saya tidak sengaja mas
Kamu tahu berapa harga gucci ini ?
Harganya tidak sebanding denga tubuh mu
Seketika tubuh anna merosot kebawah
Dengan cepat hisyam membalikan tubuhnya
Meninggalkan anna yang sedang menangis
Sambil menahan emosi
Masih terngiang dikepala anna
Ucapan hisyam yang berhasil menghancurkannya
Begitu bencinya diri mu mas pada ku ?
Batin anna sambil menahan rasa sakitnya
__ADS_1