
Ketika Vivian tiba di rest area rumah sakit, Nina yang sejak tadi sudah menunggu kedatangannya di dalam mobil. Setelah ia Melihat Vivian, Nina langsung turun dari mobil tur'nya, langsung memegang lengan Vivian, dan melangkahkan kaki jenjangnya membawa Vivian masuk ke dalam rumah sakit.
Para reporter di belakang itu mengikuti seperti lalat yang mengganggunya. Nina membawa Vivian untuk memeriksa lukanya. Dan pada saat, ketika mereka sedang duduk bersama, Vivian baru tahu bahwa Nina membawanya ke rumah sakit, ternyata untuk memeriksa luka yang sudah di sebabkan oleh Naura.
"hiraukan saja keberadaan para reporter itu." Ujar Nina menatap Setelah mereka sudah di Ruang Emergency.
Saat mendengar ucapan Nina, Vivian tersenyum tipis, lalu ia membuka kancing blusnya, dan memperlihatkan bahu kirinya yang terbungkus kain kasa, dengan nada lembutnya lalu ia berkata "Kamu harus memeriksa ini."
Ninaa membelalakkan matanya karena terkejut, "Vivian, kamu ...!"
Vivian menyobek kasa pada lukanya dengan tenang dan mengungkapkan luka yang telah dirobek oleh Armand,
“Ketika saya bekerja sebagai pemeran pengganti sebelumnya, seseorang mengganti pisau penyangga dengan yang asli. Saya terluka dan luka itu tidak sembuh-sembuh.” jelas Vivian pada Nina.
“Kemarin, saya jatuh bukan karena saya tidak berdedikasi atau ada yang tidak beres seperti yang sedang di bicarakan para Netizen. Saat aku berakting, Armand kebetulan menyentuh lukaku.” Sambungnya.
Nina tercengang dan mengerti.
Tidak heran sepertinya Vivian bukan merayu Armand, tapi Armand yang melakukan kesalahan.
"Dia melakukannya dengan sengaja." timpal sang dokter.
Dokter yang berada di sampingnya sedang memeriksa luka Vivian dan dia menghela nafas beratnya,
"Dia telah merobek lukamu yang belum sembuh ini." jelas dokter yang sdang memberikan pengobatan pada luka Vivian.
"Bagaimana kamu bisa menanggungnya rasa sakit luka ini.?" tanya dokter.
Lalu Dokter menghela nafas saat dia membalut luka Vivian,
“Kamu harus menjaga dirimu baik-baik dan mencegah orang lain melakukan hal itu lagi padamu.” Ujar dokter pada Vivian.
Vivian mengangguk patuh tanpa berkata apa-apa.
Nina menatap Vivian dengan kaget. Setelah waktu yang lama, dia mengertakkan gigi, dan bertanya,"Itu perbuatan mereka yang sudah di rencana mereka dengan matang, kan?"
"Ya." sahutnya.
Vivian tersenyum. dan berkata, “Naura ada di sana ketika saya terluka.”
Nina menggertakkan giginya, lalu ia meminta laporan dari dokter tentang cedera Vivian, dan mempostingnya di Internet.
“Vivian bukan hanya pemeran pengganti saya, tetapi juga teman saya. Dia di intimidasi oleh orang lain. Sebagai temannya, saya perlu berbicara untuknya!” isi potingan Nina.
Tak lama kemudian, postingan Nina memicu perdebatan sengit di Internet. Profesional mengatakan laporan itu benar.
Seorang anggota kru di lokasi syuting mengatakan Vivian memang terluka karena kecelakaan. Seseorang bahkan mengambil tangkapan layar dari video yang diposting oleh Naura, di mana jari-jari Armanf tenggelam ke dalam menekan luka Vivian dengan cukup keras.
__ADS_1
Hal ini menyebabkan kegemparan.
Ternyata video itu palsu.
Apakah Naura salah paham terhadap Vivian.?
Seorang netizen dengan nama panggilan Bintang mengelilingi Bumi menjawab, “Itu adalah kesalahpahaman.”
Dia memposting gambar dari rekaman pengawasan CCTV di lokasi syuting dan memberi tahu reporter keseluruhan ceritanya.
Kabar tersebut menuai tanggapan berbeda. Namun Mereka yang menghujat dan menghina Vivian sekarang hanya diam saja.
Netizen lain menemukan bahwa semua ini direncanakan oleh Naura.
“Bagaimana mungkin?” Teriak Naura dengan geram.
Di studio Armand, Naura dengan marah menarik taplak meja dan vas serta cangkir teh yang berada di atasnya pecah berkeping-keping setelah jatuh ke tanah.
Naura yang membaca berita itu Seketika aura wajahnya berubah menjadi kebencian di matanya.
Naura sudah menjebaknya dengan Skemanya yang menurutnya sudah sempurna. Tetapi Nina bahkan berbicara untuk membela Vivian.
Vivian bahkan bisa membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah dengan rekaman pengawasan CCTV.
“Rekaman pengawasan itu sangat rahasia. Lalu Bagaimana dia bisa mendapatkannya? Lagi pula, Vivian seharusnya dipecat hari ini.!” gumam Naura dalam hati.
“Naura.” teriak Armand memanggil namnya.
Armand yang tadi mendorong pintu dan masuk. Melihat potongan-potongan pecahan kaca yang berserakan di lantai, dia seketika mengerutkan keningnya, dan menatap wanita tersebut.
"Kamu tidak bisa menyelesaikan masalah dengan menghancurkan barang-barang." ujar Armand pada Naura.
“Agensi baru saja menelepon. Mereka ingin kami membuat strategi Permohonan, atau karier Kamu akan dikorbankan.” sambungnya
Mengorbankan karirnya?
Naura dengan kesal menyalakan komputer untuk membantah pernyataan netizen.
“Itu hanya spekulasi. Bukankah terlalu terburu-buru untuk menghukumku berdasarkan beberapa gambar.?”
“Selain itu, bahkan jika pacarku kebetulan menyentuh lukanya, apakah dia harus melemparkan dirinya ke pelukan pacarku.?”
“Aku marah hanya karena dia melemparkan dirinya ke pelukan pacarku."
Isi Tanggapan Naura memicu diskusi panas.
"Naura Mengkritik Wanita Lain" menjadi kata kunci pencarian dan memiliki lebih banyak penayangan daripada "Nina Berbicara untuk Temannya".
__ADS_1
Melihat itu, Naura mencibir, dengan sombongnya dia berkata, "Dia masih tidak bisa melawanku."
Upacara Penghargaan Gemini akan diadakan dalam waktu kurang dari setengah bulan. Naura adalah kandidat panas dan sangat mungkin untuk memenangkan Penghargaan Bintang Baru.
Naura memilih untuk melakukan itu, tidak hanya untuk mempermalukan Vivian tetapi juga untuk membuat dirinya dikenal oleh lebih banyak orang lain.
Naura percaya bahwa dia bisa menjadi terkenal karena kata kunci pencariannya itu.
Dia mengangkat ponselnya dan menelepon staf dari firma hubungan masyarakat, "Saya ingin membeli lebih banyak hits pada kata kunci pencarian tentang saya, yang seharusnya menjadi yang teratas."
Staf perusahaan hubungan masyarakat terdiam beberapa saat, dan kemudian ia bebicara, “Nona Mulya, jika Anda ingin membuatnya, Anda harus membayar 4 milliyar.
Naura mendengus, dengan nada sombongnya dia berkata, “4 milliyar adalah jumlah yang kecil. Lakukan saja untukku.”
Naura menutup sambungan teleponnya dan memberikan 4 milliyar kepada orang itu.
Bagi Naura, Dia harus menginjak Vivian dan mendapatkan posisi yang lebih tinggi darinya.
Kata kunci pencarian teratas dapat didorong ke semua netizen. Itulah jalan pintas baginya untuk menjadi populer.
Di kamar anak-anak vila keluarga Nugroho, ponsel yang tergeletak di atas karpet tiba-tiba berdering.
“Erico, dia sudah membayar uangnya. Apa yang harus kita lakukan selanjutnya?” suara orang disebrang setelah sambungan telepon diangkat.
“Cobalah untuk membuat lebih banyak hits untuk kata kunci pencarian tentang dia.” jawab Erico.
Erico melirik Kevin yang sedang mengetik di laptop dan tersenyum nakal, lalu dia berkata, "Kami melakukan sesuatu setelah kami mendapatkan uang."
Pria yang ada di sebrang telepon itu terdiam, lalu ia berkata, "Tapi, Tuan Erico, ibumu tidak akan senang jika dia tahu tentang hal itu."
"Dia tidak akan." timpal Erico dengan cepat
Erico memutar matanya, “Saya menghasilkan uang untuknya. Dan Dia bukannya tidak senang, tapi dia pasti justru akan bahagia.” ujar Erico.
"Lakukan yang terbaik. Saya akan melindungi kamu tidak peduli apa hasilnya. ” perintah Erico pada pria di sebrang telepon.
Erico menutup panggilan teleponnya dan berbisik kepada Kevin, dia bertanya, “Kak, bagaimana.? Apakah Ayah sudah bergerak?”
"Segera." sahut Kevin.
Kevin menyipitkan matanya, dan bertanya, "Berapa banyak uang yang dimiliki mantan pacar Vivian.?"
Erico mengerutkan keningnya. dia tidak menjawab pertanyaan kakaknya, Erico justru bertanya kerna penasaran, "Saudaraku, mengapa kamu penasaran tentang hal itu?"
"Aku ingin dia bangkrut."
...****************...
__ADS_1