Menikahi Ayah Si Kembar Yang Tampan

Menikahi Ayah Si Kembar Yang Tampan
Bab 41.Bukan Itu Yang Harus Kamu Khawatirkan.


__ADS_3

Vivian tidak 'mengharapkan Armand mengucapkan kata-kata tak tahu malu seperti itu. Dia tersenyum munafik dan menatapnya, lalu Vivian berkata, "Tapi bukankah kamu pernah berfikir bahwa aku wanita kotor, bukan?"


Mata Armand langsung berbinar ketika dia melihat reaksinya tidak terlalu intens, lalu dia berkata, "Aku memang mengira bahwa kamu wanita kotor. Tapi sekarang, saya sudah memiliki Naura, dan dia murni. Bahkan, jika kamu ingin menjadi nyonya saya, saya tidak akan keberatan.”


Setelah mengatakan itu, Armand masih menatapnya dengan penuh nafsu melihat ke atas dan ke bawah ke arah tubuh Vivian, "Sebenarnya, sebagai wanita, kamu terlihat jauh lebih seksi daripada Naura.! Tapi Sayangnya, …"


Kata-kata Armand membuat Vivian benar-benar merasa jijik.


Namun, Armand masih mengangkat kepalanya dan menatapnya sambil tersenyum.


Vivian pun terlintas sebuah ide di kepalanya lalu dia berkata, "Sebenarnya, aku bisa menjadi nyonyamu. Tapi aku punya syarat."


"Lanjutkan, kasih tau aku apa syaratnya.?" tanya Armand dengan cepat.


Vivian memandangnya dengan malu-malu, dan berkata, "Keluar dari mobil dan aku akan memberitahumu."


Armand langsung membuka pintu, keluar dari mobil, dan berjalan dengan anggun ke arah Vivian,


"Katakan.! Saya dapat memenuhi permintaanmu selama itu dalam batas kemampuanku." ujar Armand.


“Saya tidak meminta banyak. Aku hanya ingin kamu…” Vivian tidak menyelesaikan kalimatnya.


Saat ini Mata Vivian memancarkan cahaya dingin, dan tiba-tiba dia mengangkat kakinya dan mengarahkannya kedua kaki Armand.


Dughhh!!! Suara tendangan kaki Vivian ke arah kaki Armand terdengar begitu keras.


"Auh.!!!" teriak Armand kesakitan.


Dengan teriakannya yang menyedihkan, Armand Seorang bintang film tampan di depan kamera dan publik, dia kini sedang berguling-guling di tanah merasakan kesakitan, dengan keadaan tangan yang menutupi di antara kedua kakinya.


'Aku akan setuju selama kamu menjadi pelayan.' gumam Vivian di dalam hatinya.


Vivian memelototi Armand dengan ekspresi merendahkan. Kemudian, dia berbalik dan melangkah pergi dengan bangga Vivian meninggalkannya. Sedangkan tidak jauh dari tempat kejadian Sebuah mobil mewah Seorang pria muda tampan yang sedang minum tersedak saat melihat aksi Vivian.


“Puffl” semburan air yang keluar dari mulut kaisar.


Di persimpangan tidak jauh dari Lokasi Syuting, Kaisar sangat terkejut hingga dia memuntahkan air yang baru saja diminumnya.


"Saya benar-benar berpikir Vivian terjerat dengan mantan pacarnya."


Setelah mengatakan itu, dia melirik ke jendela depan kaca spion ke arah Rafli, yang sedang bekerja dengan kepala tertunduk di kursi belakang, dan berkata, "Paman, kamu tidak perlu khawatir tentang itu sekarang. Rumor di Internet itu tidak bisa diandalkan."


Suasana tadi yang suram di dalam mobil akhirnya mereda.


Rafli tampak terlihat keren dan berwibawa dengan wajah yang hanya terlihat sampingnya saja,


"Sandi, pergi ke sana." perintah Rafli pada sekretarisnya.


Sandi menyeka keringat dingin di dahinya, dan menjawab, "Ya, tuan."


"Vivian, beraninya kamu.!" teriakan menggelegar Armand pada Vivian yang berjalan meninggalkannya.


Armand menutupi tempat sakitnya saat dia berjuang untuk bangkit dari tanah. Kemudian, dia menggertakkan gigi dan dengan marah memerintahkan sopirnya, untuk mengejar Vivian "Tangkap dia.!"


Sopir itu tidak berani mengabaikannya dan buru-buru mengejarnya.


Vivian yang merasa dikejar oleh mobil Armand, dengan cepat dia berusaha melarikan diri.


Sopir Armand juga seorang pengawal hebat yang bisa di andalkan.! Jelas saja, Vivian tidak bisa berlari lebih cepat dari mobil yang mereka tumpangi.


Tak lama kemudian, sang sopir menyusulnya.


Pada Saat Sopir Armand membuka pintu untuk menangkap Vivian, sebuah Mobil Roll Royce hitam berhenti di sampingnya.


Kaisar yang duduk di sisi penumpang, berteriak

__ADS_1


"Masuk!" perintah kaisar Saat jendela kaca terbuka, dia menyuruh Vivian masuk kedalam mobil pintu belakang.


Vivian pun dengan terburu-buru bergegas, membuka pintu kursi belakang, dan masuk ke dalam mobil Roll Royce tersebut.


Bagaimana Armand bisa membiarkannya pergi dengan mudah.?


Dia sangat marah dan meraih pegangan pintu kursi belakang mobil Roll Royce tersebut,


“Vivian.! Turun!" Teriak Armand memerintah pada Vivian.


Vivian menjulurkan lidah ke arahnya melalui jendela mobil, setelah mengejek Vivian berkata, “ Dasar Bodoh.! Apa yang bisa kamu lakukan, sekarang?”


Armand memelototinya dengan wajah yang gelap karena amarahnya,


"Sebaiknya kau minta maaf padaku sekarang juga.!" Ucap Armand meminta Vivian untuk meminta maaf padanya.


"Kalau tidak, aku tidak akan setuju bahkan jika kamu memohon padaku untuk menjadi nyonyaku.!" sambungnya,


'Di industri hiburan ini, aku bisa membunuhmu semudah membunuh semut.!'


Tepat ketika suara Armand memudar, sebuah tangan besar dengan jari-jari ramping meraih di belakang Vivian dan menggenggam bahunya secara dominan dan posesif.


Jendela mobil yang diturunkan, membuat suara rendah dan dingin Rafli terdengar samar,


"Begitukah.?" tanya Rafli.


Langit malam redup, dan lampu di dalam mobil yang mati. membuat Armand tidak bisa melihat wajah Rafli dengan jelas, tapi dia masih bisa merasakan aura kuat Rafli, yang membuatnya merasa tercekik.


Armand sedikit terkejut, dan bertanya, "Siapa kamu?"


Rafli tidak menjawab pertanyaannya, tetapi dia tersenyum malas dan acuh tak acuh, Rafli berkata, "Ingat apa yang kamu katakan hari ini."


Setelah Rafli menyelesaikan kalimatnya, jendela mobil ditutup, memisahkan mobil dalam dan luar menjadi dua dunia yang berbeda.


Mobil mewah Roll Royce hitam itu pergi dari hadapan Armand.


“Siapa pria itu?” gumamnya


Dia hanya meletakkan tangannya di bahu Vivian.


“Apakah itu Rafli ady Nugroho.? Itu tidak mungkin. Orang kejam seperti Rafli Ady Nugroho pasti tidak akan datang untuk melindungi Vivian.


Jadi…


Armand sedikit mengernyitkan keningnya sibuk dengan pikirannya.


“Lalu Apakah pria itu kekasih barunya Vivian.?”


Dia mendengus saat memikirkan ini, "Dasar wanita murahan kotor.!"


Baginya Vivian sudah menjadi wanita kotor dan murahan sejak lima tahun lalu. Dan Dia masih sama sekarang!


Roll Royce hitam melaju cepat dari Tempat pembuatan Film ke vila keluarga Nugroho.


"Vivian, apakah kamu ingin aku membantumu berurusan dengan Armand.?" tanya Kaisar.


Kaisar yang duduk di sisi penumpang, Sibuk melihat ponselnya sambil bertanya kepada Vivian dengan gagah, dia berkata, "Kami telah melihatnya dan dia terus mengganggumu. Apakah dia mengganggumu seperti itu setiap hari?"


Vivian seketika terkejut. dia bertanya, "Apakah Kalian ... sudah lama di sana.?"


"Ya." jawab Kaisar.


Kaisar menganggukkan kepalanya, dan dia berkata, "Saya menunjukkan Rafli berita dan foto di Internet, jadi dia memutuskan untuk menjemputmu secara pribadi. Ketika kami baru saja tiba, kami melihatmu bersama Armand ..."


Vivian yang mendengarkan penjelasan Kaisar pun seketika tercengang!

__ADS_1


Mereka telah melihat berita dan foto di Internet.?


Vivian tanpa sadar melirik Rafli di sampingnya. Dan Rafli sekarang sedang menunduk, menatap layar laptop di pangkuannya.


Rafli terlihat tampak dingin dan tenang seolah-olah dia tidak mendengar percakapan antara Kaisar dan Vivian.


"Kamu bahkan tidak tahu betapa mengerikannya penampilan paman barusan."


Kaisar, yang duduk di sisi penumpang, masih terus berbicara, "Untung tidak terjadi apa-apa antara kamu dan Armand. Kalau tidak, aku ragu Rafli akan menghancurkan Tempat Syuting hari ini ..."


"Hentikan mobilnya." Ucap Rafli mengintruksi sandi untuk menghentikan mobilnya secara mendadak.


Sebelum Kaisar bisa menyelesaikan kata-katanya, Pria itu, yang duduk di kursi belakang mobil, berkata dengan acuh tak acuh.


"Sungguh berisik!"


Sandi yang mendengar perintah dari atasannya pun segera menghentikan mobilnya.


Rafli dengan anggun menutup laptopnya dan berkata dengan dingin, "Keluar dari mobil."


Kaisar tertegun sejenak dan melihat kembali ke Rafli, lalu dia berbicara dengan tergagap, “Paman…kau…ingin aku…”


Sebelum dia bisa menyelesaikan kalimatnya, Rafli meliriknya dengan tajam. Kaisar yang melihatnya seketika dengan cepat membuka pintu dan keluar dari mobil mewah itu.


"Pergi.?” gumam Kaisar menyedihkan, yang sudah di paksa keluar oleh Rafli.


Mobil Roll Royce hitam itu yang kembali melaju, kini membuat Suasana menjadi sedikit canggung.


Vivian Seketika menjadi gugup. Vivian pikir dia perlu menjelaskan sesuatu. Jadi, dia terbatuk sedikit dan menatap wajahnya, dan mulai menjelaskan pada Rafli, Apa yang sebenarnya terjadi, "Maksudku ...! ini sebenarnya semuany tidak benar apa yang di sajikan di Internet ..."


“Saya ke sana untuk mendapatkan naskahnya. Saya tidak berharap Armand ada di sana. Sutradara meminta saya untuk berlatih adegan itu dengannya dan saya tidak bisa menolaknya. Makanya saya difoto…”


Vivian menatapnya dengan hati-hati dengan matanya yang gelap, lalu dia melanjutkan kalimatnya, "Sebenarnya aku sudah lama membencinya. Jadi Percayalah padaku…"


Rafli masih menunduk dan terus mengerjakan pekerjaannya di laptopnya, lalu dia bertanya, "Apakah kamu masih perlu berlatih dengannya besok.?"


Vivian sedikit terkejut, Dan dia menjawabnya “Sepertinya… ya.”


Udara di dalam mobil Seketika langsung berubah menjadi dingin. Saking dinginnya bahkan terasa seperti di area kutub utara, yang membuat sekujur tulangnya merasa seperti di tusuk oleh es runcing.


Vivian menatap wajahnya yang serius dan dia sedikit panik, dan berkata, "Uh, aku akan mencoba menjauh darinya besok. Saya tidak bisa mengendalikan apa yang akan dikatakan orang di Internet ..."


"Bukan itu yang harus kamu khawatirkan." ucap Rafli.


Rafli menatap kearahnya dengan tenang, dan berkata, "Kamu baru saja menendang Armand."


Vivian tiba-tiba menyadari masalah ini. Dia dengan putus asa mengangkat tangannya dan menamparnya di dahinya, lalu dia berkata dengan nada frustasi, "Dia pasti akan membalasku besok.!"


...****************...


...Hai... Readers WG Lovers jangan lupa dukung karya keduaku ini ya...! caranya dengan,...


...LIKE👍🏻...


...KOMENTAR...


...BINTANG⭐...


...VOTE❤...


...Dan dukungan lainnya...


...Dukunganmu sangatlah penting buat Author Wanita_Gemini....


...Jangan lupa follow juga akun NovelToon ku, caranya tekan tulisan Ikuti di bagian kanan foto profil ya... agar kalian tidak ketinggalan karya baru ku selanjutnya....

__ADS_1


...Dan saya ucapkan terima kasih untuk Readers WG Lovers yang sudah memberikan dukungan kepada karya Novelku ini, maupun Novelku yang lainnya, Saya Do'a kan Semoga kalian sehat selalu dan dilancarkan Rezekinya.😘😘😘❤...


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


__ADS_2