Menikahi seorang CEO yang amnesia

Menikahi seorang CEO yang amnesia
shopping


__ADS_3

Hari ini Alex membawa istrinya shopping di mall terdekat dengan berjalan kaki, mereka bergandeng tangan menikmati udara malam dan berbincang santai.


Alex ingin hidup selamanya seperti ini tanpa musuh dan tanpa teror pembunuh mengintai, namun dia sadar identitasnya sangat berbahaya bila musuhnya sadar dia masih hidup bukan tidak mungkin akan membunuh dia lagi.


"Apa yang kau pikirkan serius sekali? " tanya Gita.


"Tidak ada, cuma jarang kita bisa berduaan seperti ini biasa kau sibuk bekerja sehingga kita tidak sempat berjalan seperti ini" balasnya.


"Sekarang kita akan selamanya seperti ini karena kau yang bekerja, aku yang habiskan uangmu haha.. " kata Gita.


"Tentu saja istriku istirahat saja menikmati hidup" kata Alex sambil mencubit pipi istrinya dengan lembut.


Sesampainya di sana mereka berkeliling dan melihat namun Gita hanya ingin berduaan, tidak membeli barang karena harga mahal lebih baik di simpan buat hidup mereka nanti.

__ADS_1


"Apa kau tidak ingin membeli sesuatu, tidak ada yang menarik minatmu? " tanyanya.


"Asal kau bersamaku itu sudah cukup, baju aku tidak membutuhkan tiap hari cukup pakai yang ada masih bagus lebih baik di simpan uangnya", balasnya.


" Ya sudah kita cari camilan yang di jalan kelihatannya menarik dan kau suka kuliner kan? " kata Alex menggoda istrinya yang tidak bisa menolak makanan.


"Ayo.. " senyum Gita yang sudah di duga tidak akan di tolak olehnya.


Istrinya pecinta makanan dan suka mencoba menu baru, sehingga bisa menemukan resep baru yang bisa dia jual dan kembangkan dan itu Alex lihat selama tinggal bersama Gita.


Gita melihat deretan makanan di jalan yang di pajang cantik di depannya, aneka sate seafood dengan macam bumbu merah kuning nampak menggiurkan serta salad buat pecinta vegetarian semua lengkap.


Aneka gorengan kriuk juga ada dengan ukuran yang lumayan besar, serta lalapan cabe dan saos petis juga ada lumpia dengan daun bawang, cabe, saos taoco lengkap terhidang dan bebas ambil saos sendiri.

__ADS_1


Gita meraih sate cumi-cumi, kerang, sama lumpia dalam piring kecil dan mengambil daun bawang, cabe hijau dan membawa ke meja di depan kedai itu.


Sementara Alex hanya mengambil sate sayap, iga bakar serta aneka baso juga semangkuk es teller yang penuh buah alpukat dan nangka serta kelapa muda sangat lezat.


Di meja mereka menyantap makanan dan saling berbagi untuk mencicipi, karena tidak mungkin perut menampung apalagi makanan ini lumayan mengenyangkan.


Setelah puas makan dan membayar mereka berjalan pulang, melihat langit yang lumayan gelap menandakan akan turun hujan tidak lama lagi.


Untunglah hujan turun saat mereka sudah dekat apartemen sehingga mereka hanya sedikit basah saja kalau tidak mungkin mereka akan terkena flu karena baju basah.


Gita menggigil kedinginan merasakan air hujan yang tadi mengenai dirinya, dia ingin mandi air panas sekalian langsung tidur karena sudah mengantuk dan kelelahan berjalan tadi juga berkeringat meskipun hari hujan.


Alex juga mandi di kamar mandi karena gerah dan

__ADS_1


berkeringat , namun hatinya senang bisa menikmati malam bersama istrinya? " dia tahu hari ini ada komet yang muncul puluhan dekade dan tertarik melihatnya di taman depan apartemen atau di balkon apartemen mereka.


__ADS_2