Menikahi seorang CEO yang amnesia

Menikahi seorang CEO yang amnesia
Hujan pembawa rindu


__ADS_3

Hujan sudah mulai deras dan guntur serta petir saling bersahutan, suara guntur yang menggelegar membuat Gita ketakutan dia menutup telinganya.


Tubuhnya meringkuk seperti bola ketakutan dia trauma suara guntur, tanpa sengaja dia memanggil Alex.


"Alex... ", teriaknya.


Alex terbangun oleh suara jeritan Gita dan langsung menuju kamar tidur, dia mengira Gita kenapa-kenapa sungguh takut hatinya mendengar teriakan Gita.


" Gita kau kenapa? ", tanya Alex sambil memeluk Gita yang sedang ketakutan.


" Aku takut petir ", kata Gita pelan.


Alex memeluk Gita dengan erat dan berusaha menenangkan Gita, lalu membaringkan di tempat tidur dan menyelimutinya.


" Tidurlah aku akan menemanimu tidur di sini", katanya.


Gita mengangguk lega dan tubuhnya tidak ketakutan lagi karena dengan kehadiran Alex dia merasa tenang, sehingga nampak rileks biarpun masih terdengar suara guntur dan petir yang menggelegar di atas rumah.

__ADS_1


Alex berbaring di sebelah Gita dan memejamkan matanya, Gita juga mulai memejamkan matanya untuk tidur besok dia harus bekerja namun karena suara guntur dia tidak bisa tidur nyenyak.


Nafas Gita sudah teratur dia sudah tertidur pulas, Alex membuka matanya tadi dia hanya berpura-pura tidur. Dia menoleh ke arah Gita karena sudah tenang dia pun tidur.


Sudah lama dia tidak tidur di tempat tidur, selama ini tidur di atas sofa tidak menyenangkan, kakinya menjuntai ke lantai karena sofa terlalu pendek sehingga bisa tidur di ranjang besar dan nyaman dia pun tertidur pulas.


Gita yang merasa tenang dalam tidur mencari pelukan Alex , dan senang begitu ada di dalam pelukannya dan bisa tertidur nyenyak dengan mencium bau tubuh Alex.


Keesokan harinya Gita nampak terkejut karena dia tertidur dalam pelukan Alex, dan langsung melompat memukul dada Alex perlahan sehingga Alex membuka matanya.


"Kau kenapa bisa tidur denganku? ", tanyanya.


" Kenapa kau tidak kembali ke sofa? ", tanya Gita kembali.


" Sungguh tidak enak di atas sofa ada tawaran di ranjang tentu aku tidak akan melewatkannya", jawabnya cuek.


" Tetapi kita belum menikah dan namamu bisa tercemar kalau ketahuan fansmu", kata Gita.

__ADS_1


"Kalau begitu ayo menikah", katanya.


Gita terpana mendengar kata Alex.


Dia nampak tenang setelah berkata hal besar seperti itu, seperti bukan dia yang mengatakan tentang menikah barusan.


" Aku anggap kau tidak serius dengan hal ini" kata Gita.


"Aku hanya ingin menikah denganmu", kata Alex yakin.


"Pernikahan bukan mainan Alex, aku tidak akan menikah bila tidak ada cinta di antara kita. Juga kau sedang tidak mengingat apapun bagaimana jika kau sudah mempunyai seorang istri? " Kata Gita.


" Aku bisa merasakan bahwa kau juga mencintaiku itu sudah cukup, aku juga menyukaimu tetapi bolehkah aku tinggal bersama denganmu? Aku merasa tidak mencintai seseorang kalau tidak bagaimana mungkin aku melupakan dirinya apalagi sudah menikah tidak ada cincin di jariku" kata Alex.


" Setelah menikah kita bebas jadi tidak ada yang gosipin kita berdua", lanjutnya.


Mereka berdua saling bertatapan dan juga memandang satu sama lain, detak jantung Gita berdetak kencang dia yakin bahwa dia sudah jatuh cinta kepada Alex.

__ADS_1


Alex juga merasa debaran jantung makin kencang saat menatap Gita sehingga dia seperti kena serangan jantung, dia yakin Gita adalah wanita yang dia inginkan menemaninya seumur hidup.


__ADS_2