Menikahi seorang CEO yang amnesia

Menikahi seorang CEO yang amnesia
Sosok Charlie yang dingin


__ADS_3

Charlie yang kini memegang jabatan CEO perusahaan Graham corp, meletakkan berkas dengan marah ada mata-mata di dalam perusahaan ini.


Seorang mata-mata telah membocorkan rencana proyek tender, sehingga dia kalah dalam tender tahun ini dan kehilangan kerugian milyaran rupiah dan harus dia selidiki siapa mata-mata itu.


Dia telah menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh Alex, namun kini ada mata-mata dalam perusahaan dia harus menemukan dan membunuh orang yang berani menghambat rencananya.


Charlie sosok yang dingin dan kejam demi ambisinya dia rela melakukan apapun cara ,baik secara legal maupun ilegal termasuk membunuh musuhnya tanpa ada bukti.


Karena semua orang penting telah dia suap termasuk bagian kepolisian dan kejaksaan, sehingga membantu melancarkan jalannya dan lolos dari semua kejahatannya.


Namun dia tidak akan menyangkanya kalau ada seorang di perusahaan yang masih setia dengan pimpinan yang lama , dan membantu melindungi beberapa aset perusahaan sambil menunggu Alex kembali karena yakin kalau Alex masih hidup.


Orang itu adalah Robby asisten kakek Alex yang mendampingi Alex, ketika dia memimpin perusahaan dan baru memulai ketika dia di tinggalkan oleh kakeknya.


Celine memasuki ruangan Charlie dan duduk di sofa sambil menggerutu.


" Charlie kenapa kau memblokir kartu kreditku? aku tidak bisa shoping tahu karena saldo di bekukan"

__ADS_1


"Kau sudah membuatku malu di depan orang-orang, padahal aku member VIP loh namun sekarang gara-gara di bekukan aku jadi di keluarkan dari keanggotaan", katanya.


" Cukup aku sedang pusing kau datang menambah masalah lagi, berapa ratus juta sudah kau habiskan buat tas baju dan lainnya? "


"Aku baru saja kalah tender dan kehilangan milyaran, dan kau membahas uang belanja apa kau tidak punya otak? ", tanyanya.


Celine ketakutan dia tahu sendiri bagaimana Charlie kalau sedang marah, dia teringat Alex tunangannya itu biar tidak mencintai dirinya namun tidak pernah kasar dengannya.


Charlie memegang dagu Celine dan mengancam dirinya, dengan pandangan yang mampu membuat jantung Celine berhenti seketika ketika menatapnya.


"Tapi rupanya kau sudah melupakan darimana asalmu dan mengincar tujuanmu sendiri, kau lupa tugas yang aku berikan dan fokus buat menjadi terkenal dan hura-hura dengan memakai uangku", katanya.


" Ampun Charlie aku tidak pernah melupakan tugasmu, namun kau tahu sendiri kalau Alex tidak mau dekat bahkan menyentuh diriku sehingga aku tidak bisa hamil anaknya apalagi menjebaknya", balas Celine.


"Sudahlah dia sudah mati sekarang kita hanya perlu mengetahui siapa mata-mata, dalam perusahaan ini sehingga aku bisa kalah dalam tender", katanya.


" Jason.. " panggilnya keras.

__ADS_1


Sekretaris yang selalu bersamanya langsung datang ke ruangan itu.


"Bos ada apa memanggilku? ", tanyanya.


" Kau selidiki siapa mata-mata di perusahaan ini, kalau sudah dapat langsung hubungi aku untuk membuatnya hidup seperti di neraka" katanya.


"Siap laksanakan bos" lalu Jason berjalan keluar.


Charlie menatap Celine dan mengusir dari ruangan itu.


"Pergilah dan bersiaplah di apartemenku dengan baju terbaik aku ingin kau melayaniku, setelah aku


selesai dengan berkas ini aku akan segera menyusulmu aku butuh hiburan sekarang" kata Charlie.


"Baiklah aku pergi sekarang", sahut Celine.


Dia segera menuju lift menuju pentahouse yang berada di lantai paling atas gedung ini , dan juga merupakan kediaman Charlie.

__ADS_1


__ADS_2