Menikahi seorang CEO yang amnesia

Menikahi seorang CEO yang amnesia
Bersantai


__ADS_3

Sehabis makan malam mereka duduk bersantai sambil menonton televisi di atas sofa, Brigita mengambil camilan snack kentang favoritnya serta dua kaleng soda dan meletakkan nya di atas meja.


Sebenarnya Alex nampak tidak biasa menonton drakor, dia lebih suka melihat berita keuangan, olahraga, saham namun karena melihat Brigita asyik menonton drakor mau tidak mau ikut menikmati juga.


Dia melihat ke arah Brigita yang menghayati nonton drakor dengan bintang utama Lee Min Ho itu, dengan ikut menangis apabila melihat adegan sedih membuat dia tanpa sadar menghapus air mata yang mengalir di pipi Brigita.


"Hei kenapa menangis dasar gadis bodoh semua kan sudah diatur sama sutradara film", katanya.


" Dasar kau tidak bisakah kau diam saja orang juga tidak bilang kau bisu bila tidak bicara, mengganggu kesenangan nonton aja", kata Brigita dengan bibir manyun.


"Baiklah aku diam saja lebih baik aku membaca berita saja ", kata Alex sambil mengambil koran yang berada di atas meja.


Brigita memang suka membaca koran sehingga sering membawa pulang koran dari tempat kerjanya bila sudah di baca orang, sehingga dia tidak perlu keluar uang untuk berlangganan koran karena kafe nya berlangganan koran.


Melihat Alex serius membaca berita saham dan indek keuangan serta investasi mau tidak mau Brigita menatap Alex dan memikirkan sesuatu dalam benaknya.

__ADS_1


"Jangan-jangan kau seorang CEO ", tebaknya.


Alex menatapnya " mungkin saja", jawabnya dengan cuek.


"Tetapi kalau kau seorang bos aneh tidak ada yang melaporkan kehilanganmu? ", tanya Brigita.


" Mungkin musuhku mengira aku sudah mati dan bahagia karenanya", kata Alex.


"Apa kau tidak ingin pulang kepada keluarga mu yang mungkin saja sedang mencarimu? ", tanya Brigita.


" Tapi kita tidak ada ikatan nanti kalau orang tahu bisa di gosip kan", kata Brigita.


* Aku tidak peduli gosip karena kita tidak minta makan sama orang buat apa takut gosip", kata Alex cuek.


Brigita geleng-geleng kepala melihat Alex lalu meminum soda dan melanjutkan nonton drakor the legend of blue sea yang semakin menarik episodenya.

__ADS_1


" Apa kau suka uang? ", tanya Alex tiba-tiba.


" Tentu saja siapa coba yang tidak suka dengan yang, tanpa uang kita akan kelaparan." jawab Brigita.


" Uang memang bukan utama namun kita hidup perlu uang, bayar tagihan dan lain-lain ", lanjutnya.


Sekarang dengan Alex tinggal di sini pengeluaran jadi berlipat, memikirkan Alex dia menghela nafas. Besok dia harus membelikan baju ganti buat Alex serta berbelanja karena bahan makanan sisa sedikit.


Dulu dia tidak khawatir karena sendirian bisa makan mie instan kalau malas memasak, sekarang ada Alex dan masa penyembuhan dia mau tidak mau harus memasak.


Semoga saja Alex cepat mengingat keluarga dan dirinya sendiri biar cepat pergi dari sini, pikir Brigita dengan begitu hidupnya kembali seperti dulu tidak perlu merawat bayi besar ini.


Alex meminum soda dan Brigita sudah mengomel melihat dia minum soda padahal belum sembuh betul dan masih minum obat takutnya pengaruh efek samping obat tidak berefek.


" Aku tidak mau merawatmu bila kau sakit karena minum soda, jadi jangan banyak minum sedikit saja kalau mau minum", kata Brigita.

__ADS_1


"Baik.. ", jawab Alex senang karena ada yang perhatian dengannya walau kadang berpura-pura cuek.


__ADS_2