
"yaudh ayo berangkat " ajak galen dengan muka datarnya
"yaudh ma pa aku berangkat dulu yaa" ucap asfi sambil menyalami orangtuanya begitupun dengan galen
sekarang asfi sedang berada di dalam mobil bersama galen dan seperti biasa harus asfi yang memulai percakapan
"kak " panggil asfi
"apa"
"gak ada" ucap asfi
"hah apa " ucap galen bingung
"gak ada lo kak cumn manggil aja" ucap asfi
galen pun tak peduli ia lebih memilih fokus ke depan
"kak kerja enak gk" tanya asfi
"kok nanya emmg mau kerja" ucap galen
"ya enggk kan cumn nanya kak juga tinggal jawab aja susah banget " ucap asfi julid
"gk kerja gk enak" ucap galen
"kenapa gk en.."
"turun kita nyampek" ucap galen
"hah udh nyampe aja yaudh deh" ucap asfi sambil membuka pintu mobil
asfi pun mengulurkan tangan nya ke galen
"apa uang? "tanya galen
"salim" ucap asfi
__ADS_1
asfi pum mencium tangan galen dan menyucap
"yaudh kakak hati hati dijalan" ucap asfi
galen hanya membalas anggukan dan segera malajukan mobilnya
sejenak asfi berfikir apakah pernikahan ini akan bertahan lama sampai tiba tiba seorang merangkul asfi
"hey ngelamun aja" ucap dian salah satu besti asfi
"apa sih ganggu lo" ucap asfi
"cih mentang mentang udah nikah gampang marah sekarang ya"
"gak nyampung kacang" ucap caca yang menampol kepala dian
"apa sih lo nanti klo gue bodoh gimna" ucap dian
"emng lo pernah pinter" ucap jessi
"ehh berani nya keroyokan" ucap dian yang cemberut
"kantin yok laper gue" ajak jessi
"gk ah males lagian gue juga udh makan" ucap asfi
"alah gpp ayo" ucap caca yang menyeret asfi
saat mereka berjalan ke kantin entah kenapa mata murid murid kebanyakan menatap ke arah asfi
hal itu membuat asfi bingung
dan saat mereka duduk di meja kantin tiba tiba ada seorang cewek yang berkata kepada temannya
" sya lo kok gk malu banget sih ngerebut pacar kakak lo sendiri"
"ya gimna ya gue sukanya punya orang " jawab teman si cewek tadi
__ADS_1
seolah paham perkataan itu ditujukan kepada siapa caca pun berkata kepada asfi
"tenang aja bentar lagi tu cewek bakal malu sendiri" ucap caca sambil melihat ke arah jessi
"ihh jessi lo kok ngatain orang tanpa tau fakta sih entar malu sendiri lo" ucap caca dengan nada yang lumayan tinggi
"ya gimna dong gue orang nya gk punya malu" ucap jessi melirik ke arah dua cewek tadi yang bernama tasya dan sella
"oo iya jess bapa siapa ya yang viral itu yang kasus korup yaa" ucap dian
"ya mana gue tau gue orangnya gk suka ngurusin hidup orang lain gk kayak si onoh" ucap jessi lagi lagi melirik ke arah tasya dan sella
"udh lah guys mending kalian makan bentar lagi dingin tu makanan" ucap asfi
"aduh asfi gue tu orang nya aneh kalo makan makanan gini mh gue gk kenyang tapi kalo makan uang korup uda1h langsung ngembung ni perut sangking kenyangnya" ucap caca
"hati hati lo ca entar perutlo keluar belatung ma lo" ucap jessi
"ya apapun konsekuensi nya uang harap tetap number one" ucap caca
"udh lah guys makan atau gk gue bakik nih" ucap asfi
"iya iya ni gue makan "ucap caca
"eumm enak banget hasil uang korup" ucap caca lagi
"caa " ucap asfi dengan muka datar
" iyaiya lagian mereka duluan yang mulai kok" ucap caca
"ca liat ca kabur tu dua tikus" ucap jessi menunjuk ke arah tasya dan sella yang pergi entah kemana
di sisi lain terlihat seorang wanita yang sedang duduk di balkon apartemen nya sambil meminum teh
saat tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang
"hari yang cerah kan sayang"ucap sang pria
__ADS_1
"eum cerah banget apalagi ada kamu di sini jack" ucap sang wanita tak lain adalah fani kepada kekasihnya jack