menikahi tunangan kakak ku

menikahi tunangan kakak ku
ke pantai


__ADS_3

asfi dan teman nya pun bergegas pulang saat sampai di pintu gerbang betapa terjutnya asfi saat melihat galen yang sudah menunggu disana


"segercep itu" ucap caca


asfi dan teman nya menghampiri galen


asfi pun mengulurkan tangan nya kepada galen dan diterima oleh galen


"so sweet gk sih" ucap caca


"ca gue gk bodoh buat tau lo iri, iri lo kan" ucap dian


"mulut comberan diem napa" ucap caca


"yaudah as kita pulang dulu" ucap jessi


"iya hati hati" ucap asfi


"kalian langsung pulang?" tanya galen


"sebenarnya sih enggak kita hari ini rencana nya mau ke pantai tapi gara gara asfi gk bisa makanya gk jadi deh" ucap caca panjang lebar sedangkan teman teman sudah bersiap untuk membunuhnya


caca yang sadar menutup mulutnya seraya memandang asfi


"maaf" ucap caca


"jes ada golok gk" tanya dian


"buat apa" balas jessi


"gue mau bunuh ni makhluk " ucap dian menatap caca


"apa lu? berani lu sama gue" ucap caca


"gk gue kasi lagi nomor cewek mau lo" ucap caca lagi


"becanda kok ca" ucap dian yang langsung mengciut dengan ancaman caca sebab ia menyukai seorang kakel dan butuh caca untuk mendapatkan nomer kakel tersebut


"jadi kalian mau ke pantai?" tanya galen


"gk kok gk jadi" ucap asfi


"yaudh ayo" ajak galen yang membuat mereka bingung


"ayo, ke pantai kan?" ucap galen


seketika mereka semua terkejut apakah galen sehat bukankah dari dulu bahkan sewaktu berpacaran dengan fani ia tak suka berpergian karna menurut galen itu hanya buang buang waktu


"serius?" tanya asfi


galen hanya diam dan masuk ke mobil


"AYO GUYS KU PANTAI" teriak caca yang membuat dian mengelus dada nya karna terkejut


"gak sekalian pake mic?" tanya dian kesal


"emng ada " tnya caca


"cape gue ayo as kita masuk ke mobil laki lo" ajak jessi

__ADS_1


"eeh tungguin tega kalian ninggalin gue sama makhluk ini" ucap dian memegang lengan asfi


melihat hal tersebut membuat galen marah ia marah bukan karna cemburu tapi ia hanya tak suka apa yang menjadi miliknya di sentuh orang lain meskipun ia sendiri tak suka


"TIIIIITT" galen membunyikan klakson mobilnya


yang membuat mereka semua yang di luar kaget


"ayo guys masuk" ajak asfi


"dasar laki" ucap jessi yang entah apa maksudnya


sebelun berangkat ke pantai mereka terlebih dahulu mampir ke swalayan untuk membeli beberapa cemilan setelah itu baru mereka ke pantai


akhirnya mereka sampai di pantai asfi terlihat sangat senang berangkat ke pantai karna terakhir kali ia ke pantai bersama fani dan itu membuat asfi sedih karna tak pernah bertemu dengan kakaknya akhir akhir ini


"andai aku bersama kaka" ucap asfi dengan suara yang sangat kecil


"ngomong sesuatu lo" tanya jessi


"gk ada" ucap asfi


"GUYS SINI "ucap caca mengajak mereka masuk ke air


"NANTI MAKAN DULU GUE" ucap dian dengan suara yang tak kalah besar dari caca


"GUE GK NGAJAK LO" ucap caca


"KAMPRET AWAS LO GUE CEBURIN NTAR" kesal dian


"jess beli makan yuk" ajak dian


mendapat penolakan dari jessi membuat dian ingin mengajak asfi namun saat melihat tatapan galen kepadanya membuat ia tak jadi untuk mengajak asfi dan memilih untuk mengajak caca saja, dian pun berjalan ke arah caca


"caca yang paling cantik sedunia beli makan yok" ucao dian


caca tak mengubris ia sibuk mencari kerang


"caca ayok" ajak dian


"lu kenapa sih ngajak gue , gk bawa uang ya lo" ucap caca


"sembarang males gue jajan sendirian, ayo gue traktir deh" ucap dian


"kerang tunggu sebentar nanti gue balik lagi" ucap caca yang melempar semua kerang yang sudah ia kumpukan


"suruh nunggu tapi lo buang php lo" ucap dian


"yaelah cuman kerang" ucap caca


"yaudh ayo cepet beli makan nya" ajak caca


"iya "


mereka pun beli makan bersama


sementara jessi ia hanya diam memandangi interaksi caca dan dian


"as gue kesana bentar ya"ucap jessi yang asfi tak tau kesana yang dimaksud jessi itu kemana

__ADS_1


"ooo jangan lama ya" ucap asfi


"iya Yaudh gue pergi dulu" ucap jessi yang langsung pergi


"kak kok tumben mau jalan jalan kayak gini" tanya asfi kepada galen


"gausah geer gue cuman lagi pengen ke pantai " ucap galen


"idihh emng aku ngapain sampek sampek dikatain geer" ucap asfi dengan muka julid


"kak udah makan" tanya asfi


"belum " ucap galen


"yaudh gimna kalo kita makan dulu" ucap asfi


"makanan di sini gak ada yang enak" ucap galen


"sangat sok tau ya anda sini ikut aku" ucap asfi yang menarik tangan gelen ke tempat yang pernah kunjungi bersama fani saat ke pantai tersebut


"na ini tempat makan yang enak" ucap asfi menunjuk kan tempat makan kepada galen


"yaudh yok makan" ajak asfi


"buk mie udang nya 1 sama lemon tea satu" ucap caca kepada ibuk penjual


"iya mbak mas nya mau pesen apa " tanya ibu penjual tersebut


"samain aja" ucao galen yang langsung duduk di kursi yang sudah disediakan


setelah beberapa saat menunggu akhirnya makanan yang mereka pesan pun sampai


"ini mbak mas pesanannya" ucap ibu pedagang tersebut


"iya bu makasih" ucap asfi


"iya mbak sama sama" ucap ibu pedagang tersebut yang langsung pergi


"kak coba makan ini tu enak banget " ucap asfi


"kamu makan aja" ucap galen yang fokus dengan hp nya


"yaudah "ucap asfi yang langsung makan sementara galen iya sebenarnya ingin langsung makan karna jujur ia sangat lapar tapi gengsi nya lebih tinggi dibandingkan rasa laparnya


asfi yang sedari tadi makan sesekali ia melihat galen yang tak menyentuh makannya sama sekali


"ni makan dijamin enak kok " ucap asfi yang menguapi galen , galen menerima suapan itu dengan muka terpaksa padahal sebenarnya itu yang iya harapkan ,eits bukan suapan dari asfi tapi mie tersebut yang terlihat enak


Jujur setelah memakan mie tersebut galen akui mie nya memang enak tapi galen tak mau terlihat menikmati makanan tersebut karna tadi ia terlanjur mengatai makanan di sini semuanya tidak ada yang enak


"mau lagi" tanya asfi yang mengambil tisu dan mengelap mulut galen yang sedikit belepotan


hal itu membuat galen kaku tapi ia berusaha biasa saja


"gak usah gue bisa makan sendiri" ucap galen yang langsung memakan mie tersebut tanpa tau mie masih sangat panas


"hah panas" ucap galen yang mengambil tisu untuk memuntahkan mie tersebut


hal itu membuta asfi tersenyum

__ADS_1


"makanya kalo makan jangan sambil marah marah" ucap asfi yang memberi kan minum kepada galen


__ADS_2