menikahi tunangan kakak ku

menikahi tunangan kakak ku
pulang rumah mama


__ADS_3

asfi yang berada di kamar hanya duduk di atas kasur ia tak tau harus berbuat apa sekarang , ia sangat ingin kuliah tapi mamanya melarangnya karna menurut mama nya wanita yang udah nikah harus fokus ke rumah tangga nya dan jika asfi kuliah mamanya takut jika rumah tangga asfi tak terurus dan berantakan


asfi sebenarnya ingin membantah mama nya tapi papa dan galen juga mendukung mamanya membuat asfi harus mengubur keinginannya untuk berkuliah


" sekarang lu harus apa asfi " tanya asfi pada dirinya sendiri


"ahha cape banget gue" ucap asfi yang membaringkannya tubuh nya di kasur


tak sadar asfi tertidur dan saat ia bangun betapa kaget nya ia saat melihat jam sudah mengarah ke jam 07.30 membuat asfi segera bangun dan segera mencuci mukanya lalu bergegas ke dapur untuk memasak


saat berjalan ke dapur ia melihat galen sedang duduk di sofa ia pun mendekat melihat galen sedang makan sendirian


"kak pesen makanan ya" tanya asfi


"ya gue harus pesen makanan karna punya istri yang gk becus" ucap galen


"apa sih kak gausah berlebihan " ucap asfi yang langsung masuk ke kamar


sementara galen tak peduli dan melanjutkan aktivitas makannya


keesokan pagi nya sepeti biasa asfi sudah masak dan membersihkan rumah setelah itu ia langsung mandi


"ahh cantik banget gue" ucap asfi yang baru saja selesai mandi dan berkaca


asfi pun keluar dan melihat galen yang sedang menuruni tangga


"kak makan dulu" ucap asfi namun sayangnya galen tak mengubrisnya dan langsung pergi melewati asfi


galen langsung pergi ke kantor tanpa sarapan dulu


"dia kenapa" tanya asfi entah pada siapa


sebulan berlalu namun sikap galen tak kunjung membaik ia malah semakin cuek bahkan tak pernah berbicara dengan asfi ia hanya pulang tidur dan besoknya berangkat kerja ia juga tak pernah memakan masakan asfi lagi dan ia juga sudah jarang pulang kerumah


hal itu membuat asfi bingung memang apa salahnya sampai galen bersikap seperti itu padanya


dan malam ini asfi sedang duduk menunggu kepulangan galen namun sepertinya lagi lagi galen tak pulang


asfi yang sudah lelah akhirnya tertidur di sofa


keesokan pagi nya asfi tak memasak karna percuma galen. juga tak memakannya ia hanya menyiapkan roti di atas meja


asfi yang duduk di sofa menunggu galen turun ke bawah hari ini ia ingin bertanya kenapa galen bersikap seperti itu

__ADS_1


akhirnya yang ditunggu tunggu asfi pun sampai galen yang menuruni anak tangga saat hendak melewati asfi , asfi pun mencekal tangan galen


"kak aku mau bicara " ucap asfi


"gk ada waktu" ucap galen hendak pergi tapi tangan nya dicekal oleh asfi


"kenapa sih kak?" tanya asfi


"kenapa apanya?" tanya galen balik


"sifat kak galen yang makin hari makin buruk buat aku gk tahan, kakak bisa gk sih serius dalam rumah tangga" ucap asfi


"gk karna gue gk suka sama lo?" ucap galen santay


"ok kalo gitu aku bakal pulang ke rumah mama dan kita akhiri semua ini" ucap asfi yang langsung ke kamar


"cih" ucap galen yang langsung pergi


asfi yang berada di kamar sedang memasukkan baju nya ke koper sambil mengoceh


"liat aja gk akan gue pulang ke rumah sialan ni"


"gue bakal bikin lo nyesel galen setan"


ya begitulah kata yang terucap dari mulut asfi


asfi pun turun dan langsung keluar rumah


"aduh taksi nya lama banget lagi" ucap asfi yang berada di depan pagar rumah sambil menenteng koper


setelah 10 menit menunggu akhirnya taksi pun datang


"rumah setan" ucap asfi memandangi rumah galen


akhirnya asfi sampai di rumah ibunya sedangkan ibunya melihat anaknya yang menenteng koper membuatnya bingung


"asfi ngapain bawa koper" tanya mira


"aku sekarang bakal tinggal sama mama " ucap asfi


"trus suami kamu gimana?" tanya mira


"gk peduli, dia juga gk peduli sama aku" ucap asfi kesal

__ADS_1


"ada apa sih masuk dulu yok cerita sama mama apa yang terjadi" ucap mira


asfi pun masuk dan duduk di sofa lalu ia menceritakan kekesalan nya terhadap galen dari mulai tidak memakan makanan yang ia masak , jarang pulang , dan juga sikap cuek galen terhadapnya


"jadi siapa coba yang gk kesel" ucap asfi


"ma cara cerai gimana sih " tanya asfi yang membuat mamanya kaget


"heh jgan pernah ambil keputusan saat lagi marah nanti nyesel, cerai itu gk segampang yang kamu pikirkan dan di dalam pernikahan pasti ada ujian nya masing masing dan ini ujian kamu kamu gk boleh lari dari ujian ini selesain semuanya dengan kepala dingin, pahan?" ucap mira panjang lebar


"lagian aku masih kecil kenapa harus nikah sih ma" ucap asfi kesal


"udah udah nanti mama akan bicara sama galen" ucap mira


"gausah lagian aku juga gk bakal mau tinggal di rumah dia lagi" ucap asfi


"gk boleh gitu dia suami kamu" ucap mama sambil mengelus rambut asfi


"sekarang kamu mandi trus bawa tu koper kamu ke kamar" ucap mira lagi


" iya ma" asfi pun bangun dari duduk nya dan bergegas ke kamar


"aaa kamar gue , gue rindu banget sama lo " ucap asfi sambil menjatuhkan diri ke kasur kesayangan nya


disisi lain mira sedang menelpon suami nya untuk membicarakan masalah asfi


"trus sekarang dia di rumah" tanya hendra tadi telpon


" ia papa coba bilang sama pak jehan tolong bilang sama anak nya untuk memperlakukan asfi layak nya seorang istri " ucap mira yang mulai kesal ia tidak terima jika anak nya diperlakukan semena mena


"iya nanti papa bicarakan mama tenang aja" ucap hendra yang langsung mematikan hp nya


"waduh telpon pak jehan aja kali ya daripada kena amukan mira " ucap hendra


hendra pun menelpon pak jehan dan mengajaknya untuk bertemu meskipun awal nya pak jehan menolak tapi jendra tetap memaksa berkata ada hal penting yang harus dibicarakan mengenai anak anak mereka


singkatnya mereka bertemu di sebuah restoran mahal


"ada apa pak hendra" tanya jehan


hendra pun menceritakan apa yang disampaikan istri nya tadi kepada jehan


"anak itu bener bener ya" ucap pak jehan

__ADS_1


"gapapa pak nanti saya akan bicara dengan galen saya akan pastikan anak pak hendra gk akan mengalami hal yang sama dari galen" ucap jehan


__ADS_2