MENUJU SYAHADAT

MENUJU SYAHADAT
BAB 1


__ADS_3

Nama saya joenar. umur saya mengijak 23 tahun


sekarang saya kerja di luar kota. sebagai kariyawan biasa di sebuah tokoh baju pemilik pak wawan.


saya tamatan S2 SARJANA EKONIMI


pasti penasara kenapa saya tidak kerja di bidang nya. malah kerja di tokoh. karna susah cari kerja di kota. apa lagi para mencari kerja susah.walau sudah S teler. tetap susah juga cari kerjanya.


dengan kesusahan saya mencari kerja . puji tuhan saya mendapat kan nya.


hari demi hari saya kerja kerja dan kerja.


entah setan mana yang merasuki saya.


hingga saya, melebihi pergaulan.


Hingga suatu hari saya di pecat di kerjaan,sebab saya nakal. suka buat ribut di tokoh.


"saya berpikir,perkerjaan itu apa,.??"


batin Joenar.


tanpa saya sadar,saya mendorong diri kejalan yang sala malah menjadi pengamen.


menjadi anak yang kurang sopan.


bakah saya lupa omak saya di kampung.


hari demi hari saya ngamen di jalanan


bakah saya lupa apa itu kasih sayang.


dengan pergaulan bebas,saya menjdi pribadi kaya syeh🤧🤧 syehtan masuk nya.


"tapi ada sesuatu yang aneh di dalam diri saya,setiap saya dengar suara azan,jiwa saya tenang,."


Itu yang Joenar rasakan di saat dirinya dalam kegelisahan.


"bahkan saya bertanya,!!kenapa setiap hari pagi siang sore malam ada suara azan,.??"

__ADS_1


Batin Joenar yang merasa sangat penasaran.


"kenapa mereka selalu reme rame kesana,.??apa yang mereka lalukan,.??"


Batin Joenar yang semakin penasaran dengan apa yang orang-orang itu lakukan.


Itu yang ada dalam pikiran saya,entah kenapa itu semua menjadi pikiran buat saya,!!Saya merasa ada sesuatu yang membuat saya merasa nyaman.


sampek seseorang datang dan menghampiri diriku,!!ya itu adalah Azzam.


Azzam bisa di bilang dia selalu kasih saya sedekah,sebab saya sering ngamen depan caffe nya.


azzam bertanya,karna saya bengong alias oon.


"joe kenapa melamun,.??"


tanya azzam


ya saya malah senyum dan berkata.


"saya mendengar suara azan di mesjid merasa saya tenang gitu"


Lalu Azzam menupuk bahu Joenar.


"lanjut kan lah,ku yakin kamu akan paham sendiri,."


Ucap Azzam dengan sangat tenang dan yakin bahwa Joenar akan paham dengan apa yang dirinya katakan.


Joenar pun berpikir apa maksud dari perkataan Azzam,tanpa pikir panjang Joenar pun bangun dan duduk di pinggir jalan mengingat kata-kata yang Azzam barusan katakan.


dalam hati joe pun merasa aneh dengan dirinya sendiri.


"Kenapa dengar diriku ini,.??


kenapa kata kata bang Azzam itu kaya aneh ya,.??"


Batin Joenar,yang masih saja memikirkan kata-kata dari Azzam.


Karna kebanyak bengong Joenar pun lupa ngamen.

__ADS_1


tiba tiba saja Joenar merasa sesuatu lagi,ini lebih aneh,...Sangat aneh.


"Perut saya minta sembako,.. Alias lapar,.!!"


Ucap Joenar dengan lirih.


Tanpa pikir pajang Joenar pun langsung melangkah ke warung biasa. kalau mau mewah nunggu banyak.


Joenar pun bilang sama kak butet.


"kak pesan nasik satu bungkus pake jengkol sama ikan asin aja ya,.!!"


Pinta Joenar.


"Lapar saya kak,"


Ucap Joenar yang sambil memegang perutnya.


kak bute dengan khas nya. menjawab


"hay Joe...kau minta makan terus... utang yang lama belum kau bayar,


macam ini,!!sekarang malah kau minta lagi,jika kau utang hari ini kau tak ku kasih lagi,.!!"


Jawab kak butet yang melihat hutang Joenar sudah menumpuk.


Joenar hanya bisa diam,dia emang banyak utang di warung butet.


karna tidak ada uang.


tanpa pikir pajang kalu pajang mikir pusing kan.


Joe melanglah ke warung roti sebelah membeli roti dan air mineral.


ya cama itu...dia bisa makan uang pas pasan mau makan nasik saja utang😩😩😩


Bersabung........


like yaaa. komen yaa

__ADS_1


__ADS_2