
,.Sesampainya di rumah Azzam
dan Joe pun langsung masuk ke dalam, Joe yang melihat Rani asyik nonto tv pun langsung bertanya kepada Rani.
"Rani...Ana mana,.??Kok aku belum lihat dia dari pagi tadi,."
Tanya Joe yang tidak melihat Ana sedari tadi pagi.
"Pergi sama kawan-kawan nya,."
Jawab Rani yang sambil pokus menonton film china.
Joe yang mendapat jawaban dari Rani pun langsung paham,mungkin Ana lagi pergi jalan-jalan bersama kawan-kawan nya.
Tiba-tiba saja umma pun datang baru pulang dari ladang belakang dan mebawa sayuran hasil panen kedalam rumah.
"Umma banyak sekali sayur nya,.??"
Tanya Joe yang melihat begitu banyak sayuran yang Umma bawa pulang.
"Iya nak,ini mau di bagi kan sama tetangga,biar sayur kita tambah banyak lagi,."
Jawab umma dengan lembut.
Joe yang medengar hanya mengaggu saja.
skip.
Sudah hampir 3 minggu Joe tinggal di rumah keluarga Azzam dan juga hampir 10 hari lagi Azzam akan menikah, Azzam sudah membagi-bagi surat udangan nya ke semua orang yang perlu di undang,.bahagia itu lah yang ke 2 keluarga rasakan baik keluarga Azzam maupun dari keluarga calon istri Azzam.
Waktu trus bejalan,tepat hari ke 7 menunju hari H,..Azzam yang di landang pun sangat bahagia benar-benar sangat bahagia,dia selalu cerita tentang calon istrinya itu,begitu antusias nya dia menceritakan si wanita yang sebentar lagi akan menjadi NYONYA Azzam,karena asik bicara ada pesan masuk dari bidadarinya Azzam.
"Abi...Umi pamit ya Abi jaga diri baik-baik jangan nakal umi tunggu Abi sayang,."
__ADS_1
Isi pesan dari bidadari Azzam.
Azzam yang membaca itu hanya tersenyum,Azzam pikir itu pesan bahwa calon nya mau pergi kuliah tapi siapa sangka itu pesan terakhir buat Azzam.
Pukul tepat jam 12 siang, Azzam lagi duduk di teras sambil menunggu umma buat makan siang,tiba-tiba saja ada sebuah panggilan masuk dari nomor yang tak di kenal, Azzam cuek saja karena Azzam pikir pasti hanya nomor iseng saja,tapi ponsel Azzam bedering bakah hampir 3 kali karena terlalu malas Azzam mengangkatnya.
"Assalamu'alaikum...Benar ini dengan bapak Azzam,.??"
Tanya seorang dari sebrang telpon.
"Iya saya sendiri,."
Jawab Azzam.
"Apa anda mengenal Zahirah Mahita,.??"
Tanya orang sebrang telpon sana.
"Iya pak saya kenal itu calon istri saya,.!!"
"Mohon maaf pak...Ibu Zahira mengalami kecelakaan dan meninggal di tempat,saat ini sudah menuju ke rumah sakit terdekat,."
Jawab orang seberang telpon sana,yang menyampaikan informasi bahwa Zahra mengalami kecelakaan.
"Apaaaaa,..."
Teriak Azzam tanpa terasa air mata Azzam pun terjatuh dan Azzam langsung pingsan.
Abah yang melihat itu pun langsung mengambil alih telpon nya.
"Halo dengan siap,.??"
Tanya Abah.
__ADS_1
"Oky rumah sakit mana pak,.??"
Tanya Abah yang merasa pilu.
Abah,Azzam,Umma dan Joe pun langsung bergegas pergi menuju rumah sakit,sampai di sana sudah ada juga keluarga Zahira.
Azzam dengan sangat pelan-pelan mendekat dan berdiri di samping jenaza Zahira sambil berkata lirih.
"Adek secepat itu kah kau pergi meninggal kan janji kita,secepat itu kau meninggalkan laki-laki rapuh ini,?? bangun adek 7 hari lagi kita akan menjalani rumah tangga seperti yang kita harap kan,."
Ucap Azzam dengan sangat lirih.
Orang-orang yang mendengar itu pun langsung menangis bagai mana tidak perjuangan Azzam untuk Zahira begitu besar.
"Adek kau tega kau membawa separuh jiwa ku,kau membawa cinta ku,sekarang aku dengan siapa,??apa ada wanita lain di luar sana tulus dengan ku seperti dirimu,.??"
Lanjut Azzam.
Joe pun langsung mendekat langsung memberi kekuatan buat Azzam.
"Abang ikhlas dia udh tenang di sana,."
Ucap Joe.
Azzam hanya bisa tersenyum getir.
"Joe tolong bilang ke adek Zahira suruh bangun Joe,apa dia gak sayang aku,??Joe bilang ke Zahira jika dia gak mau bangun aku gak mau lagi lihat dia,."
Pinta Azzam tapi lama kelamaan Azzam pun jatuh pingsan lagi dengan sigap Joe menangkap tubuh Azzam.
...══════◄••❀••►══════...
...cinta ku di bawak mati....
__ADS_1
tpi hati ku masih mengingat kisah kita.
aku tak sanggup melupakan apa yang kita janji kan dulu. semoga kau tenang zahira