
DOKTER yang mendengar teriakkan Azzam pun ikut berlari bersama pasien,dan lasung di masukan keruang UGD.
Dengan sangat cekatan dokter pun langsung mengecek keadaan Joe
sedakan di luar ruangan,Edi dan Azzam sangat panik dengan keadaan Joe saat ini.
Tiba-tiba Abah pun datang,ya Azzam sempat telpon Abah,karena takut masih truama dengan kejadia dulu.
Abah pun bertanya kepada Azzam,apa yang terjadi kepada Joe.
"Azzam gimana nak Joe,.??Apa dia gak papa,.??kenapa bisa terjadi begitu,.??"
Tanya Abah,yang merasa penasaran dengan apa yang terjadi kepada Joe.
Azzam pun bercerita kenapa Joe sampai begitu,dan secara blak-blakan Azzam bercerita apa yang terjadi kepada Joe.
Tiba-tiba saja dokter pun keluar di saat Azzam menceritakan apa yang terjadi kepada Joe,dan itu yang membuat Azzam langsung menghentikan ceritanya dan bergegas bertanya kepada dokter.
Dengan panik dan gundah Azzam bertanya,sedangkan Edi hanya diam takut joe kenapa-napa.
"Dok...Dok...Dok gimana keadaan Joe dok,.??"
Tanya Azzam dengan sangat panik dan khawatir.
"Anu pak...Joe huufff...Dia,.!!"
Belum sempat dokter mengatakan bagaimana kondisi Joe,malah Edi terlebih dahulu menangis histeris.
"JOEEEEEE JANGAN TINGGALKAN AKU WUAAAAAAππππππππ,.!!"
Teriak Edi yang menagis histeris.
Azzam yang melihat Edi menagis histeris serperti itu pun ikut menjadi sangat panik,sedangkan Abah hanya bisa melongok melihat Edi dan Azzam seperti itu.
Dokter pun ikut kaget melihat Edi yang menagis histeris dan Azzam pun ikut menjadi semakin panik.
__ADS_1
"Bapak tenang...Joe tidak apa-apa...Hanya saja Joe,.!!"
Ucap dokter itu,yang belum sempat selesai.
Belum sempat dokter itu melanjutkan ucapannya Azzam sudah terlebih dahulu memotong ucapan dokter itu.
"Apa dok sakit ginjal kah,copot hati kah,atau remuk tulang nya dok,.??"
Tanya Azzam tanpa henti,sama seperti ibu-ibu sedang mengomel.
Sedakan Abah sudah sangat geram
melihat Azzam dan Edi yang tidak bisa memberikan waktu untuk dokter mengatakan semua nya.
Abah hanya bisa berucap astafirullah.
"kalian berdua diam dulu kenapa,"
Ucap Abah yang sudah sangat geram melihat tingkah Azzam dan Edi.
Pinta Abah setelah meminta Azzam dan Edi untuk diam terlebih dahulu.
"Dan ada apa dok dengan joe,??"
Tanya Abah.
"Apa dia patah tulang,apa dia sakit jantung,apa dia gak papa dok,??kasih tau dok jangan diam aja,bukan nya jawab malah diam saja dokter nya,
saya tanya loh dok jangam diam
apa dia tidak apa-apa dok,.??"
Tanyak Abah,yang tidak lain melebihi pertanyaan dari Azzam rupanya.
Dalam hati dokter pun merasa kesal.
__ADS_1
"(suruh diam mereka malah bapak ini lebih parah tanyak nya)π©,"
"Bapak tenang dia tidak apa-apa tidak ada yg serius dia pingsa karena menahan rasa lapar,"
Jawab dokter setelah selesai mendengar pertanyaan yang sangat panjang kali lebar.
Dengan santai nya mereka bertiga menjawab serempak.
"Ooooo lapar,"
Jawab Edi,Abah dan Azzam dengan serempak.
Tring tring.....
Otak mereka baru konekπ π π π
"Edi bukan nya kalian berdua dapat makanan dari caffe,??kenapa kalian berdua gak kesana,.??"
Tanyak Azzam yang merasa penasaran kenapa Joe dan Edi tidak ke caffe.
Dengan sangat lesunya Edi menjawab
"Udah bang kesana tapi kami berdua di usir sama Desi bang,"
Jawab Edi dengan sangat lesu.
"Loh kok bisa,.??"
Tanya Azzam yang penasaran dengan apa yang terjadi,kenapa bisa Joe dan Edi di usir oleh Desi.
"Tanya aja sama Desi bang,"
Jawab Edi yang lebih memilih tidak mengatakan apapun.
Dengan sangat lesu Edi pun masuk ke kamar inap Joe,melihat Joe lagi makan, Abah beli makanan 2 bungkus di kantin RS.
__ADS_1