
Azzam yang jatuh pingsan pun langsung di rawat karena akibat sangat syok dan membuat Azzam tak sadar diri,.. Sedangkan jenazah Zahira mulai di urus oleh pihak keluarga karena jam 04 sore akan di kebumikan.
Azzam yang baru sadar pun langsung mencari Zahira.
"Zahira... Zahira....Joe mana Zahira di mana,.!?"
Tanya Azzam dengan sangat panik mencari Zahira.
"Zahrah udah di bawa pulang bang, mungkin jam 04 akan di kebumikan,."
Jawab Joe,dengan sangat pilu melihat Azzam yang seperti itu.
Azzam yang mendengar itu pun langsung bangun dan meminta pulang,Azzam gak sanggup jika dirinya tidak mengatar kepergia kekaksih hati nya itu.
Joe yang melihat Azzam bangun pun langsung menahan.
"ababg jangan bangun abang belum sehat betul,."
Ucap Joe yang melihat Azzam bangun.
"Gak...Gak aku harus kesana, dia...Dia... Butuh aku Joe...Ayo Joe antar aku...Ayo joeeeee cepatttt,."
Teriak Azzam yang prustasi karena telah kehilangan kekasih hati nya.
Joe yang melihat itu juga tida tega,Joe pun langsung mengiyakan nya.
Sesampainya di rumah Zahira,...
Azzam lagi dan lagi menetes kan air mata,melihat seorang bidadari Allah tertidur di atas kasur berselimut putih dan melihat Zahira tersenyum seakan dia hanya tertidur,Azzam pun mendekat sedangkan tamu-tamu mulai berdatangan.
__ADS_1
"Dek...Abang ikhlas kau pergi membawa cinta kita,abang ikhlas kau pergi membawa kebahagia ini,."
Ucap Azzam di dalam hati.
Umma yang melihat itu pun langsung memeluk putra semata wayang nya.
Azzam yang merasa di peluk pun menangis sejadi jadi nya tak menghiraukan banyak oarng yang melihat nya menagis.
"Nangis lah nak,tapi jangan kau ratapi
ikhlas kan dia Allah lebih mencintai nya,kuat kan hati mu dia butuh doa mu nak,."
Ucap Umma yang tidak kuat melihat anak semata wayangnya.
"Iya Umma...Azzam akan kuat,."
Jam sudah menuju pukul 4 sore
pemakaman Zahira akan di langsung kan sore itu juga.
Kata orang kami bilang gak boleh lama-lama menunda pemakaman mayat akan tersiksa,bahkan kita mendapat dosa jika terlalu lama menunda.
Azzam dengan lemah mengangkat keranda jenazah Zahira menuju pemakaman umum,di mana Zahira akan beristirahat untuk selamanya.
Azzam trus mengucap
laillah ahillah
laillah ahillah
__ADS_1
sampai menuju ke pemakaman dengan lemas Azzam meminta kepada pak ustadz.
"Ustadz boleh kah aku ikut turun membantu untuk terakhir kalinya,.??"
Ucap Azzam yang meminta agar dirinya bisa melakukan yang terakhir kalinya untuk pujaan hati nya.
"Boleh nak lakukan lah,."
Ucap pak ustadz,yang mengiyakan permintaan Azzam.
dengan air mata mengalir dan tangan bergetar rasa hancur yang Azzam rasakan Azzam tetap melakukan nya.
Setelah pemakaman Azzam tak lupa mendoakan Zahira nya,dengan air mata trus mengalir dan hati terasa sangat sakit,tentu saja Azzam hari ini sangatlah hancur,sehancur-hancurnya.
Pujaan hati yang selama ini di idamkan sudah pulang ke pangkuan sang pencipta,hanya tinggal kenangan
dan cinta,walau harus menahan tetap harus ikhlas demi kebahagia dan ketenangan Zahira😔.
...﹏﹏﹏﹏﹏✪✭✪﹏﹏﹏﹏﹏...
...wahay pemilik hati. ...
masih kah kau di sana memikir kan aku.
apa sudh meliki yang lain.
wahay kerinduan tolong hanyut kan perasaan .
yang tak pantas ini. karna aku sudah tak bisa menahan sesak di dada😖
__ADS_1