
Sesampainya di rumah tunangan nya Azzam,mereka berdua pun turun dari mobil dan mengetok pintu.
"Assalamualaikum,."
Ucap Azzam dan Joe barengan.
"Wa'allaikumsalam,eh nak Azzam masuk nak,."
Jawab ibunda nya Zahira.
"Iya bunda,."
Jawab Azzam.
"Mau ambil udangan ya nak,.??"
Tanya bunda nya Zahira.
"Iya bunda,."
Jawab Azzam.
."Kalau gitu tunggu sebentar ya,."
Jawab bunda nya Zahira.
Bunda nya Zahira pun langsung masuk kekamar mengambil udangan,
Joe hanya diam.
Tiba-tiba dari belakang keluar pak Indra ayah nya Zahira.
"Eh nak Azzam mau ngambil udangan ya,.??
Tanya ayah nya Zahira.
"Iya yah,..Soal nya mau di antar lasung,."
__ADS_1
Jawab Azzam sambil senyum,dan salam tak lupa juga Joe ikutan salam,dan ayah Zahira pun melihat ke arah Joe.
"Ini siapa nak,.??baru lihat ayah,.??"
Tanya ayah Zahira.
"Oohh...Ini Joe,..Ayah anak angkat Abah,."
Jawab Azzam,yang memperkenalkan Joe kepada ayahnya Zahira.
Ayah Zahira yang mendengar itu pun tersenyum sambil mengangguk,.
"Loh kalian belum di kasih minum,.??
Gimana ne bunda kok calon menatu datang minum gk di kasih,.??"
Ucap Ayah Zahira.
Bunda yang mendengar pun kaget.
Ucap bunda yang merasa tidak enak hati.
"Gak usah bunda,kami juga buru-buru soal nya mau ke tokoh Abah juga ne,."
Jawab Azzam.
"Ya nak minum dulu gitu,kan kalian pasti haus,."
Ucap bunda Zahira.
"Gak usah bunda,..Maaf kami emang buru-buru,."
Jawab Azzam,yang meminta agar bunda Zahira tidak perlu mengambil minum.
Mereka berdua pun lasung bediri dan berpamitan kepada ayah dan bunda Zahira.
"Bunda,..Ayah,.. Azzam sama Joe pamit dulu ya,..Soal nya mau ke tokoh Abah dulu,."
__ADS_1
Jawab Azzam yang berpamitan kepada ayah dan bunda Zahira.
Selesai berpamitan Azzam dan Joe pun langsung pergi menuju ke tokoh Abah seperti biasanya.
Sesampainya di tokoh seperti biasa
Azzam cek bagian gudang di sana sudah ada Edi,ya Edi kerja di tokoh Abah sedangkan Joe duduk di depan sambil nungguin Azzam,karena tak ada kegiatan lagi Azzam dan Joe akan pulang ke rumah.
Dalam perjalan Azzam merasa sakit di ulu hati nya,tapi tak tau penyebab nya apa, Azzam selalu memikir kan calon istrinya dan merasa ada yang aneh Azzam pun mencoba untuk menghubungi nya,ternyata calon istri Azzam masih kuliah, Azzam juga belum tenang padahal juga sudah shalawatan.
Joe yang melihat Azzam sangat gelisah begitu mencoba bertanya kepada Azzam.
"Bang kenapa,.??Kok aku lihat raut wajah mu kaya orang gelisah,.??"
Tanya Joe,yang sudah tidak tahan melihat Azzam seperti itu.
"Aku gak tau Joe,??Rasanya seperti akan ada yang hilang, seperti sesuatu tapi aku gak tau itu apa,.??"
Jawab Azzam,yang lebih binggung dengan apa yang dirinya rasakan.
Joe yang mendengar pun mencoba untuk menghibur Azzam.
"Mungkin perasaan abang aja,coba abang tarik nafas lalu abang lahiran deh,."
Ucap Joe yang sambil mengajak bercanda agar Azzam tidak khawatir lagi.
Azzam pun langsung tertawa
dan sejenak lupa apa yang dirinya gelisah kan sedari tadi.
...😧😧😧😧😧😧...
...***pusing x. namun juga tahan tahan...
mana tau ada surat cinta buat aku dr kalian
di komen ya***
__ADS_1