
1 jam mereka di salon,Ana menunggu Joe dengan sabar sambil makan cemilan dan juga baca novel.
Tiba-tiba datang seorang cowok dengan penampilan baru nya,satu kata yang terucap.
Sempurnaπ€£βοΈ
"Wooooo,...Abanggggggg kan cakep gemes deh,"
Ucap Anaπ
Joe yang mendengar itu pun langsung mengacak kepala ana yang pakai kerudung.
"Is abang kan...Berantakan jilbab Ana,"
Ucap Ana sambil cemburut,.
Joe yang mendengar itu pun rasanya pengen bilang sok-sok imut,.padahal memang imut kalau lagi ngambek,
Dengan malas Ana langsung ke kasir.
"Mbak berapa semua nya,??"
Tanya Ana.
"890 rupia mbak,"
Jawab kasir
"Oky,"
Jawab Ana sambil membayar nominal nya.
Dengan senang hati Ana pun mengajak Joe makan.
"Abang kita makan dulu ya,.habis kita makan kita ke mall,cari baju sama sepatu buat abang,"
Ajak Ana,dengan sikapnya yang biasa.
Joe hanya menggangguk saja,sebab Azzam sudah berpesan turutin apapun yang Ana mau.
Ya...Begitu lah hari itu mereka berdua menghabis kan uang dan jalan-jalan.
__ADS_1
Ana yang bar-bar hanya merasa Joe itu abang nya,tetapi lain dengan Joe,.
Joe merasa bahagia,bisa jalan-jalan dengan wanita yang baru dirinya kenal,walaupun itu hanya sebatas adik dan abangπ
Begitu sampai di rumah,Rani yang melihat perubahan terhadap Joe pun langsung angkat tangan
memberi jempol.
"Woooow,cakep bang..Abag jangan kebelangkang ya,..Sebab ayam entok Abah pasti tergila-gila sama abang,"
Ucap Rani,yang menjaili Joe.
Ana yang mendengar pun langsung ikut menjaili.
"Mendingan ayam Ran...Ini sapi pun akan tersipu malu melihat abang Joe tamvan,"
Timpal Ana,yang ikut menjaili Joe.
Rani dan Ana pun langsung tertawa,
sedangkan Joe langsung kesal mendengar perkataan Rani dan Ana.
Dengan kesal Joe pun mengacak-acak hijab Ana dan Rani.
diam-diam Umma melihat,Umma tau sorot mata Joe ke Ana sangat berbeda,tapi Umma tau Joe gak akan melampaui batass,sebab Abah sudah mengatakan, bahwa Joe akan bisa menahan itu semua.
Sedangkan Joe,Ana dan Rani asyik dengan gurauan nya.
Rani juga menyadari tatapan mata Joe ke Ana berbeda,tapi Rani gak mau ambil pusing,toh bang Joe gak mungkin sama Ana.
Sedangkan Ana dengan kepolasan nya dan bar-bar mana tau apa-apa..
Karena asyik bercanda Umma datang memanggil mereka bertiga.
"Ana,Rani,Joe sini dulu,"
Pinta Umma yang memanggil mereka bertiga.
Dengan senyum mereka bertiga pun duduk di depan Umma.
"Rani kamu itu sudah besar,jangan buat Umma sama Abah kecewa ya,"
__ADS_1
Ucap Umma,yang mengingatkan Rani.
"Buat Ana,..Kamu sekarang juga sudah dewasa,berubah lah nak jadi wanita yang ta'at agama,"
Lanjut Umma, mengingatkan Ana.
Lalu Umma menatap kearah Joe dengan tatapan hangat,.
"Joe,Umma tau hati mu nak,.!!Umma harap,jangan kau hancurkan harapan Umma kepada mu,.!!hati Umma sangat mencintai mu saat ini,karena kamu sudah menjadi bagian dari kehidupan umma,.!!buang lah perasan itu...Buat wanita yang kau cintai itu,.!! Umma percaya kamu bisa,"
Ucap Umma menasehati Joe.
Joe yang mendengar itu langsung tekujut,..Joe tidak menyangka, ternyata Umma tau isi hati nya.
Sedakan Rani tersenyum sambil berkata.
"Abang...Rani yakin abang bisa,"
Ucap Rani,yang tau juga isi hati Joe.
Sedakan Ana malah bengong dan kepo.
"Siapa wanita itu Umma,..Abang,..Rani,
apa ana kenal,.??cieeee...Abang Joe udah mau cinta-cintaan,.!! Cantik gak itu cewek penasaran Ana,apa dia baik lembut,.??wow Ana jadi kepo ya,"
Tanya Ana pajang lebar,saking kepo nya dia.
Sedakan Joe hanya menajwab dalam hati nya saja.
"Wanita itu kamu yang sudah merebut hati ku,.!! tapi aku janji rasa ini akan ku kubur dengan ke iklasan ku,.!! maaf Ana,..Hati ku...Cinta ku...yang tak tau diri ini menempati nama mu yang tak mungkin aku raih,.!! Cukup untuk ku selalu menjaga mu...Walaupun hanya sebatas adik dan abang,"
Batin Joe,yang tak mungkin memiliki perasaan apapun, kecuali sebatas adik dan abang saja.
ππππππππππ
jangan menaruh air di daun keladi.
sebab air itu tak menyatu dengan daun nya.
jangan menaruh hati pada orang lain
__ADS_1
sebab rasanya tak akan samaπ π π π