Meraih Impian

Meraih Impian
Makan malam


__ADS_3

Lila masih diam, ia tidak tahu harus menjawab apa. Tanganya menggenggam erat jemari ibunya.


" Ikuti apa kata hatimu nok" ucap ibu


" Em..apa kamu tidak salah memintaku menjadi calon istrimu" tanya lila


" Aku sudah mantap dengan keputusanku, tolong terima aku menjadi imam mu. Aku berjanji akan berubah menjadi orang yang lebih baik lagi" janji adrian


" Tapi kamu tahukan, aku sedang kuliah dan aku ga mau berhenti ditengah jalan karena dari dulu aku ingin meraih impianku menjadi guru dan membantu anak anak yang kurang mampu" ucap lila


" Tenang lil, aku ga akan menyuruh kamu berhenti kuliah dan melarang kamu untuk menjadi guru seperti apa yang kamu impikan" ucap adrian


" Terus bagaimana kuliah kamu" tanya lila


" Tinggal satu semester lagi aku lulus dan selanjutnya akan membantu bisnis dedy di sini. Kasihan dedy udah tua" ucap adrian


" Ish kamu itu ngatain bokap sendiri" ucap lila


" Em jadi gimana..mau kan" tanya adrian


Lila mengangguk dan tersenyum.


" Yes" ucap adrian dalam hati


" Trimakasih, ya udah entar aku jemput kamu sehabis sholat isya ya" ucap adrian


Lila lalu mengangguk kembali.


" Ibu, aku pamit dulu ya..trimakasih udah mau bantu aku" pamit adrian pada ibu


Adrian mencium tangan ibu dan keluar dari rumah di ikuti lila di belakangnya.


Sebelum masuk mobil adrian membisikan sesuatu pada lila " Tanks ya bidadariku"


Lila mendengar itu hanya tersenyum malu.


****


Bu desi dan ART sudah menyiapkan makanan di meja makan.


" Wih enak enak nih jadi ga sabar makan" ucap adrian


" Ih kamu nih, cepetan gih susul calon mu. Momi udah ga sabar pengin lihat. Awas aja kalau jelek, momi ga kasih restu" ancam momi


" Ah momi ngeremehin selera iyan, dijamin momi bakalan langsung suka deh" ucap adrian

__ADS_1


" Ya udah sana keburu malam, ntar masakanya ga enak" suruh momi


" Rebes mom, iyan pamit dulu ya..muach" pamit adrian


Adrian segera melajukan mobilnya ke rumah lila


" Assalamualaikum"


" Waalaikumsalam"


" Eh nak iyan udah datang sini masuk, sebentar ya ibu panggilkan lila" ucap ibu


" Nok, tuh nak iyan udah dateng" panggil ibu


" Iya bu sebentar" ucap lila


Adrian terpana melihat lila berdiri di hadapanya.


" Ehm ehm, gimana jadi enggak " lila bertanya


" oh jadi" adrian tergagap


" Bu, lila pamit ya" ucap lila


" Iya bu, pasti" ucap adrian


Lila dan adrian mencium tangan bu ningsih sebelim pergi


" Assalamualaikum"


" Walaikumsalam"


" Eh den iyan wis teka, kie calone..ayu nemen ya kaya artis sing neng ig sing lagi viral kae lho" ucap bibi


" Iyan gitu lho bi, momi sama dedy mana" tanya adrian


" Wis neng meja makan den" jawab adrian


" Ya udah yu lil, kita langsung ke ruang makan aja" ajak adrian


Adrian melangkah ke ruang makan menemui momi dan dedynya dan lila mengikuti dari belakang


" Assalamualaikum tan" salam lila sambil mencium tangan desi


" Assalamualaikum om" mencium tangan ferdi

__ADS_1


Entah mengapa saat desi menatap lila ada rasa yang aneh didalam hatinya.


Serasa hangat dan nyaman.


" Mom" panggil iyan


" Eh iya, silahkan lila duduk anggap kita keluarga" ucap momi


" Makasih tan" ucap lila sambil duduk di samping tempat duduk adrian


Disela sela makan mereka sambil mengobrol santai


" Lila masih kuliah apa udah kerja" tanya dedy


" Masih kuliah om di semarang" jawab lila


Dedy mengangguk mendengar jawaban lila


" Kenapa mau dengan anak om, dia bandel lho" ucap dedy


" Dedy" adrian cemberut


" Setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangan om, dan Insya Allah mas iyan bisa melengkapi kekurangan lila dan begitu pula sebaliknya" ucap lila


" Wah ga salah pilih lu yan" puji dedy


" Iyan gitu lho" adrian bangga


" Terus rencana kalian bagaimana" Tanya momi


" Penginya iyan sih cepet dihalalin" ucap adrian


" Bagus itu, tapi ga papa nih ntar LDR ran" ledek dedy


" Kan cuma sebentar by..iyan ga mau nunda ntar ditikung orang" tegas adrian


"Aw" iyan memegang perutnya yang dicubit lila


" Ada apa yan" tanya momi


" eh enggak mom, tadi ada semut gigit" jawab adrian, sedangkan lila tertunduk menahan malu


" Ya udah, ntar besok kita kerumah lila mau membicarakan pernikahan kalian dengan ibu lila sekalian silaturrohim" ucap momi


Merekapun menyelasaikan malam nya.

__ADS_1


__ADS_2