Meraih Impian

Meraih Impian
Rencana


__ADS_3

Bagus mengirim foto vera ke hp ferdi dan menceritakan informasi yang ia dapat dari jihan.


" Kamu udah tumbuh menjadi gadis yang cantik maaf dedy baru menemukanmu, dedy janji akan memberikan apapun yang kamu mau" ucap ferdi lirih sambil melihat foto itu


" Pih udah siap" tanya desi


" eh udah mi yo kita pergi ke rumah lila" ajak ferdi


Merekapun melajukan mobilnya.


" Ntar di toko buah berhenti sebentar ya pih, momi mau beli parsel buah buat ibunya lila" ucap desi


" iya mih" ucap ferdi


Ferdi menghentikan mobilnya di depan toko buah, desi segera turun masuk ke toko buah


" pak tolong buatin parsel buah yang bagus ya" ucap desi pada bapak penjual buah


" baik bu, tunggu sebentar ya" ucap bapak itu


Bapak penjual buah itupun membuatkan parsel pesenan desi


" maaf bu ini parselnya udah jadi" bapak penjual buah itu menyerahkan parsel buah


" berapa pak" tanya desi


" 300rb bu" jawab bapak itu


" ini pak uangnya, trimakasih" ucap desi


" sama sama bu" ucap bapak itu

__ADS_1


Ferdi dan desi pun melanjutkan perjalananya ke rumah lila


" Assalamualaikum"


" Waalaikumsalam"


" Eh ada tamu, mari masuk maaf rumahnya kecil" ucap bu ningsih


" Iya bu gapapa" ucap desi


Ferdi dan desi duduk di sofa panjang diruang tamu


" mau minum apa pak bu" tanya bu ningsih


" ga usah repot repot bu" ucap desi


" engga repot kok cuma minum, sebentar tak buatin minum dulu ya" pamit bu ningsih pergi ke dapur


" silahkan diminum, maaf seadanya" ucap bu ningsih


" ga papa bu, oya mana lila" tanya desi


" lila kalau jam segini lagi bantu belajar anak anak yang ga sekolah" jawab bu ningsih


" Wah, beruntung ibu punya anak yang baik dan cantik pula" puji desi


" Alhamdulillah bu" ucap bu ningsih


" Oya maaf kami orang tua adrian bu" ferdi memperkenalkan diri


" oh nak ferdi yang ganteng itu to" ucap bu ningsih

__ADS_1


" Iya bu, kedatangan kami disini yang pertama untuk silaturrohim dan yang kedua mau meminta ijin pada ibu untuk menghitbah lila jadi mantu" ucap ferdi


" oh ya kemaren nak adrian juga ijin sama ibu, kalau ibu mah terserah lila aja kan yang menjalani ntar lila" ucap bu ningsih


" iya bu dan lila tadi malam sudah mau, tapi untuk rencana nikah katanya diserahkan sama kita sebagai orang tua, bagaimana menurut ibu yang terbaik" tanya desi


" Kalau ibu sih lebih cepat lebih baik takut menjadi fitnah" ucap bu ningsih


" Alhamdulillah kita satu pemikiran bu" ucap ferdi


" ya udah kalau begitu satu minggu lagi kita adakan akad sekalian resepsi, adrian kan berangkat ke amriknya dua minggu lagi pih" saran desi


" iya bagus ntar momi yang atur ya" ucap ferdi


" maaf pak bu saya ga bisa membantu maklum sudah tua" ucap bu ningsih


" iya bu gapapa, ntar semuanya kita yang urus" ucap desi


" Assalamualaikum" salam lila


" Walaikumsalam"


" Eh ada ibu sama bapak" ucap lila sambil mencium tangan ferdi, desi dan ibunya


" Iya ini baru ngomongin acara akad sama resepsinya adrian sama kamu" ucap bu ningsih


" Lil, kamu ke semarangnya kapan" tanya ferdi


" tiga minggu lagi pak" jawab lila


" baguslah berarti acara akadnya satu minggu lagi ya" ucap ferdi

__ADS_1


" terserah bapak ibu aja" ucap lila


__ADS_2