
Bagus mengirim foto vera ke hp ferdi dan menceritakan informasi yang ia dapat dari jihan.
" Kamu udah tumbuh menjadi gadis yang cantik maaf dedy baru menemukanmu, dedy janji akan memberikan apapun yang kamu mau" ucap ferdi lirih sambil melihat foto itu
" Pih udah siap" tanya desi
" eh udah mi yo kita pergi ke rumah lila" ajak ferdi
Merekapun melajukan mobilnya.
" Ntar di toko buah berhenti sebentar ya pih, momi mau beli parsel buah buat ibunya lila" ucap desi
" iya mih" ucap ferdi
Ferdi menghentikan mobilnya di depan toko buah, desi segera turun masuk ke toko buah
" pak tolong buatin parsel buah yang bagus ya" ucap desi pada bapak penjual buah
" baik bu, tunggu sebentar ya" ucap bapak itu
Bapak penjual buah itupun membuatkan parsel pesenan desi
" maaf bu ini parselnya udah jadi" bapak penjual buah itu menyerahkan parsel buah
" berapa pak" tanya desi
" 300rb bu" jawab bapak itu
" ini pak uangnya, trimakasih" ucap desi
" sama sama bu" ucap bapak itu
__ADS_1
Ferdi dan desi pun melanjutkan perjalananya ke rumah lila
" Assalamualaikum"
" Waalaikumsalam"
" Eh ada tamu, mari masuk maaf rumahnya kecil" ucap bu ningsih
" Iya bu gapapa" ucap desi
Ferdi dan desi duduk di sofa panjang diruang tamu
" mau minum apa pak bu" tanya bu ningsih
" ga usah repot repot bu" ucap desi
" engga repot kok cuma minum, sebentar tak buatin minum dulu ya" pamit bu ningsih pergi ke dapur
" silahkan diminum, maaf seadanya" ucap bu ningsih
" ga papa bu, oya mana lila" tanya desi
" lila kalau jam segini lagi bantu belajar anak anak yang ga sekolah" jawab bu ningsih
" Wah, beruntung ibu punya anak yang baik dan cantik pula" puji desi
" Alhamdulillah bu" ucap bu ningsih
" Oya maaf kami orang tua adrian bu" ferdi memperkenalkan diri
" oh nak ferdi yang ganteng itu to" ucap bu ningsih
__ADS_1
" Iya bu, kedatangan kami disini yang pertama untuk silaturrohim dan yang kedua mau meminta ijin pada ibu untuk menghitbah lila jadi mantu" ucap ferdi
" oh ya kemaren nak adrian juga ijin sama ibu, kalau ibu mah terserah lila aja kan yang menjalani ntar lila" ucap bu ningsih
" iya bu dan lila tadi malam sudah mau, tapi untuk rencana nikah katanya diserahkan sama kita sebagai orang tua, bagaimana menurut ibu yang terbaik" tanya desi
" Kalau ibu sih lebih cepat lebih baik takut menjadi fitnah" ucap bu ningsih
" Alhamdulillah kita satu pemikiran bu" ucap ferdi
" ya udah kalau begitu satu minggu lagi kita adakan akad sekalian resepsi, adrian kan berangkat ke amriknya dua minggu lagi pih" saran desi
" iya bagus ntar momi yang atur ya" ucap ferdi
" maaf pak bu saya ga bisa membantu maklum sudah tua" ucap bu ningsih
" iya bu gapapa, ntar semuanya kita yang urus" ucap desi
" Assalamualaikum" salam lila
" Walaikumsalam"
" Eh ada ibu sama bapak" ucap lila sambil mencium tangan ferdi, desi dan ibunya
" Iya ini baru ngomongin acara akad sama resepsinya adrian sama kamu" ucap bu ningsih
" Lil, kamu ke semarangnya kapan" tanya ferdi
" tiga minggu lagi pak" jawab lila
" baguslah berarti acara akadnya satu minggu lagi ya" ucap ferdi
__ADS_1
" terserah bapak ibu aja" ucap lila