
Keyra keluar Dari ruangan itu dan mengambil dompet dan handphonenya yang sempat ia titipkan di meja resepsionis tadi lalu pergi ke ruangannya. namun ketika ia berjalan melewati lorong rumah sakit tiba tiba handphonenya berdering lagi yang membuat nya langsung mengangkat panggilan telepon itu.
" Hallo Steve." Ucapnya ketika berhasil mengangkat telepon itu pada seorang pria yang merupakan kekasihnya
" Hai, sedang apa kau sekarang? " tanyanya.
" Aku baru saja selesai menangani pasien, kenapa? "
" tidak apa apa aku hanya ingin memastikan kau tidak melupakan istirahat mu, apa kau sudah makan siang. "
" sebentar lagi aku akan pergi makan siang dengan teman temanku,"
" Begitu rupanya,aku merindukan mu,nanti malam apa kau mau jalan dan makan malam dengan ku key. " ujarnya yang membuat gadis itu tersenyum.
" tentu saja, ayo kita makan daging steak dan ice cream. "
" Oke, aku akan menjemput mu nanti malam. "
" kalau begitu sampai jumpa nanti malam Steve, bye bye. " ucapnya yang kemudian mematikan telepon nya secara sepihak.
setelah mematikan Teleponnya itu dan dia masuk kedalam ruangannya dengan ditemani senyuman di bibir nya.
...****************...
Sore Harinya setelah menyelesaikan perkerjaan nya, Keyra pun langsung pulang ke rumah dan menyiapkan dirinya, dan tepat pukul 7 malam Akhirnya mobil Steve pun berhenti tepat di depan rumah gadis itu, dengan memakai dress berwarna biru langit yang jatuh di bawah lutut dan sepatu berhak tinggi keyra keluar dari rumah itu dan masuk kedalam mobil pria itu.
setelah Keyra masuk, Steve pun mulai menyalakan mesin mobilnya dan melajukan mobilnya itu pergi dari tempat itu.
Mobil Steve melaju dengan begitu cepatnya melintasi jalanan malam yang cukup ramai itu, dan beberapa menit kemudian Mobil itu pun akhirnya berhenti di sebuah restoran daging yang letaknya cukup jauh dari tempat mereka berangkat.
mereka pun mulai masuk kedalam Restoran dan mencari tempat Lalu untuk segera memesan makanan.
Mereka berdua membicarakan banyak hal yang menyenangkan dan mengungkit berbagai kenangan lucu di masa lalu sembari menyantap hidangan makan malam yang ada di atas meja makan,terlelah puas dan kenyang mereka pun beranjak pergi keluar dari restoran itu dan pergi ke sebuah taman yang terletak tidak jauh dari tempat itu.
" Sudah lama sekali kita tidak jalan seperti ini Steve, dan aku sangat merindukan hal itu. " Ucapnya sembari menggandeng tangan pria tinggi.
" Benarkan, jadi kau tidak merindukanku, tapi kau rindu jalan jalan bersamaku. "
" ahh bukan seperti itu, aku juga merindukanmu, kita jarang sekali bertemu sejak kau lulus sekolah pilot mu, kau terus pergi ke luar negeri dan tidak pernah menemuiku. " grutunya yang membuat Steve sedikit gemas mendengarnya
" kau marah padaku, seharusnya kau menjadi pramugari bukannya dokter Key, agar kita bisa terus bertemu iya kan. "
" benarkah lalu bagaimana kalau aku juga bilang seharusnya kau menjadi dokter bukannya pilot, agar kau setiap hari bisa bertemu denganku. " Kesalnya.
" Astaga, belum menjadi istri ku kau sudah sangat pemarah, bagaimana jika aku menikahimu nanti aku pasti akan sangat tertekan. " ledek nya sembari menatap Keyra.
" Steve.... "
" Tidak tidak, aku hanya bercanda, bagaimanapun sifatmu aku akan tetap menikahimu, sudah jangan marah ayo akan ku belikan ice cream yang kau mau. " bujuknya ketika melihat wajah Keyra yang sudah hampir badmood karena nya
__ADS_1
" (tersenyum) Ayo, belikan aku rasa strawberry. " jawabanya.
" tentu saja,ambillah makanan yang kau mau. " ujarnya yang membuat Keyra tersenyum dan mereka pun masuk kedalam sebuah minimarket yang terletak tidak jauh dari taman itu.
...****************...
Keesokan Harinya, Seperti biasa Keyra berangkat ke rumah sakit dengan wajah yang penuh ceria yah meskipun Ryan kakak Laki lakinya sama sekali belum menghubungi nya hari ini. sembari membawa sebuah tas bekal dan tas bahunya gadis itu berjalan melewati lorong menuju ke ruangan nya.
" Key! Keyra!! " Panggil seseorang dari kejauhan ya g membuat Keyra menghentikan langkahnya.
" Ada Apa Van? ahh iya ini kotak bekal mu kemarin. " jawabnya sembari menyodorkan kotak bekal itu.
" Bukan itu, Pasien mu kemarin sudah sadarkan diri. "
" Benarkah, apa kalian sudah memberikan pemeriksaan ulang pada tubuhnya , mungkin ada bagian tubuh lain yang patah atau semacamnya. " ujarnya.
" Itu masalahnya, kita ingin melakukannya tapi satupun dari keluarga nya tidak ada yang datang, jadi aku menunggumu, karena kau dokter yang menanganinya langsung. " jawabnya yang membuat Keyra sedikit terdiam.
" Begitu rupanya, sebentar aku meletakan tas dulu, aku akan memeriksanya sebentar lagi. " ucapnya yang membuat Vania mengangguk sedangkan Keyra langsung masuk kedalam ruangannya untuk menyiapkan diri.
Setelah Bersiap Gadis itupun pergi dan masuk ke dalam ruang IGD dimana pasien itu berada, dan ketika dia masuk kedalam dia melihat pria itu sedang duduk di atas ranjangnya sembari menatap kearah Luar kaca cendela.
" Selamat Pagi Tuan Aaron, saya Dokter yang menangani Tuan. " Sapanya dengan penuh senyuman sedangkan Pria itu hanya menatap keberadaan nya, melihat hal itu Keyra pun mulai melihat dan memeriksa keadaanya.
" Katakan Apa yang Tuan rasakan sekarang? "
" Aku baik baik saja, hanya kepalaku sering terasa sakit beberapa waktu yang lalu. " Jawabnya.
" tidak terlalu serius, tangan kanan Tuan sedikit patah, tapi jangan Khawatir itu tidak terlalu parah sehingga dapat pulih di waktu singkat. " Jawabnya yang membuat Aaron terdiam mendengar nya.
" Sebelumnya Maaf Tuan, Apa keluarga Tuan semuanya ada di luar negeri atau semacamnya, sebab dari kemarin pihak rumah sakit sudah berusaha menghubungi mereka tapi satupun dari mereka tidak ada yang datang. " tanya nya.
" Bagaimana jika aku bilang aku tidak memiliki Keluarga. "
" Apa? Maksudnya? " tanyanya bingung yang membuat Aaron seketika tersenyum smirk padanya.
"kakak ku adalah orang yang sangat sibuk, jadi mungkin dia tidak bisa kemari, lakukan apa yang yang kau mau yang penting aku kembali pulih, kau tidak perlu meminta persetujuan dari pihak keluarga karena sampai aku mati pun mereka tidak akan kemari, jadi anggap saja kau dokter sekaligus Wali untukku. " Ujarnya yang membuat Keyra sedikit terdiam dan terheran mendengarnya.
" baiklah meskipun itu sedikit aneh, tapi akan lebih baik berusahalah untuk menghubungi salah satu keluargamu. " Jawabnya sedangkan pria itu hanya diam saja tidak merespon omongannya, dan tidak lama kemudian seorang Perawat pun masuk kedalam ruangan itu dan menghampiri kalian sembari membawa nampan yang berisi sup air dan obat di tangannya.
" Dokter Key, ini adalah sarapan dan obat untuk Tuan Aaron." ucapnya sembari meletakan nampan itu di meja.
" (mengangguk) Kau tolong bantu dia untuk makan, dan meminum obatnya aku akan memeriksa pasien lain. " ucapnya sembari beranjak dari tempat duduk nya.
" Baik Dok. "
"Kenapa tidak kau saja yang membantu ku, bukankah kau yang bertugas merawat ku? " ucapnya yang berhasil menghentikan langkah Keyra yang hendak pergi.
" Maafkan saya tapi saya masih mempunyai pasien lain yang harus saya tangani pagi ini. " jawabnya.
__ADS_1
" Makanlah dengan baik karena setelah ini saya akan memeriksa lebih lanjut kondisi Tuan. " lanjut nya yang kemudian pergi dari tempat itu. Mendengar hal itu membuat pria itu diam dan hanya bisa menatap kepergiannya.
Sore harinya Setelah menyelesaikan beberapa perkerjaan nya, Keyra pun kembali ke ruang IGD untuk menemui itu lagi dengan membawa seorang perawat yang akan membantunya mengganti perban lukanya.
dan sesampainya disana Mereka pun menghampiri pria yang sedang membaringkan tubuhnya di atas ranjangnya.
" Tuan Aaron, waktunya mengganti perban luka anda. " ucap keyra yang membuat Aaron membuka kedua matanya dan melihat mereka sedang berdiri di sampingnya.
melihat hal itu Keyra pun mulai melepas satu persatu mengganti plester dan perban lukanya itu sembari mengobatinya dengan dibantu seorang perawat disampinnya.
" Kapan aku boleh pulang, apa aku boleh pulang besok? " tanya nya tiba tiba.
" Akan lebih baik Tuan Aaron menginap di sini untuk beberapa hari sampai kondisi Tuan benar benar stabil. " jawabnya.
" disini adalah tempat yang paling membosankan , aku hanya bisa tidur dan duduk. " sahutnya.
" sepertinya kita seumuran apa aku benar?" lanjutnya.
" sepertinya begitu. "
" Apa kau mau menjadi dokter pribadi kakakku, dia mengindap penyakit turunan, dan dia benar benar sama sekali tidak mau dibawa ke rumah sakit, apa kau mau berkerja denganku. " tawarnya tiba tiba menawarkan sebuah perkerjaan pada nya.
" maafkan Saya Tuan, saya adalah dokter disini, jadi tidak mungkin saya akan melepaskan perkerjaan saya disini. " ucapnya yang membuat Aaron terdiam
...****************...
Malam harinya setelah menyelesaikan perkerjaan nya, Keyra pun segera bersiap untuk pulang, gadis itu keluar dari rumah sakit itu dan masuk kedalam mobilnya, setelah itu dia pun langsung melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu.
" Apa Kak Ryan sangat sibuk hari ini, kenapa dia belum sama sekali menghubungi ku hari ini. " ucapnya sembari mengemudikan mobilnya itu.
" (menghela nafas) Mungkin dia memang sibuk, Key kau tidak boleh egois mengerti. " lanjutnya yang sedang berbicara pada dirinya sendiri.
Keyra melajukan mobilnya dengan begitu cepat melintasi jalan raya agar dia cepat sampai di rumah, namun ketika di tengah perjalanan entah kenapa tiba tiba saja mobil Keyra Berhenti tanpa perintah darinya di sebuah jalanan malam yang begitu sepi dan sunyi.
" Apa tunggu, kenapa tiba tiba berhenti sendiri, padahal aku tidak menyuruhnya berhenti. " ucapnya sembari berusaha menyalakan mesin mobilnya namun tidak bisa, mobil itu benar benar mati.
" jangan bilang, mogok lagi, ahh siall padahal baru kemarin aku membawanya ke bengkel. "
" Sekarang aku harus bagaimana. " keluhnya lalu dia pun mulai keluar dari mobil itu dan membuka holding mobil untuk mencoba memperbaikinya.
" kenapa kabelnya banyak sekali melebihi jumlah saraf manusia, atau mungkin mobil juga mempunyai jantung makanya bisa mati sendiri. " ujarnya ketika melihat banyak nya kabel dan mesin yang dia sendiri tidak tahu kabel apa itu.
" ahhh seandainya bagian mobil ini sama seperti manusia pasti aku bisa memperbaikinya, lalu sekarang aku harus bagaimana Kak Ryan. "
" dan kenapa harus berhenti di tempat seperti ini. " keluhnya lagi sembari melihat ke sekelilingnya yang begitu sepi dan gelap
Keyra mulai mengambil handphone dari dalam sakunya untuk menelpon seseorang yang mungkin bisa membantu nya, namun ketika dia ingin memencet salah satu nomor disana entah kenapa dia melihat sebuah pantulan bayangan seseorang dari kaca mobilnya. melihat hal itu membuat Keyra terdiam dan terus menatap bayangan itu yang berjalan mendekat kearahnya.
" Tunggu Siapa Kau, a-apa aku mengenalmu? " tanya nya ketika bayangan itu semakin dekat dengan dirinya.
__ADS_1
bayangan itu semakin dekat di belakangmu kau yang merasa penasaran dan takut itu pun perlahan mulai menoleh ke arahnya, namun tiba tiba saja seseorang langsung membungkam mulutmu dengan sebuah kain yang sudah di beri obat bius, Keyra yang sempat memberontak itu akhirnya jatuh pingsan tidak sadarkan diri.
" (Smirk) Akhirnya aku bisa mendapatkan mu dokter Key." ucapnya yang kemudian langsung membawa keyra pergi dari tempat itu.