
Pertarungan dimulai, Fluger menciptakan medan gravitasi kuat, aku tak dapat bergerak, rasanya kaki ku begitu berat tubuhku juga terus tertarik ke tanah.
Medan gravitasi makin tinggi hingga akhirnya aku jatuh ke tanah.
"Bagaimana ha...?, apa kau bisa melawanku, kuyakin kekuatan mu tak bisa melawan mahkluk dimensi ke empat seperti ku", Ucap nya dengan sombong.
Aku melepaskan skill ku, " Skill Kenyataan, Kenyataannya aku bisa berdiri", Seketika aku tubuh ku kembali ringan aku berdiri dan Fluger terkaget kaget melihatnya.
Tiba tiba saja dia membuat ku masuk ke lubang dimensi 4, Jalan berkelok kelok berada di atas dan dibawah semuanya adalah jalan raya dengan gedung gedung yang menempel di kanan kiri berputar putar seakan pipa yang memiliki medan gravitasi.
"Sekarang apa yang akan dia lakukan, Skill ku masih cooldown", Pikirku.
Lalu begitu ingin mencapai didasar tiba tiba gedung dari bawah muncul dan menjulang seakan ini menghantamku, lalu gedung dari atas juga datang menjatuhkan dirinya kebawah
"Kau akan ku matikan Nagamaru Rei, Kau orang yang berbahaya disini, aku tak bisa membiarkan mu hidup" Teriaknya ntah dari mana dia berada.
Dua gedung berusaha menghimpit ku, lalu aku menyadari.
Akulah medan Gravitasinya, "Fluger, kau terlalu naif menjadikan ku medan inti gravitasi.", Pikir ku dalam hati.
Begitu skill ku kembali aktif, Gedung gedung yang disekitar mulai datang kearah ku dan mendekat begitu cepat.
"Skill Kenyataan, KENYATAANNYA....., Ditanganku ada Black Hole dalam 4 detik.
Lalu Black hole berukuran kecil, menyedot semua bangunan di sekitar, cahaya bahkan tanganku juga mulai tersedot.
Setelah 4 detik baju dilenganku robek karena tersedot black hole, beruntung aku hanya mengaktifkannya 4 detik.
"Kenapa kau bisa melakukannya!!!, Mahkluk 3 dimensi seperti mu tak bisa membuat black hole!!!", Teriak Fluger marah marah ntah dari mana.
"Hmmm... sudah ku katakan kau terlalu meremehkan ku, keluar lah jangan bersembunyi di antara dimensi?", Kata ku membentak.
Lalu dimensi runtuh dan tercipta dimensi baru yaitu kotak didalam kotak, Sebuah ruangan tesseract, Dimana semuanya adalah kaca bayangan Flugee terlihat tapi hanya sebuah illusi kaca.
Mata ku menyipit dan melihat kesegala arah.
"Percuma saja aku tak bisa melihatnya", Ujarku dalam hati.
"Kau kira aku akan berhadapan dengan mu secafa langsung?, DISINI AKU LAH PENONTONNYA, BIAR ALAM YANG MENGHANCURKAN MU, AKU HANYA PERLU MEMERINTAHNYA...!!!, Teriaknya dengan sombong.
"Hmm.. sudah ku bilang kau terlalu meremehkan ku", Jawab ku menakut nakuti.
Lalu tiba tiba saja aku terjatuh ke langit dan kembali jatuh lagi ke dasar, aku menghindari kaca yang ada dibawahku.
"Dia benar benar ingin memutar mutar ku di sini",
pikir ku.
Kemudian aku memecahkan sebuah kaca dan kaca nya naik ke langit, kemudian jatuh lagi kebawah.
__ADS_1
Aku pun memecahkan 3 kaca, semua pecahannya naik dan turun lagi ke dasar.
Kemudian aku kembali terbang ke atas dan turun kedasar, sambil menghindari kaca.
Di jam ku waktu menunjukan tinggal 3 menit lagi istirahat.
"Dia ingin mengecohku disini", Aku pun berjalan ke arah kotak luar tesseract.
"Skill Kenyataan, Kenyataannya aku menang...".
Aku melihat kembali skill ku tak terjadi apa apa.
"Skillnya tidak cooldown?, Skill kenyataannya tak bisa merubah kenyataan orang lain, Jadi begitu ya kalau aku menang maka kenyataan orang lain berubah jadi kalah, akh hanya bisa membuat kenyataan yang tidak berakibat langsung pada orang lain", Pikir ku dalam hati.
Tiba tiba waktu detik menjadi 2x lebih cepat, "Sialan dia mulai mengendalikan waktu",
Lalu di dalam otak ada suara, "Skill mu itu lebih dari yang kau tau", Ucap suara itu.
Lalu aku melihat kesekitar, Fluger masih berada di sekitar sini dia masih ada di illusi kaca.
"Hei Fluger ntah kau ada disini atau kau bersembunyi, akan ku beri tahu satuhal. Kau akan terkena situasi darurat", Ucap ku dengan lantang.
"Sigh..., Apa yang kau bisa, kau ada dalam domain dan permainan ku, waktu sudah tinggal 1 menit kau bisa apa", Balasnya ntah dari mana.
"Ini ku sebut teknik rahasia, Skill Kenyataan, Kenyataan nya aku tak ada di dunia ini", Seketika aku menghilang dari tempat ku berdiri dan Fluger tak dapat melihat ku di sana.
Nah sekarang bagaimana Spectactor melihat aku",
"KAU HEBAT.... HEBAT SEKALI, TAPI SAYANG KAU BELUM KELUAR DARI DUNIA INI, SKILL DI DUNIA PARALEL YANG KU BUAT TIDAK AKAN AKTIF DI DUNIA YANG ASLI", Ucapnya ntah dari mana.
"Aku tau itu, kau tak mungkin melepaskan aku begitu saja, aku kesini hanya mengulur waktu Fluger, karena aku menghentikan waktu ku sendiri di dunia mu", Kataku menjelaskan.
"Benar juga ya, kalah kau tak ada di dunia ku berarti kau sekarang ada di celah dunia, pasti nya waktu mu akan berhenti, BERARTI.... KAU AKAN SELALU MUDA DISINI HAHAHAHA....", Ucapnya sambil tertawa menyindir.
Lalu aku bangun dan melihat sekitar, semua terasa nyata, aku bahkan tak bisa membedakan kenyataan yang sebenarnya, "Hmm.. benar benar celah dunia yang nyata ya, tapi waktu disini akan selalu ke pukul 12 siang", Ujarku pada spectactor.
"Nah sekarang apa rencana mu?", Tanya Spectactor itu.
"Disini adalah celah dunia waktu tak ada disini, jadi aku bisa kembali sesuka hati tanpa mengubah waktu, tapi bagaimana dengan gravitasi", Tanya ku pada spectactor.
"Kau ini memang menarik, aku sampai sampai ingin ke masa depan saking ingin tau episode selanjutnya dari rencana mu", Jawabnya.
Lalu aku berjalan ke jam dan memutarnya ke ke jam 12 lewat 4 menit 30 detik. "Hmmm... Cooldown Skill ku sudah selesai sepertinya, SKILL KENYATAAN, KENYATAANNYA AKU KEMBALI KE DUNIA 30 detik KEMUDIAN",
Aku kembali ke dunia paralel itu dan tepat di tempat ku sebelumnya.
"Nah Fluger, kita selesaikan ini", Sudah kuduga, Skill ku tak memiliki cooldown sekarang.
Skiil ku mengikuti waktu di dunia ini lebih lambat 30 detik dan waktu ku lebih cepat 30 detik, skill ku memili cooldown 15 detik.
__ADS_1
Otomatis begitu aku punya 2 kesempatan memakai skill tanpa Cooldown.
"SKILL KENYATAAN, KENYATAAN NYA AKU..., Berada di samping Fluger", Lalu aku memasuki dimensi yanh sama dengan Fluger.
Dia pun langsung mundur kaget begitu melihat ku.
"Sialan kenapa....",
"Skill Kenyataan , Kenyataannya ada black hole di belakang mu", Muncul Black hole di belakang Fluger dan menariknya ke belakang.
"SIGH.. SKILL RUANG DAN WAKTU...., Teleportasi..",
"Aku sudah menunggu mu, SKILL KENYATAAN, KENYATAANYA... BLACK HOLE NYA MENJAD 1000.000.000.000 KALI LEBIH BESAR DALAM 0.1 DETIK." Black Hole Membesar dan lenyap seketika.
Area itu hancur dan meledak semua murid terpental begitu juga aku terpetal ke tanah.
Murid di sekitar kehilangan banyak HP dan HP tinggal 10 persen.
"Ahh ini benar benar berbahaya, kekuatan ini telalu berbahaya" Pikirku sambil berusaha bangun.
"SELAMAT NAGAMARU REI TELAH MENGALAHKAN FRANCIS DER FLUGER, SILAHKAN MENERIMA HP, POINT DAN UPGRADE SKILL JUGA SKILL RUANG DAN WAKTU", Seketika suara di kepala ku berbunyi demikian, aku melihat status ku, aku telah naik ke level 2.
Setidaknya aku tak membunuh orang disekitar.
"Sepertinya Blackhole membuatnya berteleportasi ke luar angkasa atau ke tempat lain yang membuatnya terbunuh", Pikirku dalam hati
Segera aku mendekati Benedietta dan membantunya keluar dari reruntuhan.
"Dia masih bernafas".
Ini waktunya aku memakai Skill baru ku.
"Skill Ruang dan Waktu, Teleportasi ks Uks".
Dan semua murid di sekitar ku teleportasikan satu per satu ke uks dan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Dan setelah itu aku pun sakit dan kehabisan mana, aku terbaring di kamar seharian di rumah sakit.
"Kau tak harus menjaga ku masih ada kelas kan", Ucap ku.
"Tak apa aku....hanya... ingin... menjaga... ehhh enggak enggak maksudnya.. menengok mu...", Ucap Kyoukita malu malu.
"Memangnya menengok harus selama ini?", Tanya ku pada Kyoukita.
"Tak apa aku tak.... masalah" Jawabnya ragu ragu.
"Lakukanlah sesuka mu", Jawab ku sambil menarik selimut dan tidur.
Kyoukita menanggapinya dengan senyum dan anggukan kecil.
__ADS_1