MINESAVE : REALITY

MINESAVE : REALITY
KASUS GRAVITASI DAN DARK MATTER


__ADS_3

Besoknya jam 7 pagi aku bangun mempersiapkan diri bersekolah. Setelah kira kira jam 7 lewat 45 aku sudah selesai makan dan mandi, aku pun mengambil jam tangan yang ada diatas laci kecil disebelah tempat tidur. Lekaslah aku melangkah keluar kamar dan menguncinya.


Aku berjalan ke gedung sekolah, sesaat ingin masuk Francis der fluger ada disebelah ku dengan kursi roda, Tampaknya dia hanya mengalami cedera, tapi memang tidak ringan kalau sampai naik kursi roda.


Tak selang berapa lama Kyoukita datang menghampiri, dengan senyuman dia berkata," Selamat Pagi",


Selamat pagi", Balas ku.


Kami berdua naik kelantai atas lalu masuk ke kelas, nampak seperti couple kami berjalan hanya saja tak bergandengan.


"Kami seperti orang pacaran saja", Pikirku agak gimana rasanya, sulit dijelaskan oleh kata kata.


Disamping itu banyak murid tak masuk akibat insiden kemaren, karena mungkin mereka ketakutan atau depresi atau bisa saja karena malas, ntahlah aku tak begitu peduli tapi karena kasus ini aku sedikit merasa peduli pada mereka.


Lalu aku menghampiri seseorang yang duduk dibelakang dipojok sebelah kanan kalau dilihat dari dekat papan tulis.


"Apa kau tak takut pada kejadian kemarin".


"Sebenarnya itu sangat mengerikan, tapi kupikir itu hanya gempa biasa".


"Begitu ya", Dialog pendek itu sudah menunjukan kalah dia tak peduli, sepertinya dia akan bertahan di dunia baru ini.


Aku berjalan ke tempat duduk dan duduk sambil menggantung tas di cantelan samping meja.


Telepon berdering lagi, ku ambil hp dari saku dan kuangkat telepon itu.


"Yoo Rei apa kau SAVEE......", Ujar suara Icarus agak lebay.


"Ya tentu saja, kalau boleh tau apa kau yang menyebabkan kehancuran kemarin?".


"Hmm... Enak aja asal tuduh, ku yakin kau hanya asal sebut kan", Nadanya langsung berubah begitu ku sangkutkan dengan masalah kemarin.


"Hmm.. tentu, aku hanya asal sebut, karena aku tau kau tak mungkin membahayakan murid",


"Ya kan..... aku kan guru itu sudah melanggar kalau aku melakukan hal itu", Nadanya langsung balik lagi keawal.


"kalau gitu cepat lah masuk kelas, jangan menunggu didepan pintu", Ucap ku sambil melihat bayangan di kaca pintu yang buram.


Telepon pun ditutup, Icarus masuk dan mengajar kami semua dikelas. Tak ada yang aneh sampai jam istirahat dimulai, dan saat itu telepon berbunyi dan saat ku angkat, suara hacker itu ada lagi.

__ADS_1


"Waktu mu tak banyak loh, temukan dan pecahkan tesnya, kau hanya perlu menebak penyebabnya", Langsung saja telepon nya mati lalu aku yang sedang makan bersama Kyoukita pun berdiri dan berjalan keluar dari kantin.


"Hmm... Rei kau mau kemana", Tanya Kyoukita, aku berhenti sebentar dan menoleh ke belakang,


"Ada masalah yang harus ku selesaikan".


Aku langsung berlari keluar kantin dan naik kelantai paling atas dan masuk ke loteng sekolah lalu melihat ke arah bangunan itu.


"Kasus kali ini, Bukan Anomali Gravitasi ya.. Aku harus mencari sesuatu yang bisa mempengaruhi goncangan sebesar itu di area kecil", Aku pun mengambil handphone dan mencari sesuatu dalam fisika yang mungkin bisa membantu.


Beberapa saat kemudian aku menyadari perkataan Kyoukita kemarin. "Dasar anak pendek itu, dia ini cukup hebat", Aku berjalan agak cepat ke lantai bawah lalu keluar gedung, waktu istirahat tinggal 5 menit aku bergegas ke cafe itu, nampaknya disana sudah dipasanga garia kuning aku pun melompat unutk melewatinya dan saat aku melewati tempat cafe yang hancur itu badan ku agak sedikit ringan.


"Kau tidak ada disini, kau ada di balik tanah", Lalu telepon itu berbunyi lagi dan ku angkat lagi telepon itu.


"Hebat kau sangat hebat, aku sampai ga ngerti lagi, sekarang saatnya menjelaskan penyebabnya",


"Kau menciptakan dark matter, energi gelap yang ada di semesta yang hanya bisa di deteksi oleh gravitasi, dark matter dikenal bisa menghilangkan massa, Kau itu menghilangkan sebagian massa jarak beberapa meter di bawah tanah sehingga tanah tak memiliki massa yang cukup untuk menahan bangunan", Kata ku menjelaskan.


Kesimpulan ini diambil karena kemaren Kyoukita menjelaskan dark matter menambah efek gravitasi tapi sebenarnya yang dia ingin maksud adalah efek kebalikannya.


"Lalu kenapa ada goncangan?",


"Terakhir kenapa kau tau aku ada dibalik tanah", Nadanya langsung berubah agak berat seperti curiga.


"Karena kau adalah mahkluk diatas 4 dimensi",Jawab ku.


"Kenapa kau bisa tau aku mahkluk diatas 4 dimensi?".


"Hmm... itu karena, kau bisa mengendalikan gravitasi, tapi aku ini hanya dugaan ku sebenarnya secara logis", Seketika telepon nya mati dan aku melihat jam masih 4 menit menuju kelas dimulai.


Aku pun kaget, aku langsung lari dari sana dan seketika tanah disana hancur dan semua bangunan masuk kedalam tanah hingga menjadi seperti kubah dalam.


"Benar benar gila dia meningkatkan gravitasi buat membelokan waktu yang ku pakai buat berbicara", ujar dalam hati sambil terengah engah aku kembali.


"Selisih waktunya memang tak banyak hanya 10 detik, tapi gravitasi nya begitu kuat di bawah tanah sampai aku tak menyadarinya", Aku masih belari ke sekolah dan sampai nya disana aku masih terengah engah dan berisitirahat sejenak di kursi dekat pintu masuk.


"Dia ini memainkan dark matter untuk menghilangkan massa pada lapisan tanah atas dan menambah gravitasi di tanah dalam sedikit demi sedikit dari saat ku baru datang", Otakku tak bisa berhenti berfikir saking gilanya tingkah orang itu aku sampai terkejut.


Terkadang ada hal yang aneh tapi menarik tapi ada juga yang aneh tapi gila, aku pun berjalan ke kelas dan masuk kedalam .

__ADS_1


Aku melihat Francis sedang menulis sesuatu di papan tulis bersama Kyoukita. Nampak nya mata pelajaran selanjutnya adalah mencatat.


Kyoukita menoleh dan menghampiriku. "Kau kenapa?, terengah engah gitu?", Tanyanya bingung.


"Aku hanya berlari tadi kukira aku akan telat",


"Masalah mu sudah selesai?",


"Sudah", Jawabku


Setelah itu Kyoukita kembali menulis setelah itu aku duduk di kursi ku dan melihat di meja tertulis


"Aim Hire", Aku langsung waspada dan melihat lihat kesekeliling, Nampak hanya ada 10 siswa termasuk aku, Kyoukita dan Francis.


"Maksud dari tulisan ini", aku pun memotretnya dengan handphone setelah itu ku hapus tulisan itu.


Kebetulan tulisan itu ditulis dengan kapur putih.


lalu aku duduk dan curi waktu mencatat.


Semua berjalan lancar sampai aku pulang sekolah dan akan kembali ke asrama, aku sempat memotret catatan yang tadi tak sempat ku tulis dibuku karena keburu pulang.


"Nulismu lama juga sampai tak sempat gitu", Ucap Kyoukita.


"Ah iya aku hanya ingin rapi saja buku catatan ini", Balas ku pada nya.


Lalu kami berdua berjalan kembali ke asrama, sampai di asrama kami berpisah ke kamar masing masing aku pun langsung mengambil handphone untuk melanjutkan catatan.


Ku geser geser galeri, aku melewati foto meja yang bertuliskan Aim Hire dan akhirnya aku ke foto catatan dipapan tulis.


Setelah itu ku tulis catatan itu, selang beberala saat aku tak sengaja menyentuh lagi layar hp dan menggeser ke foto meja ku.


Lantas ku kembalikan lagi ke foto catatan paoan tulis dan ku sadar tulisannya cukup mirip hingga ku zoom zoom foto catatan yang ada di papan tulis lalu ku sandingkan dengan yang dimeja.


"Pelakunya bisa Kyoukita atau Francis?", Karena mereka yang menulis catatan di papan tulis, aku tak tau tulisan Kyoukita yang mana dan Francis yang mana.


Lalu kuingat, kalau aku memegang kertas club disana ada tulisan Kyoukita, dia menulis sendiri namanya di sana. Saat ku cari di tas, kertas itu tak ada, Lalu ku cari di laci, lemari, meja dan lain lain sekiranya ku bisa taruh itu kertas.


Aku tak menemukannya dan aku pun duduk kembali. "Lebih baik aku menyelesaikan catatan ini dulu", Aku langsung kembali menulis hingga catatan nya selesai

__ADS_1


__ADS_2