Miracle World Mystery

Miracle World Mystery
Chapter 1 : Dunia Keajaiban


__ADS_3

Masa Lampau.


Ketika awal mula penciptaan, sekumpulan Dewa tertinggi memulai menyusun tatanan dunia ini beserta isinya. Mereka juga menciptakan dab mengutus seorang Malaikat yang senantiasa menjaga keteraturan begitu juga dengan ketertiban dunia ini.


Seribu tahun setelah masa penciptaan, muncul beberapa Raja bengis di ranah langit yang haus akan kekuasaan di wilayah bumi ini. Mereka tidak segan-segan untuk menghabisi, membunuh, dan bahkan melenyapkan sebuah peradaban untuk daerah kekuasaan mereka.


Zaman itu adalah zaman yang paling mengerikan, yang dimana para Raja memperbudak banyak sekali manusia. Dan mereka hanya terduduk manis sembari menikmati hasil perbuatan kejam mereka itu dengan tertawa jahat.


Mereka melahirkan banyak keturunan kerajaan, dunia semakin dipenuhi dengan peradaban-peradaban baru yang lebih baik, dan bumi menjadi semakin asri. Keturunan kerajaan yang terpencar suatu saat akan dipertemukan kembali, dan diramalkan mereka akan bertarung satu sama lain ketika bertemu.


Tiga ribu tahun setelah zaman kerajaan. Pada hari yang sangat cerah.


Ada seorang anak yang berlatih berpedang dengan gurunya, anak tersebut bernama Zevren dan gurunya bernama Addie. Zevren berlatih dengan sangat keras.


Zevren memusatkan fokusnya kepada pedangnya dan gurunya, Zevren melepaskan pandangan beserta pendengaran nya kepada hal lain, dan ia hanya mendengar suara nafas dari gurunya.


Zevren mulai berlari, kemudian dia melompat hendak menyerang gurunya tersebut. Alangkah terkejutnya ia melihat sang guru tiba-tiba berada dibelakangnya.


Addie menyentuh badan Zevren.


Tiba-tiba sengatan listrik bertegangan tinggi menyambar tubuh Zevren, Zevren pun mengerang kesakitan.


"A-Apa itu barusan..?! Itu adalah petir!" (Zevren)


Zevren mencoba bangkit kembali, dan hendak menyerang gurunya kembali.


"Baiklah, pelatihan hari ini cukup sampai disini saja." (Addie)


"Siap Sensei!" (Zevren)


"Besok kita akan menuju ke hutan belantara didekat rumah kita, dan mencari buruan untuk makan besok." (Addie)


Zevren mengiyakan perkataan gurunya tersebut dengan tersenyum.


-- 'Keesokan Harinya' --


Zevren sedang siap-siap untuk berburu, ia memakai perlengkapan yang sangat berlebihan. Ia tak lupa untuk membawa pedang kesayangannya itu.


Zevren keluar dari kamarnya, dan dia kaget dengan gurunya yang sedari tadi menunggu nya. Zevren merasa bersalah dan sedikit malu.


"M-Maaf Guruu!! Telah membuatmu menunggu lamaa!!." (Zevren)


"Tidak apa-apa, Ayo kita berangkat." (Addie)


"Omong-omong, mengapa kostum mu berlebihan sekali?" (Tanya Addie)


"Hehehe.. tidak apalah, keren elegan dan bisa menambah semangat bertarung ku." (Jawab Zevren)


Mereka berdua berjalan menuju hutan melewati tebing besar didekat gunung Nuvaleon, kemudian mereka berdua masuk kedalam hutan belantara yang dirumorkan oleh penduduk setempat sebagai hutan yang berbahaya dikarenakan banyak Monster dan Hewan Buas disana.


Zevren merasakan ada pergerakan didalam hutan, dan mencium bau aneh walau jaraknya jauh. Zevren penasaran dengan hal tersebut.


Mereka mulai menyusuri hutan, pohon-pohon menjulang tinggi, dan berkabut tebal.


Di tengah-tengah perjalanan, mereka menemukan sebuah kotak misterius, lalu mereka menghampiri nya.


Zevren membuka kotak tersebut, dan terkejut dengan apa yang ada didalamnya.


"Apaa?!! Sebuah Kristal?" (Zevren)


"Hmm, Kristal itu ter-ukir sebuah pola Sirkuit Terpadu, atau sering disebut "Cip" (Addie)


Dan secara tiba-tiba Kristal itu masuk kedalam tubuh Zevren, masuk ke jantungnya.


Zevren merasa sangat kesakitan.


Lalu Addie yang panik mencoba mencabut kristal itu, namun gagal dikarenakan kristal itu sudah memasuki dan menyatu menjadi darah-daging Zevren.


Secara tiba-tiba, muncul pesan hologram misterius, seperti sebuah sistem dan bertuliskan :


<𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁, 𝗞𝗮𝗺𝘂 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝘀𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗣𝗹𝗮𝘆𝗲𝗿>

__ADS_1


Mereka berdua kebingungan, dan ditengah kebingungan itu, muncul seekor Dinosaurus raksasa.


Mereka berdua tambah terkejut lagi oleh kehadiran Dinosaurus tersebut.


"Suara ini, sumber getaran tadi.. Berasal dari Dinosaurus ini!!" (Zevren)


Ternyata sumber suara beserta getaran yang Zevren rasakan tadi berasal dari Dinosaurus raksasa berukuran 20 Meter tersebut.


Dinosaurus tersebut mengamuk, dan menyerang mereka berdua. Mereka bersembunyi dibalik pohon, namun keberadaan mereka diketahui oleh sang Dinosaurus.


Mereka berlari, kemudian tanpa sengaja terpencar.


Dinosaurus tersebut menerkam Zevren, dan menggigit tangannya, jarinya terluka dengan sangat parah, Zevren mengerang kesakitan.


Lalu Dinosaurus itu memuntahkan cairan misterius seperti lendir, lengket dan menggelikan.


"A-Apa Ini? Menjijikkan!" (Zevren)


Lalu cairan tersebut bereaksi, ternyata itu adalah racun berbahaya yang dapat merusak sistem organ tubuh.


Sistem Kinerja Otak Zevren rusak, peredaran darahnya terhenti, detak jantungnya pun ikut berhenti. Sistem pun muncul kembali dan tertulis :


<𝗣𝗹𝗮𝘆𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗮𝘁𝗶>


Di-Alam Bawah Sadarnya, Zevren tidak ingin mati, dirinya ingin melindungi orang-orang yang ia sayangi. Matanya menggambarkan api semangat membara yang berkobar, Zevren ingat dengan gurunya, Zevren berteriak dan ingin tetap hidup. Kemudian secercah cahaya kecil muncul dari arah yang berlawanan, Zevren bergerak kearah cahaya tersebut dan menyentuhnya.


<𝗝𝗶𝘄𝗮 𝗣𝗹𝗮𝘆𝗲𝗿 𝗠𝗲𝗻𝗼𝗹𝗮𝗸 𝗞𝗲𝗺𝗮𝘁𝗶𝗮𝗻.>


<𝗥𝗮𝗰𝘂𝗻 𝗯𝗲𝗿𝗵𝗮𝘀𝗶𝗹 𝗱𝗶𝗻𝗲𝘁𝗿𝗮𝗹𝗶𝘀𝗶𝗿>


<𝗞𝗲𝗸𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗙𝗶𝘀𝗶𝗸, 𝗸𝗲𝘁𝗮𝗵𝗮𝗻𝗮𝗻 𝘁𝘂𝗯𝘂𝗵, 𝗸𝗲𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁𝗮𝗻, 𝘀𝘁𝗮𝗺𝗶𝗻𝗮, 𝗺𝗲𝗻𝘁𝗮𝗹, 𝗸𝗶𝗻𝗲𝗿𝗷𝗮 𝗼𝗿𝗴𝗮𝗻 𝘁𝘂𝗯𝘂𝗵, 𝗱𝗮𝗻 𝗹𝘂𝗸𝗮-𝗹𝘂𝗸𝗮 𝗯𝗲𝗿𝗵𝗮𝘀𝗶𝗹 𝗱𝗶𝘀𝗲𝗺𝗯𝘂𝗵𝗸𝗮𝗻>


<𝗣𝗹𝗮𝘆𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗗𝗶𝗯𝗮𝗻𝗴𝗸𝗶𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗺𝗯𝗮𝗹𝗶>


Tubuh Zevren mulai bangkit kembali, dirinya sadar bahwa ia bangkit kembali dari kematian. Zevren melihat bahwa gurunya sedang bertarung dengan Dinosaurus itu.


Dinosaurus memuntahkan cairan yang sama kepada gurunya, dan gurunya mulai lumpuh perlahan.


Dinosaurus tersebut sangat ketakutan, Zevren melompat tinggi dan menebas Dinosaurus itu. Zevren sangat marah sampai-sampai kehilangan kendali.


Kekuatan Fisik nya bertambah pesat, Zevren sudah kehilangan kesadarannya sebagai manusia, ia Psikologisnya jatuh kedalam kemarahan yang tidak terkendali.


Kecepatannya bertambah, yaitu seperti akselerasi kecepatan. Stamina nya juga ikut meningkat drastis, kekuatan menyerang nya juga.


Zevren telah melampaui batasan dirinya, tubuhnya yang sekarang, sudah seperti iblis yang mengamuk. Melewati batasan manusia pada umumnya, meningkat cepat secara signifikan.


Menyerang Dinosaurus tersebut dengan sangat brutal & sadis, Zevren bergerak lebih cepat dari penglihatan mata manusia. Addie tak dapat melihat pergerakan nya yang begitu cepat.


Zevren turun sebagai pemenang, sistem muncul kembali :


<𝗟𝗲𝘃𝗲𝗹 𝗣𝗹𝗮𝘆𝗲𝗿 𝗕𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗯𝗮𝗵, 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗟𝗲𝘃𝗲𝗹 𝟭>


Zevren pun menghampiri gurunya yang sekarat, dan menggendongnya pergi menjauh. Zevren membawa gurunya dan hendak kembali keluar dari hutan. Di tengah-tengah perjalanan, Zevren dikejutkan dengan segerombolan Harimau yang menghadang.


Zevren mengangkat pedangnya, dan menghunuskan-nya kepada Harimau-harimau tersebut.


"Enyahlah dari pandanganku, cecunguk kecil." (Zevren)


"Baiklah jika itu mau kalian, ini akan menjadi pembantaian." (Zevren)


Zevren meletakkan tubuh gurunya ditanah, dan berlari kearah para Harimau-harimau itu. Zevren mengeluarkan Aura nya kembali, Harimau-harimau tersebut tampak ketakutan melihatnya, Aura itu menyebar luas keseluruh penjuru hutan.


Matanya berubah menjadi merah, menggambarkan iblis. Zevren memusatkan pandangannya hanya kepada Harimau yang paling besar.


Siapapun yang terkena Aura Zevren akan masuk kedalam jurang ketakutan, Harimau itu merasa seperti dirinya masuk kedalam ilusi. Dia melihat bahwa Zevren membunuh seluruh anggota keluarga-nya.


Harimau itu merinding ketakutan, kekuatan Zevren bervariasi. Harimau-harimau itu melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada, persepsi mereka telah dimanipulasi oleh Aura-nya.


Penglihatan, Pendengaran, Pengecapan bahkan Perasaan, Semua itu dapat dikendalikan oleh kemarahan Zevren yang memuncak tinggi.


<𝗣𝗹𝗮𝘆𝗲𝗿 𝗧𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗹𝗮𝗺𝗽𝗮𝘂𝗶 𝗕𝗮𝘁𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗿𝗶>

__ADS_1


<𝗟𝗲𝘃𝗲𝗹 𝗗𝗶𝘁𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝟮>


<𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗠𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗮𝘁𝘂 𝗦𝗸𝗶𝗹𝗹 𝗕𝗲𝗿𝗻𝗮𝗺𝗮 𝗔𝗿𝗰𝗮𝗻𝗲>


Zevren mengaktifkan skill Arcane, Tubuhnya perlahan-lahan menghilang, Harimau-harimau itu kebingungan.


Anehnya, Zevren masih bisa melihat tubuhnya tetapi tidak dengan Harimau-harimau itu, Zevren bergerak menebas para Harimau tersebut. Lalu ia mengambil kantung raksasa untuk membawa mayat para Harimau-harimau itu.


Zevren bergegas kembali sambil menggendong gurunya dan Harimau-harimau tersebut kembali kerumahnya.


Sesampainya dirumah, ia merapikan rumahnya dan meletakkan tubuh gurunya yang terbaring tak berdaya si ruang tamu, lalu memasak daging dari Harimau-harimau yang telah ia bunuh.


Tiba-tiba ia mendengar suara ketukan dari pintu rumahnya, lalu ia segera membukakan pintu. Zevren terkejut melihat seorang gadis yang tubuhnya dipenuhi oleh luka.


"Tolong Aku.." (Gadis Tersebut)


"Siapa Kau?!" (Tanya Zevren)


"Nanti ku-beritahu, cepatlah tolong aku" (Gadis Tersebut)


Zevren membawa gadis itu masuk kedalam rumahnya, dan mulai bertanya-tanya tentang dirinya sembari mengobati lukanya.


"Sebenarnya kamu ini siapa?" (Tanya Zevren)


"N-Namaku Rene.." (Jawab Rene)


"Darimana asalmu?" (Zevren)


"D-D-Dari desa Fortya" (Jawab Rene)


"Loh, aku juga berasal dari desa itu." (Zevren)


"Mengapa tubuhmu dipenuhi oleh luka?" (Tanya Zevren)


"Aku dikerjar-kejar oleh sekelompok pemburu bayaran yang ingin membunuhku, dikarenakan aku keturunan bangsawan." (Rene)


Zevren mulai kebingungan, dan dia berhenti bertanya, Zevren mempersilahkan Rene untuk mandi terlebih dahulu dan tidur dikamarnya.


Zevren menjaga gurunya yang sedang lumpuh total, sambil memikirkan bagaimana cara untuk menyembuhkan nya.


<𝗛𝗮𝗹𝗼 𝗣𝗹𝗮𝘆𝗲𝗿, 𝗔𝗸𝘂 𝗜𝗟𝗶𝘀 𝗦𝗮𝗻𝗴 𝗦𝗶𝘀𝘁𝗲𝗺. 𝗔𝗸𝘂 𝗔𝗸𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗺𝗯𝗶𝗺𝗯𝗶𝗻𝗴-𝗠𝘂 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗞𝘂𝗮𝘁>


<𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗗𝗶𝗺𝗶𝗻𝘁𝗮 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗶 𝗣𝗲𝗹𝗮𝘁𝗶𝗵𝗮𝗻 𝗘𝘀𝗼𝗸 𝗣𝗮𝗴𝗶>


<𝗢𝗵 𝗬𝗮, 𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗜𝗻𝗴𝗶𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗰𝗮𝗿𝗶 𝗢𝗯𝗮𝘁 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗺𝘂 𝗞𝗮𝗻?>


<𝗔𝗸𝘂 𝗠𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗶 𝗦𝗼𝗹𝘂𝘀𝗶 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗞𝗲𝘀𝗲𝗺𝗯𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗚𝘂𝗿𝘂𝗺𝘂>


<𝗔𝗸𝘂 𝗜𝗻𝗴𝗶𝗻 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗧𝗲𝗺𝗮𝗻𝗺𝘂!>


---> |𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗔𝘁𝗮𝘂 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸|


"Disini terdapat dua opsi, tentu aku akan memilih terima. Lagipula, kesembuhan guruku yang terpenting!" (Zevren)


Rene pun mengintip dari kamarnya, Zevren menyadari keberadaan Rene, dan memanggilnya kemari.


"K-Kenapa kamu memanggilku >///<" (Rene)


"Kamu dan aku besok akan mencari obat untuk guruku, kita akan menjalani pelatihan harian, bersedia untuk ikut Rene?" (Zevren)


"I-Iya!!" (Rene)


"Memangnya gurumu kenapa?" (Rene)


"Guruku terpapar racun dari Dinosaurus sialan didalam hutan belantara" (Zevren)


"Tidurlah Rene, pulihkan lukamu terlebih dahulu." (Zevren)


"O-Okee.." (Rene)


Mereka berdua pun tertidur, menunggu keesokan pagi yang dimana hari yang menegangkan akan tiba.

__ADS_1


-𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜 ~


__ADS_2