
Pimpinan Orc mulai meraung, aba-aba untuk memulai pertempuran hebat. Kumpulan Orc tersebut mulai berlari menghunuskan tombak mereka.
Zeven menghembuskan nafasnya, dan mengalirkan energi sihir kedalam pedangnya.
"Apakah kamu mengalirkan energi sihir kedalam pembuluh darahmu?"
"Ya."
Armadon mulai bergerak, mengeluarkan sinar plasma dari pistol yang ia genggam. Melenyapkan banyak Orc seketika.
"Guruku pernah memberitahuku tentang suatu kapasitas partikel energi sihir dalam tubuh seseorang yang bernama Noux, yakni jumlah energi sihir yang tersimpan dalam tubuh makhluk hidup."
[ Skill Baru Telah Didapatkan Player! ]
[ Skill Active: Curse Eye ]
[ Ringkasan : Pengguna mampu menimbulkan kutukan pada target, dan mengutuk seseorang selama-lamanya ]
Zeven mulai menegakkan pedangnya, dan melepaskan pancaran aura dahsyat yang membuat daerah sekitar berubah menjadi gelap.
"Maju kalian."
Armadon dikeroyok oleh para pasukan Orc, kemudian tubuhnya dihempaskan oleh pimpinan Orc itu.
Zeven dengan cepat menuju kearah para pasukan Orc. Menghabisi siapapun yang dilihatnya. Pimpinan Orc itu segera menyerang Zeven, namun berhasil dihindarinya, Orc itu mulai memutar-mutar senjatanya.
Zeven mulai berjalan dengan bola mata yang mengeluarkan cahaya biru.
Pimpinan Orc tersebut meraung dengan keras.
[ Peringatan! ]
[ Pimpinan Orc mengeluarkan skill 'Roar Of Doom' ]
__ADS_1
Tubuh Zeven terdorong kebelakang, kupingnya terasa sangat sakit, namun ia mencoba melawannya.
Pimpinan Orc mengayunkan kapaknya, dan berniat menyerang Zeven dengan sekali hantaman.
[ Skill : 'Barrier Reinforcement' (Level 1) Berhasil Digunakan! ]
[ Ringkasan : Dinding tak terlihat yang berguna untuk menahan serangan lawan, sebuah penghalang atau perisai transparan ]
Serangan kapak Orc tersebut berhasil ditahan, Zeven bergerak menyerangnya balik, dan melukai bahu pimpinan Orc itu. Zeven membaca setiap pergerakan sang pimpinan Orc, bahkan serangannya sampai merusak dataran sekitar.
Zeven balik menyerang, Orc tersebut tidak dapat beregenerasi kembali.
Zeven memancarkan sebuah aura untuk merusak pikiran dari Orc tersebut, tekanan aura tersebut membuat sang pimpinan Orc merasa berhalusinasi, dan kelumpuhan pada sistem kinerja otak.
Zeven menekan terus-menerus menekan aura-nya.
"Kenapa? apa kau merasa telah kalah?" (Zeven Meledek)
[ Skill : Devil Flame Berhasil Diaktifkan! ]
"Aku akan menyempurnakannya sihir dengan ini, tapi aku belum pernah mencobanya."
''
Sebuah gelombang kejut raksasa dengan energi sihir muncul, terlihat sebuah efek listrik-listrik menjalar mengelilingi gelombang tersebut.
Sihir tersebut dilancarkan, tubuh Orc itu merasakan rasa sakit yang berlebih. Terasa sangat pedih.
"Inikah rasa kesakitan?.." (Orc)
"Tubuhku terasa sangat nyeri.." (Orc)
Zeven melebarkan telapak tangannya, dan menciptakan tabir asap. Pimpinan Orc itu perlahan-lahan mulai lenyap.
__ADS_1
Orc tersebut menunduk, dan tersenyum bahagia menghadap wajah Zeven, seolah-olah mengucapkan rasa perpisahan.
Zeven mulai menyerap seluruh kekuatannya, kekuatan yang besar tertampung di dalam tubuh Zeven. Energi sihirnya membesar.
Zeven membalikkan hadapannya kebelakang, terlihat para Orc yang tersisa telah dikalahkan oleh Armadon dan Yumna. Pertarungan telah usai, Zeven akhirnya menjadikan para Orc yang tersisa sebagai prajurit tempurnya. Setelah dihitung sekitar 257 Orc.
"Dahulu kala, ada seseorang yang berhasil menciptakan ramuan, dan ia meminumnya." (Addie)
"Orang itu sekarang menjelma menjadi drakula jahat, dia melakukan projek membangkitkan orang mati atau biasa disebut Zombie."
"Zombie tersebut menyerang berbagai desa di penjuru benua ini."
Dari cerita yang dijabarkan oleh Addie, Zeven meyakini bahwa drakula yang dimaksudkan adalah Carl, sang iblis jahat.
"Tenang saja, sihirku bahkan mampu menghancurkan gunung jika aku mau." (Zeven)
"Bahkan aku dapat menyembuhkan bagian-bagian tubuhku yang terluka kapanpun, termasuk jika terputus."
Zeven memperlihatkan luka berat ditangannya yang tiba-tiba sembuh secara cepat. Addie hanya tersenyum.
Zeven merubah struktur tanah disekitarnya dan mengadakan rapat sementara, dirinya mengendalikan tanah disekitarnya, dan merubahnya menjadi sebuah panggung.
Panggung yang terbuat dari tanah sangat praktis, terlihat sangat simpel. Rapat dimulai, beberapa kata-kata disampaikan oleh Addie.
Rapat sangatlah panjang, berkisar 2 jam. Setelah lama waktu berjalan, akhirnya tiba pada kesimpulan bahwa Zeven akan mendirikan sebuah pasukan bernama "Atomic Squad".
Mereka membangun suatu kelompok besar yang terdiri dari ratusan anggota, memperkuat persenjataan mereka, dan memberdayakan sumber daya di desa baru mereka.
"Di akhir kata, aku ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian kalian semua."
"3 Hari lagi kita akan menyergap negara Asgard, dan menyelamatkan temanku, Rene."
"Targetkan seseorang bernama Lucas Briyard, luluh lantahkan negara itu."
__ADS_1
"Di akhir kata, aku ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian kalian semua."
~ 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗯𝘂𝗻𝗴