Miracle World Mystery

Miracle World Mystery
Chapter 2 : Malam Jatuh


__ADS_3

Cerita berlanjut pada esok pagi, Rene terlebih dahulu terbangun dan bergegas mandi. Setelah mandi, Rene membangunkan Zevren yang masih tertidur pulas.


"Hei, bangun. Apakah kamu melupakan janjimu semalam?" (Rene)


Zevren tampak susah sekali untuk dibangunkan, Rene sudah mencoba beberapa cara untuk membangunkannya, namun selalu gagal dikarenakan Zevren kelelahan akibat pertarungan kemarin.


Rene sedikit lelah, berbagai cara dilakukan namun tidak berhasil.


Tetapi perlahan-lahan, Zevren mulai terbangun. Dirinya mengatakan bahwa ia mengalami mimpi yang buruk, dia bermimpi bahwa ia ditikam oleh seseorang.


"Huuh, aku sulit melupakan mimpi itu." (Zevren)


Zevren mulai bersiap-siap untuk pergi berlatih, sambil menatap gurunya yang masih terbaring lesu.


Zevren dan Rene keluar dari rumah, berjalan menuju lahan luas didekat bukit, melintasi kebun milik gurunya.


Mereka pun tiba.


Langit terlihat sangat cerah, namun tiba-tiba muncul sebuah portal misterius yang dibarengi dengan listrik-listrik aneh.


Dari dalam gerbang portal itu, muncul sekelompok orang dengan menunggangi kuda terbang.


"Mereka itu...." (Rene mulai cemas)


"Ada apa? memangnya siapa mereka itu Rene?" (Zevren)


Seseorang dari mereka yang menunggangi kuda berwarna putih, menghampiri mereka berdua.


"Disini kau rupanya anak bangsawan." (?)


Rene terbisu, tidak bisa mengatakan apapun, badannya terasa kaku, seperti mengalami ketakutan yang mendalam.


"Oy, siapa kau ini? berani sekali lagak mu itu." (Zevren)


"Izinkan aku memperkenalkan namaku, namaku Lucas Briyard." (Lucas)


"Apa yang telah kau perbuat kepada temanku sialan?" (Zevren)


"Tenanglah, aku hanya membuatnya lumpuh untuk sementara!" (Lucas)


Zevren kesal dengan perbuatan yang dilakukan Lucas kepada temannya Rene, Zevren mengancam akan menghabisi Lucas jika menyentuh Rene satu jari pun.


Lucas merendahkan Zevren, seperti membuat narasi bahwa dirinya lebih kuat dari semua orang.


Zevren tidak terima dengan perkataannya.


"Oke, akan aku tunjukkan siapa yang terkuat." (Zevren)


"Sebaiknya jangan sombong terlebih dahulu, dasar makhluk rendahan. (Lucas)


Mereka berdua saling menghunuskan pedangnya masing-masing, dan berancang-ancang akan melakukan suatu serangan.


Lucas secara cepat berada dibelakang Zevren.


Menghantamkan kepalanya ketanah dengan sangat keras, tanah pun retak, membuat gelombang benturan yang cukup besar.


Kepala Zevren mengeluarkan darah mengaliri wajah.


"Ayo, berusahalah lebih keras." (Lucas)


Zevren melontarkan serangan dengan mendadak, tubuh Lucas terpental jauh menembus pepohonan sekitar lahan.

__ADS_1


"Boleh juga kau!" (Lucas)


"Shi No Ryōiki 死" (Jurus Lucas)


Sebuah tiang-tiang raksasa muncul, disertakan dengan hadirnya kepala tengkorak raksasa yang menganga.


Zevren sangat terkejut, dan bertanya-tanya jurus macam apa yang dikeluarkan Lucas.


Zevren pun melancarkan serangan, tetapi serangan-nya dapat dihilangkan oleh teknik sihir Lucas.


Seluruh anak buah Lucas hanya diam menyaksikan.


"Ini adalah jurus rahasia ketua!" (Pasukan Lucas)


"Bocah itu tak akan selamat..." (Pasukan Lucas)


Lucas muncul dari dalam tengkorak, ia membawa senjata andalannya, Schyte Of Roar. Kemudian ia melompat dan menyerang Zevren.


Darah mulai mengalir dari tubuh Zevren, badannya terjatuh.


"Ayolah, katanya kamu yang terkuat?" (Lucas)


Lucas melancarkan serangan kembali, yang dia beri nama Strike Of Despair.


Zevren tiba-tiba bangkit, menghiraukan seluruh rasa sakit yang ia terima, dengan cepat mendaratkan pukulan keras ke wajah Lucas.


Lucas pun terbanting.


Zevren terus memukulnya tanpa henti, Zevren mengambil pedangnya dan ditusuk-kannya ke jantung Lucas.


Anak buahnya sangat terkejut.


Ketika detik-detik Zevren akan membunuh Lucas, tubuhnya menghilang, Zevren kaget.


"D-Darimana kau datang?" (Zevren)


"Pertarungan yang selama ini kita lakukan, hanyalah ilusi yang ku-ciptakan, kau termakan ilusi ku. Kau telah kalah." (Lucas)


"Apa maksudmu..?" (Zevren Kesakitan)


"Kekuatan ku dapat mengaburkan batas antara ilusi dan realita, memisahkan yang asli dan yang palsu." (Lucas)


Zevren terjatuh, Lucas mencabut pedangnya dari badan Zevren.


Wajah Zevren terlihat mulai pucat.


Lucas meninggalkannya sendirian, Lucas membawa tubuh Rene bersama dengan para anggotanya.


Zevren sudah tidak mampu bergerak secara leluasa.


Sistem muncul kembali :


<𝗤𝘂𝗲𝘀𝘁>


<|𝗤𝘂𝗲𝘀𝘁 𝗦𝘁𝗮𝗻𝗱𝗮𝗿|


<𝗣𝗲𝗿𝗴𝗶𝗹𝗮𝗵 𝗸𝗲 𝗵𝘂𝘁𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗹𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗵𝗮𝗯𝗶𝘀𝗶 𝗺𝗼𝗻𝘀𝘁𝗲𝗿-𝗺𝗼𝗻𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗱𝗶𝘀𝗮𝗻𝗮>


<𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝘀𝘂𝗮𝘁𝘂 𝗵𝗮𝗱𝗶𝗮𝗵 𝗷𝗶𝗸𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗹𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗲𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸𝗻𝘆𝗮 𝟯𝟬 𝗠𝗼𝗻𝘀𝘁𝗲𝗿 𝗱𝗶𝘀𝗮𝗻𝗮>


"Hah?!" (Zevren)

__ADS_1


Zevren dengan tubuh yang dilumuri darah mencoba bangkit, Zevren sadar bahwa Rene telah di culik.


Dia mengenakan jaket, dikarenakan hujan tiba-tiba muncul dengan anehnya.


Hujan yang deras menutupi pandangannya, dia tidak tau berapa jauh dirinya berjalan, hanya maju kedepan bersama hembusan angin.


Rintikan hujan membasahi jaketnya, rambutnya meneteskan air.


Zevren memiliki 2 tujuan sekarang, yaitu menyelamatkan Rene dan menyembuhkan penyakit gurunya.


Zevren sedikit merenungkan nasibnya.


Ia berjalan, memasuki gerbang hutan, mencabut pedang dari saku-nya.


Seekor kadal raksasa menghadangnya dan memprovokasi nya.


Zevren melompat, memejamkan mata, dan menyebarkan Aura miliknya, satu tebasan membunuh kadal itu.


Zevren terus memasuki pedalaman hutan dengan mata tertutup, kini ia hanya berfokus pada instingnya.


Beberapa nyamuk tiba, dan menyerbu Zevren dengan serempak, Zevren terkena racun dari nyamuk itu.


Tubuhnya tidak terpengaruh oleh dampak apapun dari racun itu, dikarenakan kekuatannya mampu menetralisir efek racun apapun di-dunia.


Zevren dengan beringas membantai semua nyamuk disana, efek kecepatan pedangnya menciptakan gelombang udara yang meruntuhkan pohon-pohon disana.


Saking cepatnya ayunan pedang Zevren, menciptakan angin kencang/gas oksigen-nitrogen yang mengelilingi hutan tersebut, monster yang ada disana tidak mampu memblokir serangan padangnya yang menjadi energi angin milik Zevren.


Zevren dapat memprediksi serangan monster yang mendekati dirinya hanya dengan menutup mata, dan menghindari nya, benar-benar luar biasa hebat.


Zevren mengalami kenaikan level dari sistem menjadi 3, Zevren menjadi semakin brutal, tubuhnya seperti beradaptasi seiring berjalannya pertempuran.


"Apakah disini ada Raja hutan?" (Zevren)


"Sepertinya tidak ada." (Zevren)


Ia turun ke bawah, karena telah berhasil menyelesaikan Quest.


<𝗞𝗮𝗺𝘂 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗲𝗹𝗲𝘀𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗤𝘂𝗲𝘀𝘁 𝗥𝗲𝗴𝘂𝗹𝗮𝗿, 𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗺𝗲𝗺𝗽𝗲𝗿𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗸𝗲𝗸𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗺𝗼𝗻𝘀𝘁𝗲𝗿-𝗺𝗼𝗻𝘀𝘁𝗲𝗿 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗸𝗮𝗺𝘂 𝗸𝗮𝗹𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻!>


<— 𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗸𝗶𝗹𝗹 𝗦𝘁𝗲𝗮𝗹𝘁𝗵 𝗣𝗵𝗮𝗻𝘁𝗼𝗺>


<— 𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗻𝗮𝗺𝗯𝗮𝗵𝗮𝗻 𝘀𝘁𝗮𝘁𝗶𝘀𝘁𝗶𝗸 𝟯𝟬%>


<— 𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗸𝗶𝗹𝗹 𝗦𝘁𝗮𝗿 𝗗𝗲𝗺𝗼𝗻>


<— 𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗘𝗾𝘂𝗶𝗽𝗺𝗲𝗻𝘁 𝗛𝗼𝗹𝘆 𝗪𝗶𝗻𝗴𝘀>


<—𝗞𝗮𝗺𝘂 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗦𝗸𝗶𝗹𝗹 𝗗𝗲𝘃𝗶𝗹 𝗙𝗹𝗮𝗺𝗲>


"Woahhh, banyak sekali..!!" (Zevren)


"Terimakasih banyak ILis!" (Zevren)


Zevren meletakkan semua item yang didapatkannya didalam Inventory/Chest di spasial yang berbeda dengan keberadaan-nya sekarang.


Fisiknya semakin kuat.


Tujuan Zevren selanjutnya adalah gunung Elliot untuk mencari obat kesembuhan gurunya.


"Baiklah, tanpa basa-basi, aku akan secepatnya menuju kesana." (Zevren)

__ADS_1


𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜~


__ADS_2