misteri lubang hitam

misteri lubang hitam
1


__ADS_3

Pada suatu masa disma jaya bakti, terdapat seorang mahasiswi yang bernama sonya. ia mahasiswi yang kurang mampu dan Orang tuanya juga baru saja meninggal 2 bulan lalu, karna penyakit yang mematikan. Disekolah, sonya sama sekali tidak mendapat bantuan dari pihak sekolah, seperti beasiswa karna ketidak mampu. Dari 45 guru yang ada disekolahan itu, sama sekali tidak ada yang membantu sonya, tapi ada satu guru yang membantunya yakni bu erna, guru biologi disma jaya bakti. Bu erna membantu sonya secara diam diam karna pernah sekali, bu erna dihukum karna telah membantu sonya. Sampai pada suatu hari, sonya memilih bunuh diri dengan menabrakkan dirinya dijalan depan sekolah. Bu erna merasa sedih karna harus kehilangan sonya, karna sejak kematian orang tua sonya, bu erna slalu menganggap sonya sebagai anaknya sendiri. Dan setelah pemakaman sonya, pihak sekolah berdoa agar tidak akan terjadi apa apa pada sma tersebut, karna sebelum menerima kabar bahwa sonya meninggal, sang kepala sekolah mendapati surat yang isinya "kematianku bukan akhir untukmu tapi kematianku awal untuk menghancurkanmu" yang di tulis dengan darah


***


2 tahun kemudian, kejadian atas kematian sonya sudah berhasil disembunyikan oleh pihak sekolah. Dan pada saat itu, dihari yang sama dengan hari dimana sonya meninggal....


Vitry:" ray, yo, mur, sel yuk ngantin"


Rayen:" yuk"


Rayen, vitry, murei, selma, dan dio pun lansung keluar kelas. Akan tetapi, saat mereka baru saja melewati pintu, rayen merasa ada yang menatapinya. Dan saat rayen menoleh, ia mendapati kelasnya kosong tidak ada satu anak pun...


Dio:" lo kenapa ray"


Rayen:" mmm... Nggak kok, gue nggak apa apa. Tapi..."


Vitry:" tapi apa"


Rayen:" gue kok ngerasa ada yang ngeliatin gue ya"


Vitry:" yaelah ray, disini cuman ada kita. Nggak ada sapa sapa lagi"


Rayen:" iya gue tau, tapi kenapa gue ngerasa ada yang ngeliatin"

__ADS_1


Selma:" mungkin cuma perasaan lo aja kali"


Murei:" iya mungkin, lo tadi udah makan ato belom"


Rayen cuma menggelengkan kepalanya saja


Vitry:" mungkin lo kelaperan jadi kayak gitu"


Rayen:" mungkin"


Selma:" yuk ah, perut gue udh keroncongan nih"


Rayen:" yuk"


Dio:" kenapa lagi sih ray. Ada yang ngeliatin"


Rayen hanya menganggukan kepalanya saja.


Dio:" udalah ray. Itu cuma perasaan lo kali"


Rayen:" iya mungkin"


Dio dan rayen pun lansung menyusul vitry, selma, dan murei yang sudah sedikit jauh. Dan saat dikantin, mereka lansung duduk ditempat biasa mereka tempati. dan saat makan...

__ADS_1


Rayen:" eh disini ada murid baru??"


Vitry:" murid baru, sapa"


Dio:" prasaan nggak ada"


Selma:" emang ada apa"


Rayen:" nggak ada ya, la trus dia tuh sapa, kok gue nggak pernah liat ya. Seragamnya juga beda, apa mungkin anak bu' pom"


Murei:" eh.. Anak bu' pom masih bayi kali.., emang dia dimana"


Rayen:" belakang nya eca"


Selma, murei, dio, dan vitry pun lansung menoleh kebelakang eca, tapi mereka tidak mendapati siapa siapa...


Dio:" nggak ada sapa sapa tuh di belakang eca"


Rayen:" lo nggak liat. Kalo lo sel, mur, vit"


Selma, murei dan vitry pun hanya menggelengkan kepalanya. Dan rayen pun lansung menelan ludahnya


Rayen:" kalau kalian nggak bisa liat, apa yang gue liat. Berarti dia...."

__ADS_1


Vitry, murei, selma, dan dio hanya menganggukan kepalanya.


__ADS_2