
"Rayen kemarilah"
Rayen terkejut saat ia melewati ruang tamu, ia mendengar suara yang tidak asing baginya. Rayen pun menoleh kearah sumber suara dan...
Rayen:" papa"
"Darimana saja kamu, ini sudah jam 12 malam. Kau baru pulang, tadi guru kamu bilang bahwa kau sudah tidak masuk sekolah selama satu minggu"
Rayen:" pa... ak..."
"Alah.. Papa nggak usah ngatur ngatur deh. Papa juga nyadar dong... Papa juga sering nggak pulang... Sering mentingin kerja mulu.."
"Rayen.. Kamu selalu ya..."
"Alah... Udah... Udah... Aku capek... Aku mau tidur..."
Rayen hanya bisa menutup mulutnya, tak menyangkan dengan apa yang sudah ia lakukan dulu.
"Sabar ya pa... Kita tidak bisa memaksa rayen, iya bunda tau... Kalo papa khawatir dengan rayen.. Tapi ini juga salah kita... Kita selalu meninggalkan anak anak hanya karena pekerjaan"
"Iya bun.."
Rayen:" bun pa.. Maafin rayen.. Rayen nggak sengaja berbicara seperti itu pada papa..."
"Rayen"
Rayen:" suara ini..."
"Iya ini aku sonya"
Rayen pun mencari sonya dan disaat berada didepan pintu ruang bawah tanah, rayen lansung membukanya dan terkejut bahwa didalam hanya sebuah ruangan kosong tidak ada apa apa. Dan rayen mendapati seorang gadis yang tengah berdiri ditengah tengah ruangan itu, ia pun lansung mendatangi gadis itu...
Rayen:" hy.. Kamu siapa"
Gadis tersebut pun berbalik dan...
Rayen:" ah.. Kau kan... Sonya"
Sonya:" hy rayen"
Rayen:" sonya... Kita ada dimana"
Sonya:" itu tidak penting... Tapi rayen... Aku minta tolong..."
Rayen:" minta tolong??"
__ADS_1
Sonya:" iya.. Tubuh ku tidak bisa kukendalikan... Tubuhku sudah dikuasai oleh dendam"
Rayen:" tapi kenapa kau begitu dendamnya pada sekolahan"
Sonya:" pak kespek.. Selalu saja menekanku... Aku siswa yang kurang mampu... Orang tuaku juga sudah meninggal..., semua orang begitu membenciku"
Rayen:" sonya"
Sonya:" rayen.. Kumohon tolong lah aku"
Tiba tiba saja, semua pandangan rayen kabut dan rayen pun jatuh pinsan...
****
Rayen:" hah..."
Selma:" ray...."
Bu erna pak yona:" rayen.."
Rayen:" a... Apa yang terjadi"
Selma:" lo pinsan tadi"
Bu erna:" untuk apa"
Rayen:" nanti saja bu aku menjelaskanya, sekarang ikut aku keruang pak kespek"
Mereka pun lansung pergi keluar dan menuju ke ruangan pak kespek Sampai didepan pintu pak kespek..
Rayen:" pak... "
Pak yona:" pak... Tolong pak... Buka lah pintunya"
Bu erna:" iya"
Tidak lama kemudian, pintu pun terbuka...
Pak kespek:" kalian"
Bu erna:" apa kita bisa masuk"
Pak kespek hanya menganggukan kepalanya dan mereka semua pun masuk. Sampai didalam...
Rayen:" pak kespek..., kami mau tanya sesuatu..."
__ADS_1
Pak kespek:" jadi kalian kesini hanya untuk bertanya... Ini bukan waktunya untuk bertanya"
Pak yona:" pak... Kami mohon kepada anda... Untuk mendengarkan pertanyaan kami"
Pak kespek:" iya... Apa pertanyaan kalian"
Rayen:" apa bapak mengingat murid yang bernama sonya. Yang meninggal dunia 2 tahun lalu"
Pak kespek:" iya..., itu murid yang paling menyusahkan sekolah..., dia.. Sudah tidak membayar spp selama 4 bulan"
Bu erna:" sonya tidak begitu pak... Sonya anak yang pintar"
Pak kespek:" apa maksudmu bu erna..."
Rayen:" bentar bu..., kenapa bapak bisa begitu pada sonya"
Pak kespek:" iya... Sudah tidak mampu... Disekolah menyusahkan... Meninggal begitu saja"
Selma:" kalau sonya memang sudah tidak mampu... Kenapa bapak tidak memberinya beasiswa"
Pak kespek:" karena aku tidak suka kepada ayahnya"
Bu erna:" bapak... Tidak suka pada ayah sonya... Memangnya kenapa"
Pak kespek:" iya.. Dulu sebelum sonya lahir... Dan sebelum aku bisa menjadi kepala sekolahan ini.... Bimo selalu membuatku kesusuhan..."
Rayen:" terus bapak balas dendam ke sonya"
Pak kespek hanya diam, dan bu erna pun lansung terkejut
Bu erna:" kenapa bapak lakukan itu"
Pak kespek:" karna bimo sudah meninggal... Jadi aku balas dendam kesonya"
Bu erna:" bapak jahat"
Selma:" pak.. Bapak lihat sekarang.. Bapak liat... Rasa dendam bapak mengalir perlahan ke hati sonya... Dan sonya sekarang memiliki dendam yang sangat ke sekolahan ini"
Pak kespek:" apa maksudmu... Jadi hantu itu..."
Pak yona:" ya dia adalah sonya"
Pak kespek pun lansung terdiam pesat
Rayen:" sonya membalas dendamkan semua ini pada sekolah ini..., dan semua itu demi menghancurkan bapak"
__ADS_1