
Rayen:"hah... "
Selma:" ray... Lo baik baik saja kan"
Rayen:" i..iya... Dimana bu erna dan pak kespek" saambil menoleh ke sekeliling nya..
Dan disaat rayen menoleh kedepan dan kesamping, rayen lansung membelalakkan matanya, Terkejut...
Rayen:" pak kespek... Bu erna... "
Rayen:" selma.. Apa yang terjadi pada bu erna dan pak kespek"
****
Selma:" ray... Ray... Bangun ray... " sambil menggoyang goyangkan tubuh rayen
Selma:" bu.... Rayen bu"
Bu erna:" rayen.... "
Selma:" bagaimana ini bu"
" panas... Panas"
Sonya pun melempar lemparkan bola bola hitam kesegala arah dan salah satu bola itu mengenai bu erna
Selma:" bu erna... "
Bu erna:" tolong jaga rayen.. "
Selma hanya diam dan menatap bu erna, sedangkan bu erna hanya tersenyum sebelum bola bola hitam itu menghisapnya...
Pak kespek:" bu erna"
Selma:" pak bagaimana ini"
Dan disaat selma tidak memerhatikan sonya, hampir saja bola bola itu mengenai selma jika pak kespek tak menghalanginya. Selma lansung saja terkejut dengan apa yang dilihatnya. Sekarang yang bertahan hanya dirinya saja, rayen belum juga sadar dari pingsan nya, bu erna dan pak kespek telah terkenai bola bola hitam yang sudah menutupi seluruh tubuhnya
Selma:'apa yang harus kulakukan... Tuhan tolong aku' sambil memejamkan matanya
Dan tidak lama kemudian rayen sadar dari pingsannya
****
Selma:" apa yang harus kita lakukan"
Rayen:" gue harus nolong sonya"
Selma:" gimana caranya"
Rayen:" gue harus mendekatinya dan nyadarin dia, dia bukan sonya yang asli.. Dia dikendaliin ama rasa dendamnya... Sonya seakan terkurung dalam rasa dendam itu"
Selma:"tapi ray.... Lo gila ya.... Yang jelas ada cara lain untuk nyadarinnya"
Rayen:" tapi cuman ini salah satu caranya"
Selma:" tapi ray... "
__ADS_1
Rayen:" sel... Percaya ama gue... Gue yakin cara ini bakalan bisa... Kita bakal bisa ngembaliin semuanya... Lo percaya kan ama gue" sambil memegang bahu selma dan menatapnya dengan wajah serius
Sedangkan selma hanya diam dan menatap sahabatanya itu dengan wajah khawatir dan resah, hanya dia dan sahabatnya saja yang bertahan. Dan tidak lam kemudian, selma menganggukan kepalanya dan tersenyum kecil
Rayen:" sel... Percaya ama gue... Gue yakin cara ini bakalan bisa... Kita bakal bisa ngembaliin semuanya... Lo percaya kan ama gue" sambil memegang bahu selma dan menatapnya dengan wajah serius
Sedangkan selma hanya diam dan menatap sahabatanya itu dengan wajah khawatir dan resah, hanya dia dan sahabatnya saja yang bertahan. Dan tidak lam kemudian, selma menganggukan kepalanya dan tersenyum kecil
Rayen:" lo percaya kan sama gue"
Selma:" gue percaya sama lo, tapi kalo ini gagal"
Rayen:" gue yakin ini bakal berhasil... Sonya juga berusaha untuk berjuang"
Selma:" hati hati"
Rayen hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum. Ia pun lansung berdiri dan berjalan ke arah sonya...
Rayen:" son.. Ini aku... Rayen... Aku janji akan menolongmu... "
Saat rayen sudah hampir menyentuh tangan sonya, tiba tiba saja dia terpental seperti yang terjadi saat dia menyelamatkan sonya dari rantai yang panas itu
Rayen:" akh... "
Selma:" ray lo nggak papa"sambil memegang pundak rayen
Rayen:" i... Iya... Gue nggak papa kok" sambil kembali berdiri
Rayen pun kembali mendekati sonya yang masih terdiam diri...
Sonya yang tadinya diam dan menundukkan kepalanya, sekarang ia mengangkat kepalanya dan melihat rayen
"sa... Ha... Bat"
Rayen:" iya... Kamu sahabat kami... Sahabat kami semua... Kami ingin dirimu kembali... Sonya... Kamu baik, kamu tidak pernah punya dendam. Kamu selalu sayang terhadap orang yang sudah menganggapmu keluarga, terutama bu erna"
"ke... Lu... Ar... Ga"
Rayen:" iya.... Keluarga... Kamu termasuk keluarga kami... Keluarga besar sma jaya bakti..., lihatlah sekelilingmu apa yang terjadi hanya karna rasa dendam"
Sonya hanya diam dan melihat disekelilingnya. Tiba tiba sonya terkejut ketika melihat semuanya terperangkap dalam bola bola hitam...
"a...apa yang terjadi"
Rayen:" semua ini terjadi karena rasa dendam yang menguasai tubuhmu"
"semua ini karena aku, karena rasa dendamku kepada sekolahan ini"
Rayen:" iya... Rasa dendammu mengendalikan mu..., aku tau kamu begitu karna semua orang yang ada disekolahan ini kecuali bu erna... Tapi... Mereka semua sudah menyadari kesalahannya... Mereka semua mau meminta maaf padamu... Terutama pak kespek... Pak kespek sama sekali tidak membencimu... Pak kespek... Dulu sebelum kamu lahir... Ayah kamu pak bimo dan pak kespek berteman... Akan tetapi pak bimo... Sering saja menyusahkan pak kespek... Pak kespek akhirnya membenci pak bimo... Akhirnya dia menjauh dari pak bimo dan putus hubangan dengan pak bimo..."
"ayah... "
Rayen:" dan sampai pak bimo dan ibunda kamu meninggal... Pak kespek masih saja menyimpan rasa benci itu"
"dan karena itu, dia membalaskan semuanya ke aku"
Rayen hanya menganggukan kepalanya dan sonya lansung terkejut, ia pun terduduk ditanah dan menangis
__ADS_1
"aku tidak menyangka semua ini hanya karena ayah... Semua membenciku karena ayah... Dan aku membenci sekolahan ini karena ayah"
Rayen:" sonya... "
"aku benci ayah... Aku nggak suka ayah... AYAH JAHAT"
Rayen:" sonya... Jangan begitu... Kau tidak boleh membenci ayah kandungmu... Meskipun semua ini berawal dari ayahmu... Kau harus bisa memaafkannya.. Kau terima semua ini sebagai pelajaran... Pelajaran agar kamu mengerti akibat rasa dendam, akibat rasa benci, setidaknya dialam sana kau bisa bertemu dan berkumpul dengan keluargamu lagi... Ayah dan ibundamu.. "
"rayen... Maafkan aku... Sejak awal... Kaulah yang sering ku datangi.. Kaulah yang sering aku hinggapi... Kau sering terkejut karena aku muncul dengan wujud yang menyeramkan, dalam tempat garam, kelas, kantin, alam bawah sadar, dan ditempat gudang bawah tanah"
Rayen:" tidak apa apa... Kamu tidak perlu meminta maaf padaku... Kau tidak salah selama ini... Kau benar melakukan semua ini... Jika kau tidak begini... Semua ini tidak akan terhentikan... Dan sekolahan ini akan lenyap begitu saja... "
"rayen terimakasih...."
Sonya pun tersenyun dan berdiri. Tidak lama kemudian, seluruh tubuhnya yang awalnya hitam mengerikan sekarang berganti menjadi putih bersinar
Rayen:" sonya... " sambil berdiri dan menatap sonya
"aku akan mengembalikan semuanya dan melupakan semua ingatan tentangku"
Rayen:" apa... Jadi setelah ini aku akan melupakanmu..."
"tidak... Tidak... Aku cuma bercanda.. Aku hanya menghapus sebagian ingatan mereka... Kecuali dirimu dan teman teman yang dekat denganmu... "
Rayen:" terimakasih sonya... Aku janji aku akan sering mengunjungi makammu dan akan sering cerita apapun yang terjadi"
"terimakasih rayen.. Aku akan menghargai semua ceritamu"
Rayen:" dan mulai sekaran kita bersahabat" sambil mengulurkan tangannya
Sonya pun hanya diam, ia tidak menyangkan bahwa dia akan memiliki sahabat. Dan tidak lama kemudian, sonya menjabat tangan rayen dan tersenyum, sedangkan rayen ikut tersenyum
"sahabat"
Dan tidak lama kemudian, sonya tiba tiba menghilang dan langit langit sekolahan kembali cerah, bola bola hitam yang menutupi tubuh semua orang menghilang dan mereka semu tersadar dan menampilkan wajah heran
Bu erna:" a.. Apa yang terjadi... "
Selma:" bu erna"
Rayen:" bu erna"
Pak yona:" kenapa aku disini"
Rayen:" pak yona"
Pak kespek:" auh... Kenapa aku disini"
Tiba tiba saja...
Murei:" ray... Sel... " berlari mendekati rayen dan selma
Selma:" murei..." yang lansung berlari menuju murei yang tengah berlari menuju mereka
Dan hampir didekat murei, selma lansung meloncat dan memeluk murei
Selma :" murei..., gue pikir gue bakal kehilangan lo"
__ADS_1