
diaula sekolah, sebagian besar siswi menangis meminta dipulangkan sebagian siswi lagi beserta seluruh siswa mengekspresikan wajah ketakutan akan kejadian yang menimpa mereka semua. Tapi, tiba tiba saja lampu berkedip kedip menyala mati menyala mati, menjadikan seluruh siswa siswi yang ada di aula berteriak histeris. Dan tidak lama kemudian, lampu itu menyala kembali, akan tapi disisi atas pojok aula terdapat sesosok yang gelap dan menakutkan....
Vivy:" a....ap...apa...itu"
spontan seluruh siswa siswi dan para guru pun lansung mengalihkan perhatiannya kesudut yang terdapat sosok gelap tersebut....
"Hahahahaha...."
" jangan kalian pikir bisa bersembunyi dariku"
Pak kepala sekolah:" siapa kamu"
"Hahaha... Jangan berpura pura lupa arwiro jaya"
Sang sosok misterius itu pun lansung mengganggu seluruh siswa siswi beserta para guru yang ada diaula. Dan semua orang yang ada di aula itu pun lansung berteriak dan berlarian kesana kemari, dan ada juga yang mencoba untuk keluar dari aula tersebut.
Sementara diuks...
Rayen:" hm... bentar...."
Selma:" ada apa ray"
Rayen:" kalian tunggu sini" sambil berdiri dan berjalan menuju pintu
Akan tetapi selma menahan tangan rayen..
Selma:" lo mau kemana"
Rayen:" gue mau nyelidiki siapa gadis misteri itu, kenapa dia ganggu sekolahan kita"
Selma:" bahaya ray"
Murei:" gue ikut"
Selma:" lo kok malah ikutan sih mur"
Murei:" sel ini sekolahan kita, ya... Meski yang membangun sekolahan ini bukan kita tapi... Kita bersekolah disini, kita sudah menjadi keluarga besar sma jaya bakti. Oleh karena itu, kita juga harus menjaga dan melindungi sekolahan kita"
Selma hanya diam dan tak lama kemudian....
Selma:" ayo kita selidiki siapa gadis misteri itu"
Rayen dan murei pun tersenyum dan mereka pun keluar...
Murei:" kita harus kemana ini"
__ADS_1
Rayen:" ruang kepala sekolah"
Selma:" kenapa kita harus kesana"
Rayen:" nanti akan aku jelaskan... Sekarang kita harus pergi"
Mereka pun lansung pergi keruang kepala sekolah. Sampai diruang kepala sekolah, rayen lansung menuju meja pak kepala sekola dan mengotak atik rak meja itu...
Selma:" ray lo cariin apa sih"
Rayen:" bentar" sambil tetap mengotak atik rak meja
Dan tak lama kemudian...
Rayen:" nah ketemu" sambil mengeluarkan berkas yang sudah sedikit usang
Selma:" berkas..."
Rayen pun duduk disofa dan membuka berkas tersebut...
Murei:" berkas apa itu"
Rayen:" kalian sebaiknya juga liat ini"
Selma:" sonya firsilya"
Murei:" siapa itu sonya"
Rayen:" kita liat dulu... Apa ada fotonya"
Tak lama kemudian mereka menemukan foto seorang gadis...
Rayen:" nah ini fotonya, coba' kalian lihat"
Selma:" mmm.... Ini bukannya gadis misteri itu"
Rayen:" iya"
Murei:" gimana lo bisa tau"
Rayen:" lo lupa ya..., gue kan yang sering didatengin. Jadi gue tau"
Selma:" jadi..."
Rayen:" yang pertama kita harus mencari biodata sonya..., yang kedua kita tanyakan kejadian kematian sonya ke para guru yang bersangkutan..., dan terakhir... Mungkin bagi kalian ini adalah cara yang gila dan bodoh... Tapi gue yakin ini jalan satu satunya... Kita harus mendatangi atau mendekati sisonya dan meminta penjelasan atas semua ini..."
__ADS_1
Murei:" lo gila ya... Lo pengen kejebak ato gimana"
Rayen:" gue tau... Tapi cuma itu jalan satu satunya..."
Murei pun lansung diam, dia hanya mendengus pelan. Rayen pun lansung mencari biodata sonya. Dan tak lama kemudian rayen menemukan semua biodata sonya, rayen juga menemukan sepucuk surat yang ditulis dengan darah
Rayen:" hy... Sel mur.. Liat deh..."
Selma:" apaan tuh"
Rayen:" kematianku bukan akhir untukmu tapi kematianku awal untuk menghancurkanmu"
Murei:" apa maksudnya"
Selma:" kematianku bukan akhir untukmu tapi kematianku awal untuk menghancurkanmu... Berarti..."
Rayen:" sel mur kalian paham apa yang dimaksud oleh sonya"
Selma dan murei pun hanya menganggukan kepalanya saja. Mereka paham apa yang dimaksud oleh kata kata tersebut...
Selma:" jadi..., sonya hanya pengen..."
Rayen:" balas dendam..."
Murei:" kesekolahan ini"
Selma:" tapi apa alasannya"
Rayen:" gue juga kagak tau"
Murei:" mungkin ada alasannya yang disembunyiin ama pihak sekolah"
Rayen selma:" mungkin"
Murei:" lalu apa yang harus kita lakukan"
Rayen:" yang jelas kita harus menanyakan semua ini kepada yang bersangkutan"
Selma:" tapi gimana"
Rayen:" pertama tama kita harus tanya kepada pak kepala sekolah... Lalu baru yang lain"
Tiba tiba saja....
"Apa yang kalian lakukan disini"
__ADS_1